• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
20 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

FKGI Desak Aksi Nyata untuk Selamatkan Habitat Gajah di Tesso Nilo

by SDGS Admin
27 Juni 2025
FKGI Desak Aksi Nyata untuk Selamatkan Habitat Gajah di Tesso Nilo
27
SHARES
168
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Pekanbaru, Kabar SDGs – Forum Konservasi Gajah Indonesia (FKGI) menyuarakan keprihatinan mendalam atas kondisi kritis habitat gajah sumatera di Taman Nasional Tesso Nilo, Provinsi Riau. Organisasi ini mendesak adanya langkah konkret dan kolaboratif untuk menghentikan degradasi lingkungan serta mengembalikan fungsi ekologis kawasan tersebut.

Tesso Nilo diketahui sebagai kantong habitat terpenting bagi gajah sumatera di wilayah Riau. Namun, keberadaan satwa langka ini terus terancam akibat deforestasi, perambahan lahan, dan meningkatnya konflik antara manusia dan satwa liar.

BACA JUGA

Way Kambas Ubah Pola Perawatan Gajah

Way Kambas Ubah Pola Perawatan Gajah

7 Oktober 2026
Dua Gajah PLG Minas Mati Akibat Gangguan Pencernaan

Dua Gajah PLG Minas Mati Akibat Gangguan Pencernaan

27 September 2026
Gajah Diego Mati di PLG Minas

Gajah Diego Mati di PLG Minas

18 September 2026

“Gajah sumatera memegang peranan penting sebagai indikator kesehatan ekosistem hutan. Jika kita kehilangan mereka di Tesso Nilo, maka kita menghadapi keruntuhan sistem ekologis yang lebih luas,” ujar Ketua FKGI, Donny Gunaryadi.

Data menunjukkan bahwa lebih dari 60 persen kawasan hutan di Tesso Nilo telah rusak akibat aktivitas ilegal. Populasi gajah di wilayah ini diperkirakan menyusut hingga tinggal sekitar 150 ekor dan terus mengalami penurunan. Hilangnya habitat alami menyebabkan meningkatnya kontak antara gajah dan manusia, yang sering berujung pada konflik dan perburuan.

Koordinator Advokasi dan Kebijakan FKGI, Dewa Gumay, menekankan bahwa upaya pelestarian tidak bisa dilakukan secara parsial. “Keberhasilan konservasi harus dibangun melalui kerja sama berbagai pihak — dari pembuat kebijakan, aparat penegak hukum, hingga masyarakat setempat. Pendekatan berbasis lanskap yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan,” jelasnya.

FKGI merumuskan lima langkah strategis untuk menyelamatkan Tesso Nilo dan gajah sumatera yang hidup di dalamnya:

  1. Restorasi habitat melalui rehabilitasi area yang telah rusak.
  2. Penegakan hukum tegas terhadap pelaku perambahan dan pembalakan liar.
  3. Pemberdayaan masyarakat lokal dengan menyediakan insentif dan sumber penghidupan alternatif yang berkelanjutan.
  4. Pendekatan berbasis bentang alam yang tidak terbatas pada batas administratif taman nasional.
  5. Monitoring populasi gajah secara rutin, didukung teknologi dan riset ilmiah.

FKGI juga mengajak pemerintah, sektor swasta, organisasi masyarakat sipil, akademisi, media, hingga masyarakat umum untuk terlibat dalam upaya pelestarian Tesso Nilo, yang kini menjadi benteng terakhir bagi kelangsungan hidup gajah sumatera di Riau.

“Melindungi Tesso Nilo adalah kewajiban bersama. Gajah adalah simbol kebanggaan Sumatera. Kita tak boleh berpangku tangan melihat mereka terusir dari habitat alaminya,” tegas Donny menutup pernyataannya.

Share11SendTweet7
Previous Post

Indonesia Uji Coba Taksi Terbang Pertama

Next Post

Pemkab Gresik Salurkan Insentif untuk Ribuan Penghafal Al-Qur’an

Next Post
Pemkab Gresik Salurkan Insentif untuk Ribuan Penghafal Al-Qur’an

Pemkab Gresik Salurkan Insentif untuk Ribuan Penghafal Al-Qur’an

Pedagang Pasar Baru Gresik Keluhkan Distribusi Minyakita Tak Lancar, Harga Melejit di Atas HET

Pedagang Pasar Baru Gresik Keluhkan Distribusi Minyakita Tak Lancar, Harga Melejit di Atas HET

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Festival Kuliner Wonderful Indonesia Perluas Pasar Usaha Kuliner Nusantara

Festival Kuliner Wonderful Indonesia Perluas Pasar Usaha Kuliner Nusantara

19 Oktober 2026
PLN Dorong Ekonomi Sirkular Melalui Bank Sampah Terang

PLN Dorong Ekonomi Sirkular Melalui Bank Sampah Terang

19 Oktober 2026
Warteg on Train di KA Batavia Disambut Baik oleh Penumpang

Warteg on Train di KA Batavia Disambut Baik oleh Penumpang

19 Oktober 2026
BP Batam Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Kawasan Nongsa

BP Batam Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Kawasan Nongsa

19 Oktober 2026
KAI Suguhkan Warteg On Train di KA Batavia

KAI Suguhkan Warteg On Train di KA Batavia

19 Oktober 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4168 shares
    Share 1667 Tweet 1042
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3779 shares
    Share 1512 Tweet 945
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3229 shares
    Share 1292 Tweet 807
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3877 shares
    Share 1551 Tweet 969
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3815 shares
    Share 1526 Tweet 954

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.