Karangasem, Kabar SDGs – Teraz Agro Coffee and Swing, destinasi agrowisata yang berdiri sejak 2010 di Desa Nongan, Kabupaten Karangasem, menawarkan perpaduan wisata alam pegunungan, cita rasa kopi khas lokal, dan atraksi kekinian seperti ayunan ekstrem. Berada di perbatasan Desa Bangbang, Kabupaten Bangli, dan Desa Nongan, tempat ini menyuguhkan suasana asri dengan udara sejuk khas dataran tinggi.
Pemilik sekaligus pengelola, Jero Mangku Sudirta, menjelaskan bahwa Teraz Agro Coffee and Swing dibangun dengan konsep untuk menarik wisatawan asing, namun tetap terbuka bagi wisatawan domestik. “Sebagian besar tamu kami saat ini adalah wisatawan mancanegara yang mencari pengalaman otentik dan alam yang masih alami. Tapi kami juga sangat terbuka bagi wisatawan lokal yang ingin melepas penat dan menikmati kopi sambil berfoto di spot-spot Instagramable,” ujarnya.
Lokasi strategis yang dikelilingi kebun kopi dan hutan tropis menjadi daya tarik utama. Udara sejuk membuat pengunjung betah berlama-lama. Menurut Sudirta, para tamu juga bisa mencicipi langsung kopi hasil olahan kebun setempat, termasuk kopi luwak yang menjadi favorit pecinta kopi.
Selain itu, wahana swing dengan latar pemandangan lembah menakjubkan menjadi ikon tersendiri bagi wisatawan yang ingin mengabadikan momen liburan mereka dengan nuansa alam Bali.
Sudirta berharap keberadaan Teraz Agro Coffee and Swing dapat memberi dampak positif bagi perekonomian lokal. “Kami melibatkan masyarakat sekitar dalam pengelolaan kebun dan pelayanan wisata. Harapannya, ini bisa jadi sumber penghidupan yang berkelanjutan,” katanya.












Discussion about this post