• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
9 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

SLPI Fase II Diluncurkan untuk Perkuat Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan

by SDGS Admin
24 Juni 2026
SLPI Fase II Diluncurkan untuk Perkuat Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan
17
SHARES
108
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia bersama Kedutaan Besar Swiss dan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) resmi meluncurkan fase kedua Sustainable Landscape Program Indonesia (SLPI) pada Senin (22/6/2026). Program lanjutan ini memperoleh dukungan pendanaan sebesar 1,6 juta franc Swiss atau lebih dari Rp35 miliar untuk mendukung pengelolaan lanskap berkelanjutan di sejumlah wilayah Indonesia.

Fase kedua SLPI akan dijalankan pada periode 2026 hingga 2029 dengan cakupan wilayah di Aceh, Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur. Program tersebut dirancang untuk memperkuat sinergi antara kebijakan pembangunan nasional dan pelaksanaan di tingkat daerah melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, serta sektor swasta.

BACA JUGA

Penanganan Infrastruktur Dasar Provinsi Aceh Secara Berkelanjutan

Penanganan Infrastruktur Dasar Provinsi Aceh Secara Berkelanjutan

1 Februari 2026
Progres Pembangunan Fisik Ibu Kota Nusantara Mencapai 26 Persen

Progres Pembangunan Fisik Ibu Kota Nusantara Mencapai 26 Persen

13 April 2023
BRIN Punya Rencana Aksi untuk Pemanfaatan Antariksa untuk Pembangunan Berkelanjutan

BRIN Punya Rencana Aksi untuk Pemanfaatan Antariksa untuk Pembangunan Berkelanjutan

30 Maret 2023

Head of Nature and Low Carbon Development Unit UNDP Indonesia, Aretha Aprilia, menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

“Pembangunan berkelanjutan hanya dapat terwujud ketika masyarakat menjadi bagian dari solusi. Melalui SLPI, UNDP mendukung platform multipihak yang mempertemukan petani, pemerintah, dan sektor swasta untuk membangun kolaborasi, berbagi pengetahuan, serta menyelaraskan upaya menuju tujuan bersama yang memberikan manfaat bagi masyarakat maupun lingkungan,” ujar Aretha Aprilia, dalam siaran persnya, yang diterima redaksi.

Program ini merupakan kelanjutan dari SLPI Fase I yang berlangsung pada 2023 hingga 2025 dengan dukungan Sekretariat Negara Swiss untuk Urusan Ekonomi (SECO). Pada fase terbaru, fokus utama diarahkan pada penguatan sistem kerja sama multipemangku kepentingan agar dapat terintegrasi secara permanen dalam tata kelola pembangunan dan pengelolaan lanskap di Indonesia.

Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, YM Olivier Zehnder, menyampaikan bahwa capaian fase pertama menjadi landasan penting untuk memperluas dampak program pada masa mendatang.

“Bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Swiss dan Indonesia, kami melihat SLPI sebagai bukti nyata bahwa kemitraan yang kuat dapat menghasilkan dampak yang berkelanjutan. Melalui Fase I, kami telah menunjukkan bahwa pengelolaan lanskap yang berkelanjutan tidak hanya melindungi hutan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membuka akses ke peluang pasar yang lebih baik. Melalui Fase II, kami berkomitmen untuk melanjutkan dan memperluas capaian tersebut, sekaligus memastikan praktik-praktik yang telah terbukti berhasil dapat terintegrasi dalam sistem dan terus memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya.

Selain memperkuat kemitraan lintas sektor, SLPI Fase II juga akan menitikberatkan pada peningkatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, penguatan sistem pemantauan berbasis hasil, mobilisasi sumber daya dalam negeri, serta keterlibatan sektor swasta dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat kepemilikan program oleh berbagai lembaga dan pemangku kepentingan di tingkat lokal.

Staf Ahli Menteri bagi Menteri Koordinator Bidang Konektivitas dan Sektor Jasa, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Dida Gardera, menegaskan bahwa pengelolaan lanskap memiliki peran strategis dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

“Lanskap Indonesia adalah aset nasional, dan melindunginya sekaligus memajukan kesejahteraan masyarakat kita merupakan prioritas nasional,” ujar Dida Gardera, Staf Ahli Menteri bagi Menteri Koordinator Bidang Konektivitas dan Sektor Jasa, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Menurutnya, peluncuran fase kedua program ini menjadi bukti komitmen bersama berbagai pihak dalam menjaga kelestarian lanskap yang menopang kehidupan masyarakat sekaligus menciptakan peluang ekonomi dan lapangan kerja yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Ditambahkannya, peluncuran SLPI Fase II menandakan lebih dari sekadar kelanjutan sebuah program. Ini merupakan wujud komitmen bersama untuk melindungi lanskap yang menopang kehidupan masyarakat, sekaligus menciptakan lapangan kerja dan peluang bagi generasi mendatang.

Share7SendTweet4
Previous Post

Workshop Onang-Onang Dorong Literasi Budaya Generasi Muda

Next Post

PORSEROSI Purwakarta Perkuat Motivasi Atlet Jelang Porprov Jabar 2026

Next Post
PORSEROSI Purwakarta Perkuat Motivasi Atlet Jelang Porprov Jabar 2026

PORSEROSI Purwakarta Perkuat Motivasi Atlet Jelang Porprov Jabar 2026

Permintaan Sepatu Safety Meningkat Jelang Tahun Ajaran Baru

Permintaan Sepatu Safety Meningkat Jelang Tahun Ajaran Baru

Discussion about this post

NEWS UPDATE

547 Nelayan Kutai Timur Kantongi e-Pas Kecil

547 Nelayan Kutai Timur Kantongi e-Pas Kecil

9 Agustus 2026
PLN Beri Pengalaman Belajar untuk Anak

PLN Beri Pengalaman Belajar untuk Anak

9 Agustus 2026
Teh Ong Diolah jadi Minuman Kekinian Bali

Teh Ong Diolah jadi Minuman Kekinian Bali

9 Agustus 2026
Wamena Punya Potensi Besar jadi Destinasi Wisata Unggulan

Wamena Punya Potensi Besar jadi Destinasi Wisata Unggulan

9 Agustus 2026
2000 Pelari Ramaikan QRIS Summer Run Bali 2026

2000 Pelari Ramaikan QRIS Summer Run Bali 2026

9 Agustus 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1508 shares
    Share 603 Tweet 377
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1514 shares
    Share 606 Tweet 379
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1493 shares
    Share 597 Tweet 373
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1794 shares
    Share 718 Tweet 449
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1513 shares
    Share 605 Tweet 378

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.