• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
24 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

Nadiem: Jajaran Pendidikan Komitmen Tuntaskan Buta Aksara

by Editor
8 September 2020
Pemerintah: Pengentasan Buta Aksara Segera Tuntas

Salah satu peserta pendidikan keaksaraan fungsional belajar kemampuan menulis dengan benar. Foto: siedoo.com

47
SHARES
292
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menyebut jajarannya tetap bersemangat menuntaskan buta aksara di tengah pandemi COVID-19. Bahkan, peringatan Hari Aksara Internasional ke-55 tahun 2020 ini menjadi momentum perubahan paradigma pendidikan.

“Saya mengapresiasi luar biasa, meski tengah mengalami berbagai keterbatasan akibat pandemi COVID-19, kita tetap bersemangat untuk mengingat pentingnya melek huruf bagi setiap manusia, komunitas, dan masyarakat, untuk melakukan komunikasi sehingga kita dapat mengembangkan ilmu pengetahun dan teknologi,” disampaikan Mendikbud saat memberikan sambutan pada Peringatan HAI Tahun 2020 secara daring, di Jakarta, Selasa (8/9/2020).

BACA JUGA

Akses Dusun Kepetingan Sidoarjo Jadi Perhatian Pemkab

Akses Dusun Kepetingan Sidoarjo Jadi Perhatian Pemkab

27 April 2026
Perpustakaan Keliling Tingkatkan Minat Baca Siswa Asahan

Perpustakaan Keliling Tingkatkan Minat Baca Siswa Asahan

5 April 2026
Raker Bunda Literasi Denpasar Perkuat Budaya Baca

Raker Bunda Literasi Denpasar Perkuat Budaya Baca

27 Februari 2026

Tema Hari Aksara Internasional ke-55 yang diusung UNESCO pada tahun ini adalah “Literacy Teaching and Learning in the COVID-19 Crisis and Beyond’ with a Particular Focus on The Role of Educators and Changing Pedagogies”. Berkaitan dengan tema tersebut, Kemendikbud bersama Kementerian Dalam Negeri memastikan kebijakan pembelajaran literasi di tengah pandemi terlaksana dengan baik di daerah.

Mendikbud mengatakan, dalam penuntasan buta aksara berbagai strategi dilakukan Kemendikbud, seperti pemutakhiran data buta aksara, memperluas layanan program pendidikan keaksaraan, mengembangkan sinergi dalam upaya penuntasan buta aksara dan pemeliharaan kemampuan keberaksaraan warga masyarakat, serta mengakselerasi inovasi layanan program pada daerah terpadat buta aksara.

“Kita harus mengambil hikmah dari pandemi ini. Saat pandemi selesai, kita harus yakin akan keluar menjadi pemenang yang terus memiliki harapan dan cita-cita untuk mengentaskan buta aksara dari negara kita tercinta dan bersama-sama menghadirkan pendidikan yang berkualitas bagi Indonesia maju,” ujar Mendikbud.

Senada dengan itu, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah, Kemendikbud, Jumeri mengatakan strategi penuntasan buta aksara beberapa tahun terakhir difokuskan pada daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T) karena daerah tersebut sulit dijangkau terutama di masa pandemi.

Momentum Literasi

Jumeri berharap, masa krisis ini menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk menunjukkan keberpihakannya terhadap peningkatan literasi.

“Daerah 3T adalah bagian dari NKRI yang harus diperjuangkan, kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk menyukseskan pemberantasan buta aksara di Indonesia,” imbuhnya.

Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) Biro Pusat Statistik tahun 2019, jumlah penduduk buta aksara telah mengalami penurunan yang cukup signifikan. Persentase buta aksara tahun 2011 sebanyak 4,63 persen, dan pada tahun 2019 turun menjadi 1,78 persen.

“Artinya, angka buta aksara di Indonesia terus mengalami penurunan setiap tahunnya seiring dengan terlaksananya berbagai strategi yang inovatif dan menjawab kebutuhan belajar masyarakat,” kata Jumeri.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Kantor UNESCO di Jakarta, Shahbaz Khan mengatakan, Indonesia telah menjadi salah satu contoh negara yang mampu memastikan perkembangan literasi di seluruh penjuru negeri. Namun demikian, di dunia masih memiliki tantangan global yang nyata yaitu 773 juta penduduk usia remaja dan dewasa tidak memiliki kemampuan literasi dasar.

“Hal yang sama juga dihadapi oleh 617 juta anak dan remaja yang belum mampu mencapai kemampuan minimal bidang membaca dan Matematika. Terdapat banyak tantangan baru yang telah memengaruhi sekolah dan pembelajaran sepanjang hayat kita, terutama remaja atau orang dewasa yang tidak atau kurang memiliki kemampuan literasi dasar,” tutur Shahbaz Khan.

Shahbaz mengapresiasi upaya Kemendikbud yang tetap memastikan terciptanya pembelajaran dan budaya literasi di masa pandemi COVID-19. “Terima kasih untuk kepemimpinan Indonesia dalam upaya meningkatkan literasi di seluruh dunia. Indonesia memiliki pemimpin yang baik untuk meningkatkan literasi,” tutup Shahbaz.

Share19SendTweet12
Previous Post

Gowes Sehat dan Berbagi ala Dafam

Next Post

BNPB akan Pasang Alat Peringatan Dini Banjir-Longsor

Next Post
BNPB akan Pasang Alat Peringatan Dini Banjir-Longsor

BNPB akan Pasang Alat Peringatan Dini Banjir-Longsor

Tingkat Kesembuhan COVID Indonesia di Atas Rata-Rata Dunia

Pemda Diminta Perluas Jejaring Laboratorium Tes COVID-19

Discussion about this post

NEWS UPDATE

PORSEROSI Purwakarta Perkuat Motivasi Atlet Jelang Porprov Jabar 2026

PORSEROSI Purwakarta Perkuat Motivasi Atlet Jelang Porprov Jabar 2026

24 Juni 2026
SLPI Fase II Diluncurkan untuk Perkuat Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan

SLPI Fase II Diluncurkan untuk Perkuat Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan

24 Juni 2026
Workshop Onang-Onang Dorong Literasi Budaya Generasi Muda

Workshop Onang-Onang Dorong Literasi Budaya Generasi Muda

23 Juni 2026
Soechi Lines Tawarkan Sukuk Rp500 Miliar untuk Refinancing Utang

Soechi Lines Tawarkan Sukuk Rp500 Miliar untuk Refinancing Utang

23 Juni 2026
YKI Balikpapan Gencarkan Deteksi Dini Kanker bagi Perempuan

YKI Balikpapan Gencarkan Deteksi Dini Kanker bagi Perempuan

23 Juni 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    527 shares
    Share 211 Tweet 132
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    497 shares
    Share 199 Tweet 124
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    493 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    488 shares
    Share 195 Tweet 122

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.