Aceh, Kabar SDGs – Fotografer Agence France Presse Biro Jakarta yang bertugas di Aceh, Chaideer Mahyuddin, meraih penghargaan Anugerah Pewarta Foto Indonesia 2026 melalui karya foto cerita kategori lingkungan berjudul The Last Hope.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam malam penganugerahan APFI 2026 yang berlangsung di Auditorium Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (8/5/2026). Tahun ini, Kota Bogor menjadi tuan rumah pertemuan tahunan pewarta foto dari berbagai daerah di Indonesia.
Karya “The Last Hope” berhasil memenangkan kategori Nature and Environment dan menarik perhatian dewan juri yang dipimpin fotografer senior Oscar Motuloh.
Melalui rangkaian foto tersebut, Chaideer mengangkat kisah terdesaknya habitat gajah Sumatra akibat aktivitas manusia seperti pembalakan liar, ekspansi perkebunan, dan pertambangan di wilayah hulu Aceh.
Cerita visual itu mencapai puncaknya ketika Siklon Senyar melanda Sumatra pada akhir November 2025 yang memicu banjir bandang dan longsor, menghancurkan kawasan hutan sekaligus mengganggu kehidupan masyarakat dan satwa liar.
Lewat lensanya, Chaideer juga merekam perjuangan para ranger hutan yang berpatroli membersihkan jerat serta menyelamatkan satwa yang terancam di tengah kondisi alam yang rusak.
Rangkaian foto tersebut ditutup dengan potret memilukan seekor gajah mati yang terseret arus bersama tumpukan kayu dan sampah banjir, sementara gajah jinak bersama para mahout terlihat membantu membersihkan puing-puing bencana.
Penghargaan APFI 2026 menjadi trofi ketujuh yang diraih Chaideer Mahyuddin sejak 2010.
“Alhamdulillah, award ini adalah kebanggaan besar karena mewakili Aceh, menyampaikan pesan dan harapan dari para penyintas banjir. Terima kasih juga kepada semua yang bekerja tanpa lelah untuk menjaga alam untuk tetap lestari,” kata Chaideer Mahyuddin.
Anugerah Pewarta Foto Indonesia merupakan agenda tahunan Pewarta Foto Indonesia yang memberikan penghargaan kepada fotografer jurnalistik dari seluruh Indonesia.
Setiap tahunnya, APFI mengangkat berbagai karya visual yang merekam isu sosial, politik, budaya, olahraga, hingga lingkungan, sekaligus mendorong perkembangan fotografi jurnalistik yang berkualitas di Tanah Air.
Melalui “The Last Hope”, Chaideer tidak hanya menyajikan dokumentasi visual, tetapi juga menyampaikan pesan tentang krisis lingkungan dan pentingnya menjaga keseimbangan alam demi keberlangsungan hidup manusia dan satwa liar.










Discussion about this post