Balikpapan, Kabar SDGs – Dinas Kesehatan Kota Balikpapan menegaskan pentingnya vaksin rotavirus dan Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) bagi bayi serta balita. Kedua vaksin ini masuk dalam program imunisasi dasar lengkap untuk melindungi anak dari penyakit menular berbahaya.
Kepala Dinkes Balikpapan, Alwiati, menjelaskan vaksin rotavirus berfungsi mencegah diare parah akibat infeksi virus, sedangkan PCV melindungi anak dari pneumonia yang masih menjadi salah satu penyebab kematian balita di Indonesia. “Kalau diare parah dan pneumonia bisa dicegah sejak awal, tentu kesehatan anak lebih terjamin. Itulah kenapa imunisasi dasar ini penting sekali,” katanya, Kamis 25 September 2025.
Namun saat ini stok vaksin rotavirus dan PCV di Balikpapan sedang kosong. Alwiati menerangkan pasokan dari pemerintah pusat belum sampai di Kalimantan Timur, karena distribusinya dilakukan berjenjang melalui Dinas Kesehatan Provinsi sebelum diambil kabupaten dan kota. “Begitu vaksin tersedia di Samarinda, kami langsung ambil untuk segera dibagikan ke puskesmas dan rumah sakit di Balikpapan. Jadi kekosongan ini sifatnya hanya sementara,” ujarnya.
Ia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir karena mekanisme distribusi sudah disiapkan agar layanan imunisasi kembali berjalan normal. “Insya Allah dalam waktu dekat segera ada. Begitu pasokan datang, langsung kami salurkan ke fasilitas kesehatan,” tegasnya.
Alwiati juga mengingatkan orang tua untuk tetap mengikuti jadwal imunisasi anak meskipun ada penundaan. “Yang penting jangan sampai imunisasi terlewat, karena manfaatnya sangat besar untuk perlindungan jangka panjang,” tambahnya.












Discussion about this post