• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
14 Januari 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home UKM CORNER

Mahasiswa USK Kembangkan Produk dari Cangkang Tiram dan Minyak Nilam

by SDGS Admin
25 Mei 2025
Mahasiswa USK Kembangkan Produk dari Cangkang Tiram dan Minyak Nilam
20
SHARES
127
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Banda Aceh, Kabar SDGs – Mahasiswa dari Universitas Syiah Kuala (USK) yang terlibat dalam Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) di Aceh menciptakan scrub menggunakan cangkang tiram dan minyak nilam. Produk ini, yang dinamai Scruber, adalah hasil kerja sama antara mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu dengan arahan Dr. Vicky Prajaputra, yang merupakan dosen di Prodi Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan USK.

Anggota tim ini termasuk Muhammad Ghufran, Ismail Husein, dan Maghfirah dari Prodi Ilmu Kelautan angkatan 2021, serta Rizky Rayhan Prasetyo dan Dila Puspita Sari Simbolon dari Prodi Ilmu Hukum angkatan 2021.

BACA JUGA

Program Pertapreneur Aggregator Ubah Pola Pikir UMKM Menuju Bisnis Berbasis Sistem

Program Pertapreneur Aggregator Ubah Pola Pikir UMKM Menuju Bisnis Berbasis Sistem

14 Januari 2026
Mitme Day Dorong UMKM Beralih dari Bertahan ke Bertumbuh di 2026

Mitme Day Dorong UMKM Beralih dari Bertahan ke Bertumbuh di 2026

11 Januari 2026
Pertamina Fasilitasi Ribuan Sertifikasi UMKM Sepanjang 2025 Dorong Daya Saing Usaha

Pertamina Fasilitasi Ribuan Sertifikasi UMKM Sepanjang 2025 Dorong Daya Saing Usaha

10 Januari 2026

Ghufran, selaku ketua tim Scruber, mengungkapkan bahwa produk ini diciptakan sebagai solusi untuk dua isu utama yang dihadapi masyarakat. Pertama, akumulasi limbah cangkang tiram di Gampong Alue Naga. Kedua, kesulitan bagi petani nilam di Aceh dalam menjual minyak nilam mentah yang mereka hasilkan.

Dalam proses produksinya, Tim Scruber melakukan persiapan untuk menghasilkan kalsium oksida dari cangkang tiram. Cangkang tiram ini memiliki kandungan kalsium karbonat (CaCO3) yang sangat tinggi, mencapai 96 persen. Dengan metode kalsinasi pada suhu tinggi, cangkang tersebut kemudian diubah menjadi kalsium oksida (CaO).

“Kandungan CaO dalam Scruber telah diteliti dan terbukti bebas dari logam berat, serta memiliki keunggulan sebagai bahan abrasif yang efisien dalam mengangkat sel kulit mati dan merangsang regenerasi kulit,” tambah Ghufran.

Sementara itu, minyak nilam fraksi ringan yang ditambahkan ke dalam Scruber diperoleh dengan memurnikan minyak nilam mentah menggunakan teknologi distilasi molekuler. Proses ini memberikan berbagai manfaat tambahan.

Minyak nilam diketahui memiliki karakteristik antibakteri, antijamur, antioksidan, berfungsi sebagai fiksatif aroma, serta kemampuan anti-penuaan, sehingga sangat bermanfaat untuk mengharumkan, merawat, dan melindungi kulit.

“Diharapkan, produk Scruber ini bisa menjadi jawaban untuk dua persoalan utama di Aceh, yakni penumpukan limbah cangkang tiram dan kesulitan yang dihadapi petani nilam dalam memasarkan minyak nilam mentah mereka,” katanya.

Ghufran melanjutkan, produksi Scruber dimulai sejak Februari 2024 di laboratorium Atsiri Research Center USK yang memiliki sertifikat BPOM. Ini memastikan bahwa kualitas dan keamanan produk lebih terjamin, dengan mengandalkan bahan baku utama berupa kalsium oksida yang dihasilkan dari kalsinasi cangkang tiram yang dikumpulkan dari pesisir pantai Alue Naga.

