• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
1 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

FKGI Desak Aksi Nyata untuk Selamatkan Habitat Gajah di Tesso Nilo

by SDGS Admin
27 Juni 2025
FKGI Desak Aksi Nyata untuk Selamatkan Habitat Gajah di Tesso Nilo
25
SHARES
157
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Pekanbaru, Kabar SDGs – Forum Konservasi Gajah Indonesia (FKGI) menyuarakan keprihatinan mendalam atas kondisi kritis habitat gajah sumatera di Taman Nasional Tesso Nilo, Provinsi Riau. Organisasi ini mendesak adanya langkah konkret dan kolaboratif untuk menghentikan degradasi lingkungan serta mengembalikan fungsi ekologis kawasan tersebut.

Tesso Nilo diketahui sebagai kantong habitat terpenting bagi gajah sumatera di wilayah Riau. Namun, keberadaan satwa langka ini terus terancam akibat deforestasi, perambahan lahan, dan meningkatnya konflik antara manusia dan satwa liar.

BACA JUGA

BBKSDA Riau Selidiki Dugaan Perburuan Gajah di Pelalawan

BBKSDA Riau Selidiki Dugaan Perburuan Gajah di Pelalawan

9 Februari 2026
Relokasi Warga Tesso Nilo Dimulai

Relokasi Warga Tesso Nilo Dimulai

23 Desember 2025
Menhut Siapkan Rehabilitasi Tesso Nilo

Menhut Siapkan Rehabilitasi Tesso Nilo

23 Desember 2025

“Gajah sumatera memegang peranan penting sebagai indikator kesehatan ekosistem hutan. Jika kita kehilangan mereka di Tesso Nilo, maka kita menghadapi keruntuhan sistem ekologis yang lebih luas,” ujar Ketua FKGI, Donny Gunaryadi.

Data menunjukkan bahwa lebih dari 60 persen kawasan hutan di Tesso Nilo telah rusak akibat aktivitas ilegal. Populasi gajah di wilayah ini diperkirakan menyusut hingga tinggal sekitar 150 ekor dan terus mengalami penurunan. Hilangnya habitat alami menyebabkan meningkatnya kontak antara gajah dan manusia, yang sering berujung pada konflik dan perburuan.

Koordinator Advokasi dan Kebijakan FKGI, Dewa Gumay, menekankan bahwa upaya pelestarian tidak bisa dilakukan secara parsial. “Keberhasilan konservasi harus dibangun melalui kerja sama berbagai pihak — dari pembuat kebijakan, aparat penegak hukum, hingga masyarakat setempat. Pendekatan berbasis lanskap yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan,” jelasnya.

FKGI merumuskan lima langkah strategis untuk menyelamatkan Tesso Nilo dan gajah sumatera yang hidup di dalamnya:

  1. Restorasi habitat melalui rehabilitasi area yang telah rusak.
  2. Penegakan hukum tegas terhadap pelaku perambahan dan pembalakan liar.
  3. Pemberdayaan masyarakat lokal dengan menyediakan insentif dan sumber penghidupan alternatif yang berkelanjutan.
  4. Pendekatan berbasis bentang alam yang tidak terbatas pada batas administratif taman nasional.
  5. Monitoring populasi gajah secara rutin, didukung teknologi dan riset ilmiah.

FKGI juga mengajak pemerintah, sektor swasta, organisasi masyarakat sipil, akademisi, media, hingga masyarakat umum untuk terlibat dalam upaya pelestarian Tesso Nilo, yang kini menjadi benteng terakhir bagi kelangsungan hidup gajah sumatera di Riau.

“Melindungi Tesso Nilo adalah kewajiban bersama. Gajah adalah simbol kebanggaan Sumatera. Kita tak boleh berpangku tangan melihat mereka terusir dari habitat alaminya,” tegas Donny menutup pernyataannya.

Share10SendTweet6
Previous Post

Indonesia Uji Coba Taksi Terbang Pertama

Next Post

Pemkab Gresik Salurkan Insentif untuk Ribuan Penghafal Al-Qur’an

Next Post
Pemkab Gresik Salurkan Insentif untuk Ribuan Penghafal Al-Qur’an

Pemkab Gresik Salurkan Insentif untuk Ribuan Penghafal Al-Qur’an

Pedagang Pasar Baru Gresik Keluhkan Distribusi Minyakita Tak Lancar, Harga Melejit di Atas HET

Pedagang Pasar Baru Gresik Keluhkan Distribusi Minyakita Tak Lancar, Harga Melejit di Atas HET

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Film Pangku Sukses di Bioskop dan Platform Digital

Film Pangku Sukses di Bioskop dan Platform Digital

30 April 2026
OJK Luncurkan Program PINTAR Reksa Dana Dorong Inklusi Investasi

OJK Luncurkan Program PINTAR Reksa Dana Dorong Inklusi Investasi

30 April 2026
Pelatihan Kopi Wanagiri Dorong Daya Saing Petani

Pelatihan Kopi Wanagiri Dorong Daya Saing Petani

30 April 2026
Nias Selatan Peringati Hari Otonomi Daerah ke Tiga Puluh

Nias Selatan Peringati Hari Otonomi Daerah ke Tiga Puluh

30 April 2026
Badung Perkuat Pengelolaan Keuangan Lewat Koordinasi Kemendagri

Badung Perkuat Pengelolaan Keuangan Lewat Koordinasi Kemendagri

29 April 2026

POPULAR

  • Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Korban Meninggal Dunia Bertambah, KAI Batasi Perjalanan KRL Sampai Stasiun Bekasi

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, KAI Lakukan Evakuasi

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Relaksasi Pelaporan SPT Pajak Diberlakukan Hingga Akhir April

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.