Bali, Kabar SDGs – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali bekerja sama dengan Komunitas Malu Dong Bali dalam upaya mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Melalui pendekatan edukatif di lingkungan sekolah, kolaborasi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.
Sebagai bentuk dukungan konkret, PLN menyerahkan tiga unit drop box botol plastik kepada Komunitas Malu Dong Bali untuk ditempatkan di sekolah-sekolah yang sudah aktif bermitra dengan bank sampah dan menunjukkan komitmen pada isu lingkungan. Serah terima dilakukan di Kantor PLN UID Bali oleh Manager Komunikasi dan TJSL, I Wayan Eka Susana, kepada Pendiri Komunitas Malu Dong, I Komang Sudiarta.
General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah daerah Bali yang mendorong pengelolaan sampah berbasis sumber. Ia menekankan bahwa tindakan kecil seperti memilah sampah di rumah atau sekolah bisa membawa dampak besar terhadap kebersihan dan lingkungan, sekaligus membuka peluang ekonomi hijau.
Drop box yang diserahkan akan digunakan untuk mengumpulkan botol plastik sebelum disalurkan ke bank sampah. Namun, sebelum ditempatkan, komunitas Malu Dong akan memberikan edukasi terlebih dahulu kepada para siswa mengenai pentingnya memilah sampah dan mengelolanya secara bijak.
Program ini menyasar sekolah di berbagai jenjang, dari SD hingga SMA, dengan prioritas pada sekolah yang sudah menunjukkan komitmen lingkungan. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat budaya peduli lingkungan dan mendorong pengelolaan sampah yang lebih baik di kalangan generasi muda.












Discussion about this post