Adapun minyak nilam fraksi ringan dihasilkan melalui proses distilasi molekuler dari minyak nilam mentah yang diperoleh dari petani lokal.

Berkat terobosan ini, tim Scruber mendapatkan undangan untuk berpartisipasi dalam acara Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo 2024 di Universitas Halu Oleo, Kendari, yang akan berlangsung dari 25 hingga 27 Oktober 2024. KMI Expo merupakan platform penting bagi para pengusaha muda untuk memperlihatkan produk mereka dan bersaing di tingkat nasional.

“Keberhasilan tim kami untuk berpartisipasi dalam KMI Expo XV 2024 adalah sebuah pencapaian yang signifikan. Ini tidak hanya menegaskan keunggulan produk Scruber, tetapi juga merupakan langkah penting dalam mendukung para petani nilam di Aceh serta memanfaatkan limbah cangkang tiram yang berlimpah,” ungkapnya.

Dosen pembimbing dan mentor Tim Scruber, Dr. Vicky Prajaputra, menyatakan bahwa selain Scruber, ada beberapa produk lain yang telah dikembangkan, seperti kolagen dari tulang ikan tuna, masker wajah untuk mengatasi jerawat, serum anti penuaan yang berbahan kolagen dari tulang tuna, lotion pengusir nyamuk, dan pelembap tangan yang terbuat dari kombinasi gelatin kulit tuna dan minyak nilam.

Lebih lanjut, Tim Scruber telah berhasil mendapatkan dukungan pendanaan untuk paten formulasi produk dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

“Semoga inovasi ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan petani nilam di Aceh,” kata Vicky.

Share8SendTweet5
Previous Post

Konten Kreator di Aceh Besar Didorong Promosikan Produk UMKM Lokal

Next Post

Investor Tertarik Kembangkan Manajemen Sampah Ramah Lingkungan di Tanjungpinang

Next Post
Investor Tertarik Kembangkan Manajemen Sampah Ramah Lingkungan di Tanjungpinang

Investor Tertarik Kembangkan Manajemen Sampah Ramah Lingkungan di Tanjungpinang

KAI Group: Kereta Bandara Perkuat Konektivitas Nasional

Tarif Promo Commuter Line Basoetta 3 Ribu Rupiah Masih Berlaku

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Bupati Egi Sapa Siswa SLB Negeri Sidomulyo dengan Sentuhan Keluarga

Bupati Egi Sapa Siswa SLB Negeri Sidomulyo dengan Sentuhan Keluarga

14 Januari 2026
Planet Surf Hadirkan Wajah Baru Bergaya Industri di Trans Studio Mall

Planet Surf Hadirkan Wajah Baru Bergaya Industri di Trans Studio Mall

14 Januari 2026
Program Pertapreneur Aggregator Ubah Pola Pikir UMKM Menuju Bisnis Berbasis Sistem

Program Pertapreneur Aggregator Ubah Pola Pikir UMKM Menuju Bisnis Berbasis Sistem

14 Januari 2026
Akses Internet Desa Kalimantan Timur Capai 95 Persen

Akses Internet Desa Kalimantan Timur Capai 95 Persen

14 Januari 2026
Kementerian PU Mulai Bangun Permanen Jembatan Krueng Tingkeum Minggu Ketiga Januari 2026

Kementerian PU Mulai Bangun Permanen Jembatan Krueng Tingkeum Minggu Ketiga Januari 2026

14 Januari 2026

POPULAR

  • Pembangunan Superblok Pakuwon di IKN Segera Dimulai Maret 2026

    Pembangunan Superblok Pakuwon di IKN Segera Dimulai Maret 2026

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Poco Umumkan Peluncuran Poco M8 Dengan Layar Lengkung 3D Tahan Ekstrem

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Clicks Communicator Hadirkan Sensasi Mengetik ala BlackBerry dalam Balutan Android Modern

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pembangunan SMA Taruna Nusantara IKN Ditargetkan Rampung Januari 2026

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Wamen Ekraf Dukung Lapak Gaming Battle Arena dan Talenta Gim Lokal

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.