• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Pelepasliaran Curik Bali Perkuat Komitmen Konservasi

by SDGS Admin
12 April 2026
Pelepasliaran Curik Bali Perkuat Komitmen Konservasi
23
SHARES
142
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

PKK Bali Dukung Gerakan Bersih Lingkungan

PKK Bali Dukung Gerakan Bersih Lingkungan

8 Oktober 2026
Jaya Negara Lakukan Ngayah di Upacara Ukir Gigi Massal

Jaya Negara Lakukan Ngayah di Upacara Ukir Gigi Massal

5 Oktober 2026
Dua Gajah PLG Minas Mati Akibat Gangguan Pencernaan

Dua Gajah PLG Minas Mati Akibat Gangguan Pencernaan

27 September 2026

Bali, Kabar SDGs – Upaya pelestarian satwa endemik kembali diperkuat melalui pelepasliaran 12 ekor Burung Curik Bali (Leucopsar rothschildi) yang dilaksanakan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bali bersama Desa Adat Karang Dalem Tua, dengan dukungan PT Kehati Pertiwi Lestari pada Kamis (9/4/2026). Burung yang dilepas terdiri dari enam jantan dan enam betina, hasil penangkaran dari sejumlah mitra konservasi.

Satwa tersebut berasal dari berbagai lembaga penangkaran seperti Kelompok Penangkar Paksi Sari Merta, PT Kicau Bali Sejahtera, PT Aishwarya, Paradise Bali, PT Nur Dzati Farm, PT Suar Jalak Dewata, serta PT Taman Safari Indonesia III. Pelepasliaran ini menjadi bukti keberhasilan program penangkaran sekaligus meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keanekaragaman hayati, mengingat curik Bali merupakan spesies endemik yang sempat berada di ambang kepunahan di alam liar.

Sebelum dilepas ke habitat aslinya, burung-burung tersebut terlebih dahulu melalui tahap habituasi, yakni proses penyesuaian perilaku agar mampu bertahan hidup secara alami. Tahapan ini dinilai krusial dalam memastikan keberhasilan adaptasi satwa setelah kembali ke alam.

Kepala Balai KSDA Bali, Ratna Hendratmoko, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap konservasi. “Proses tersebut merupakan bagian dari tahapan panjang yang harus dipastikan berjalan dengan baik sebelum satwa benar-benar dilepas ke alam,” katanya.

Sementara itu, Bendesa Adat Karang Dalem, Ida Bagus Manu Drestha, menegaskan bahwa keterlibatan desa adat dalam kegiatan ini merupakan bentuk penerapan nilai Tri Hita Karana yang menekankan harmoni antara manusia, Tuhan, dan alam. Ia menilai bahwa peran desa adat kini tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga harus aktif dalam pelestarian lingkungan. “Oleh karena itu, pelepasliaran Curik Bali ini menjadi bentuk nyata komitmen desa adat dalam menjaga lingkungan atau palemahan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian panjang yang telah dimulai sejak 2018. Komitmen konservasi turut diperkuat melalui aturan adat berupa awig-awig dan pararem yang melarang perburuan satwa liar serta memberikan sanksi tegas bagi pelanggar.

Dukungan dari kalangan akademisi juga hadir melalui Universitas Udayana. Luh Putu Eswaryanti Kusuma Yuni menyatakan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan pasca-pelepasliaran guna memastikan keberhasilan perkembangbiakan di alam liar. “Mudah-mudahan populasi jalak bali terus dapat berkembang dengan baik, dan tidak hanya terkonsentrasi di suatu tempat, ” uangkapnya.

Selain pelepasliaran, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mendorong gagasan penetapan Hari Curik Bali Nasional sebagai bentuk pengakuan terhadap satwa endemik tersebut. Usulan ini direncanakan akan diajukan kepada Gubernur Bali untuk diteruskan ke Menteri Kehutanan. “Dengan adanya hari peringatan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kebanggaan masyarakat terhadap keberadaan curik bali di Pulau Dewata,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, KSDA Bali juga menggagas pembentukan forum komunikasi “Sahabat Satwa Liar Bali” yang melibatkan berbagai komunitas pecinta satwa. Hingga saat ini, tercatat sekitar 40 komunitas telah bergabung, mulai dari pecinta burung, reptil, ular, hingga satwa lainnya. Forum ini diharapkan mampu memperkuat gerakan konservasi berbasis masyarakat secara berkelanjutan.

 

Share9SendTweet6
Previous Post

Tragedi Ujian Sains Siswa Tewas Akibat Ledakan

Next Post

Onboarding UMKM Rahayu Dorong Digitalisasi Usaha Bali

Next Post
Onboarding UMKM Rahayu Dorong Digitalisasi Usaha Bali

Onboarding UMKM Rahayu Dorong Digitalisasi Usaha Bali

Grace Simon Tampil Hangat di Panggung Intimate Denpasar

Grace Simon Tampil Hangat di Panggung Intimate Denpasar

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Prashanti Hotel Lampung Gelar Topping Off Siap Hadirkan Konsep Wellness

Prashanti Hotel Lampung Gelar Topping Off Siap Hadirkan Konsep Wellness

14 Oktober 2026
Elnusa Bidik Pasar Internasional untuk Perkuat Pertumbuhan Bisnis

Elnusa Bidik Pasar Internasional untuk Perkuat Pertumbuhan Bisnis

14 Oktober 2026
Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System

Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System

14 Oktober 2026
Kaltim Kekurangan Pasokan Daging Domba hingga 50 Persen Kebutuhan

Kaltim Kekurangan Pasokan Daging Domba hingga 50 Persen Kebutuhan

14 Oktober 2026
Aktivasi Creative Hub Perkuat 50 Talenta Kreatif di Banten

Aktivasi Creative Hub Perkuat 50 Talenta Kreatif di Banten

14 Oktober 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3795 shares
    Share 1518 Tweet 949
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3786 shares
    Share 1514 Tweet 947
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4085 shares
    Share 1634 Tweet 1021
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3733 shares
    Share 1493 Tweet 933
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3698 shares
    Share 1479 Tweet 925

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.