Bali, Kabar SDGs – Komunitas Seni Kerta Yowana dari Desa Singakerta, Ubud, tampil memukau dalam ajang Wimbakara Tari Barong Ket di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Jumat (4/7/2025) malam. Perwakilan Kabupaten Gianyar ini bersaing dengan kontingen dari Klungkung, Bangli, dan Buleleng, serta mendapat sambutan meriah dari ribuan penonton yang hadir.
Penampilan mereka menonjol dengan kekompakan antara gending, gerakan tedung, dan kekuatan karakter barong. Mereka membawakan garapan inovatif berjudul “Tari Kupu-kupu Tarum” yang terinspirasi dari filosofi dan kekayaan lokal Desa Singakerta. Tarian ini melambangkan keindahan, transformasi, dan kemuliaan, namun tetap menjaga pakem tradisi Bali seperti karakter Bapang Petopengan, Goak Macok, hingga Omang.
Ketua Komunitas Kerta Yowana, I Wayan Eris Stiawan, menyampaikan bahwa selain mengikuti kompetisi, penampilan ini bertujuan menjaga eksistensi kesenian tradisional di tengah generasi muda. Ia mengakui tantangan yang dihadapi cukup besar, terutama dalam menyatukan para seniman muda dari 14 banjar yang memiliki kesibukan masing-masing.
Sebanyak 29 penabuh, dua penari barong, dan dua penari tedung turut ambil bagian dalam penampilan tersebut. Dukungan penuh juga diberikan oleh Pemerintah Desa Singakerta di bawah kepemimpinan Perbekel I Ketut Murja, sebagai wujud nyata komitmen desa dalam pelestarian budaya dan pemberdayaan generasi muda di bidang seni pertunjukan.












Discussion about this post