• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
6 November 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home UKM CORNER

Gula Merah Sumenep Kian Berkembang Berkat Dukungan KUR BRI

by SDGS Admin
5 Agustus 2026
Gula Merah Sumenep Kian Berkembang Berkat Dukungan KUR BRI
20
SHARES
128
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Sumenep, Kabar SDGs – Ketekunan Rosidah (50) dalam mengembangkan usaha gula merah khas Madura membuahkan hasil manis. Berawal dari dapur produksi sederhana di Desa Pragaan Laok, Kabupaten Sumenep, usahanya kini mampu meningkatkan kapasitas produksi, membuka lapangan pekerjaan, hingga memperluas pemasaran ke berbagai wilayah di Pulau Madura berkat dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI.

Sejak 2006, Rosidah mengolah air nira pohon siwalan atau lontar menjadi gula merah khas Madura. Di awal perjalanan usahanya, ia menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan modal hingga penggunaan peralatan produksi yang masih sederhana. Meski demikian, ia tetap bertahan dan terus menjaga kualitas produknya.

BACA JUGA

BRI Hadirkan Qlola Mobile untuk Permudah Transaksi Bisnis

BRI Hadirkan Qlola Mobile untuk Permudah Transaksi Bisnis

1 November 2026
Kutai Timur Perluas Akses Modal Usaha hingga Pelosok Desa

Kutai Timur Perluas Akses Modal Usaha hingga Pelosok Desa

28 Oktober 2026
Bazar UMKM Tanjungpinang Hadirkan Dukungan Digital dan Permodalan

Bazar UMKM Tanjungpinang Hadirkan Dukungan Digital dan Permodalan

24 Oktober 2026

“Alhamdulillah seiring berjalannya waktu, kualitas gula merah buatan saya mulai dilirik konsumen. Permintaan mulai berdatangan,” ungkapnya.

Meningkatnya permintaan membuat Rosidah membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usaha. Pada 2016, ia mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di BRI Unit Pragaan. Menurutnya, proses pengajuan berjalan mudah dan memberikan manfaat besar bagi perkembangan usahanya.

“Saya sudah lama jadi nasabah BRI, tapi baru tahun 2016 itu memberanikan diri mengajukan pinjaman KUR. Prosesnya cepat dan tim dari BRI sangat responsif. Saya memilih KUR ini karena selain bunganya rendah juga tidak ada agunan. Jadi cocok untuk usaha kecil seperti saya,” urai Rosidah.

Dana pembiayaan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat persediaan bahan baku dan meningkatkan kapasitas produksi. Setelah berhasil melunasi pinjaman pertama, Rosidah kembali memperoleh pembiayaan KUR senilai Rp50 juta. Dukungan permodalan kembali berlanjut pada 2024 seiring pertumbuhan usahanya yang terus menunjukkan perkembangan positif.

Rosidah mengaku tambahan modal dari KUR BRI memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas usahanya.

“KUR BRI ini sangat bermanfaat bagi kami. Khususnya untuk penyediaan bahan baku, peralatan produksi agar bisa memenuhi permintaan,” tandasnya.

Perkembangan tersebut tercermin dari lonjakan kapasitas produksi gula merah. Jika sebelumnya hanya mampu menghasilkan sekitar 200 kilogram per hari, kini produksinya meningkat hingga mencapai sekitar 500 kilogram setiap hari untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Pertumbuhan usaha itu juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Selain membeli bahan baku dari warga, Rosidah kini mempekerjakan enam orang yang membantu proses produksi di dapurnya.

“Alhamdulillah kami juga bisa membantu warga sekitar. Selain menerima hasil bahan baku dari mereka, kami juga membantu menyerap tenaga kerja. Jika awal-awal saya merintis usaha ini saya kerjakan sendiri, saat ini pekerja saya ada 6 orang,” ungkapnya.

Produk gula merah buatannya kini dipasarkan tidak hanya di Kabupaten Sumenep, tetapi juga menjangkau Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan. Pemesanan dilakukan secara rutin oleh para pemilik toko yang kemudian dilayani melalui sistem distribusi yang semakin tertata.

Selain memperoleh akses pembiayaan, Rosidah juga mendapatkan pendampingan dari BRI melalui kunjungan rutin dan konsultasi usaha. Pendampingan tersebut membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis sekaligus mempermudah akses terhadap kebutuhan permodalan di masa mendatang.

Secara terpisah, Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan bahwa BRI terus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM di berbagai daerah sebagai upaya meningkatkan produktivitas usaha, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat perekonomian nasional.

Menurutnya, hingga Juni 2026 realisasi penyaluran KUR BRI telah mencapai Rp103,81 triliun atau setara 54,63 persen dari total kuota tahun 2026 sebesar Rp190 triliun. Sebagian besar pembiayaan tersebut disalurkan ke sektor-sektor produktif yang memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, dengan porsi mencapai 75,02 persen dari total penyaluran KUR.

“Kisah Rosidah membesarkan usaha Gula Merah di Sumenep jadi kisah inspiratif dari pelaku UMKM yang memanfaatkan KUR sebagai akses permodalan usaha dan terus berkembang melalui pemberdayaan BRI. Semoga kisah ini menjadi kisah inspiratif yang dapat direplikasi oleh pelaku UMKM lainnya di berbagai wilayah di Indonesia,” tegas Akhmad.

Share8SendTweet5
Previous Post

SDIT BIS Perkuat Kolaborasi Orang Tua Bentuk Karakter Anak

Next Post

Pertamina Lubricants Latih Guru 54 SMK dari Seluruh Indonesia Menjadi ‘Teacherpreneur’ Otomotif

Next Post
Pertamina Lubricants Latih Guru 54 SMK dari Seluruh Indonesia Menjadi ‘Teacherpreneur’ Otomotif

Pertamina Lubricants Latih Guru 54 SMK dari Seluruh Indonesia Menjadi 'Teacherpreneur' Otomotif

Jember Perkuat Posisi Sebagai Kota Cerutu Dunia

Jember Perkuat Posisi Sebagai Kota Cerutu Dunia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Costa Serena Bawa 1.795 Wisatawan Internasional ke Bali

Costa Serena Bawa 1.795 Wisatawan Internasional ke Bali

5 November 2026
Debit Air Baku Menyusut Distribusi Air Bersih PPU Terancam

Debit Air Baku Menyusut Distribusi Air Bersih PPU Terancam

5 November 2026
BPMA dan PGE Mulai Pengeboran Sumur Eksplorasi Rayeu D-1

BPMA dan PGE Mulai Pengeboran Sumur Eksplorasi Rayeu D-1

5 November 2026
Pemuda Masjid Dunia Salurkan Bantuan untuk 3.600 Warga Flores

Pemuda Masjid Dunia Salurkan Bantuan untuk 3.600 Warga Flores

5 November 2026
Peretasan Binance Jadi Peringatan bagi Industri Kripto Indonesia

Peretasan Binance Jadi Peringatan bagi Industri Kripto Indonesia

4 November 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4557 shares
    Share 1823 Tweet 1139
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    4205 shares
    Share 1682 Tweet 1051
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4267 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4230 shares
    Share 1692 Tweet 1058
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4258 shares
    Share 1703 Tweet 1065

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.