• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
9 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Hadapi Angleb 2025, Ditjen Hubud Siapkan Posko Terpadu dan Pemantauan 60 Bandar Udara

by Riski Yanti
18 Maret 2025
Hadapi Angleb 2025, Ditjen Hubud Siapkan Posko Terpadu dan Pemantauan 60 Bandar Udara
28
SHARES
176
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan memprediksi terjadi peningkatan penumpang pesawat udara pada periode Angkutan Lebaran (Angleb) Tahun 2025 sebesar 12% dengan total penumpang sebanyak 6.186.298 dibanding Angleb Tahun 2024 sebanyak 5.529.659 penumpang.

Ditjen Hubud memastikan kebutuhan kapasitas angkutan udara pada periode Angkutan Lebaran (Angleb) 2025 telah tercukupi, di mana dari proyeksi jumlah penumpang yang ada dibutuhkan 325 armada pesawat udara, sementara saat ini tersedia 404 armada yang siap beroperasi, sehingga layanan penerbangan reguler dinilai mampu mengakomodasi lonjakan penumpang dengan optimal.

BACA JUGA

Kemenhub Siapkan Langkah Cepat Atasi Truk ODOL

Kemenhub Siapkan Langkah Cepat Atasi Truk ODOL

8 Mei 2026
Keselamatan Penerbangan Helikopter Harus Ditingkatkan

Keselamatan Penerbangan Helikopter Harus Ditingkatkan

8 Mei 2026
Izin Bus ALS Berpotensi Dicabut Kemenhub

Izin Bus ALS Berpotensi Dicabut Kemenhub

8 Mei 2026

Seperti tahun sebelumnya, Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Hubud akan melaksanakan Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2025 di Ruang Mataram Kantor Pusat Kementerian Perhubungan mulai H-10 yaitu tanggal 21 Maret 2025 sampai H+10 tanggal 11 April 2025.

“Ditjen Hubud akan melakukan pemantauan di 60 bandar udara terdiri dari 25 Bandar Udara yang dikelola oleh Unit Penyelenggara Bandar Udara, 1 bandar Udara yang dikelola oleh Pemda, dan 34 bandar udara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura Indonesia,” kata Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa (18/3) di Jakarta.

Selain posko, para inspektur penerbangan di bidang angkutan udara, bandara udara, navigasi penerbangan, keamanan penerbangan dan kelaikudaraan dan operasi pesawat udara juga melakukan pengawasan dan ramp check sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Adapun perkiraan jumlah penumpang pesawat udara selama posko terpadu Angleb 2025 untuk penumpang domestik sebanyak 4.951.391 dan internasional sebanyak 1.234.907 penumpang.

“Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 28 Maret 2025 dan puncak arus balik pada tanggal 6 April 2025,” ujar Lukman.

Untuk memastikan kelancaran arus mudik hingga arus balik nanti, maka dibutuhkan kolaborasi lintas Kementerian dan Lembaga sehingga masyarakat terlayani dengan baik, memberikan rasa aman dan nyaman ketika melakukan perjalanan.

”Kami telah menginstruksikan kepada para Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I hingga X, penyelenggara navigasi penerbangan, Badan Usaha Angkutan Udara dan penyelenggara bandar udara untuk dapat bekerja secara optimal sesuai tugas masing-masing dalam memastikan seluruh aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku terpenuhi. Bersama-sama kita sukseskan Angkutan Lebaran Tahun 2025,” ucap Plt. Dirjen Perhubungan Udara.

Selain itu Lukman juga mengingatkan selain persiapan fasilitas sarana, prasarana dan personel, hal lain yang perlu diantisipasi yaitu cuaca ekstrim dengan mempersiapkan Contingency Plan jika terjadi Accident dan Force Majeure (bencana alam), ancaman keamanan dan ketertiban.

Begitupun dengan pelayanan delay management. Perlu dipersiapkan untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jasa transportasi udara berjalan dengan baik sesuai aturan yang berlaku.

Share11SendTweet7
Previous Post

Pantai Jakat Disiapkan sebagai Destinasi Wisata Internasional

Next Post

Stadion Jatidiri Dinilai Layak untuk Skala Internasional

Next Post
Stadion Jatidiri Dinilai Layak untuk Skala Internasional

Stadion Jatidiri Dinilai Layak untuk Skala Internasional

Prabowo Targetkan 8 Juta Lebih Lapangan Kerja dari Investasi

Prabowo Targetkan 8 Juta Lebih Lapangan Kerja dari Investasi

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Monolog 3431 Hadirkan Semangat Teater di Cerenti

Monolog 3431 Hadirkan Semangat Teater di Cerenti

8 Mei 2026
Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 Perkuat Ekosistem Seni

Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 Perkuat Ekosistem Seni

8 Mei 2026
Kemenhub Siapkan Langkah Cepat Atasi Truk ODOL

Kemenhub Siapkan Langkah Cepat Atasi Truk ODOL

8 Mei 2026
Wamenaker Dorong Pemuda Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Wamenaker Dorong Pemuda Ciptakan Lapangan Kerja Baru

8 Mei 2026
Keselamatan Penerbangan Helikopter Harus Ditingkatkan

Keselamatan Penerbangan Helikopter Harus Ditingkatkan

8 Mei 2026

POPULAR

  • Sidoarjo Percepat Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

    Sidoarjo Percepat Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • KRL Bekasi Timur Segera Beroperasi Usai Investigasi

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Olahan Singkong Sigmafood Mojokerto Tembus Pasar Nasional

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • USK Kukuhkan Lima Profesor Teknik Dorong Inovasi

    17 shares
    Share 7 Tweet 4

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.