• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
15 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Wamenpar Apresiasi Tradisi Blangikhan sebagai Penggerak Pariwisata Berbasis Budaya di Lampung

by SDGS Admin
24 Februari 2026
Wamenpar Apresiasi Tradisi Blangikhan sebagai Penggerak Pariwisata Berbasis Budaya di Lampung
16
SHARES
102
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Simardangiang Bangun Benteng Budaya dan Ekonomi Hijau

Simardangiang Bangun Benteng Budaya dan Ekonomi Hijau

15 Februari 2026
Makan Bajamba Tradisi Kebersamaan yang Bertahan di Sumatera Barat

Makan Bajamba Tradisi Kebersamaan yang Bertahan di Sumatera Barat

7 Januari 2026
Bawa Pesan Persahabatan Lewat Tari, Svadara Warna Indonesia Hadirkan Rentak Nusantara di Negeri Sakura

Bawa Pesan Persahabatan Lewat Tari, Svadara Warna Indonesia Hadirkan Rentak Nusantara di Negeri Sakura

22 September 2025

Lampung Tengah, Kabar SDGs – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengapresiasi penyelenggaraan Tradisi Blangikhan di Lampung Tengah sebagai wujud nyata pariwisata yang tumbuh dari inisiatif masyarakat.

Dalam sambutannya di Nuwo Balak, Lampung Tengah, Rabu (18/2/2026), Ni Luh Puspa menegaskan bahwa pengembangan pariwisata berbasis budaya dan spiritual merupakan bagian integral dari strategi nasional pariwisata Indonesia. Menurutnya, budaya adalah napas dari pariwisata berkualitas—berdaya saing, berkelanjutan, dan berakar kuat pada identitas bangsa.

“Inilah wujud nyata pariwisata yang tumbuh dari masyarakat, dikelola bersama, dan memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan lokal,” ujarnya.

Keterlibatan pelaku UMKM dalam rangkaian kegiatan Blangikhan turut memperkuat dampak ekonomi tradisi tersebut. Produk-produk lokal yang hadir dalam setiap perayaan budaya menjadi bukti bahwa tradisi mampu menjadi penggerak ekonomi sekaligus ruang pemberdayaan masyarakat.

Tradisi Blangikhan, atau dikenal juga sebagai Blangiran, merupakan ritual penyucian diri masyarakat Lampung sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Prosesi ini dilakukan dengan penyiraman diri menggunakan air dari tujuh mata air sebagai simbol pembersihan lahir dan batin. Tradisi yang sarat nilai spiritual ini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda pada 2019 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

“Tradisi ini menunjukkan bahwa kearifan lokal bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan kekuatan masa depan yang dapat menjadi fondasi pembangunan pariwisata berkelanjutan,” kata Ni Luh Puspa.

Penguatan budaya lokal sejalan dengan tren positif sektor pariwisata nasional sepanjang 2025. Kunjungan wisatawan mancanegara tercatat mencapai 15,39 juta kunjungan atau tumbuh 10,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pergerakan wisatawan nusantara juga meningkat signifikan menjadi 1,20 miliar perjalanan atau naik 17,55 persen.

Kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional pun terus menguat. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,11 persen dengan nilai Produk Domestik Bruto (PDB) sekitar Rp23.821 triliun. Sektor pariwisata menyumbang 3,97 persen terhadap PDB nasional, dan jika memperhitungkan dampak lanjutan ke sektor terkait, total kontribusinya diperkirakan mencapai 4,80 persen atau setara Rp946 triliun hingga Rp1.143 triliun.

Di tingkat global, kualitas pariwisata Indonesia semakin mendapat pengakuan. Salah satunya melalui penetapan Desa Wisata Pemuteran, Buleleng, Bali sebagai salah satu desa wisata terbaik dunia oleh UN Tourism.

“Kita dorong desa-desa wisata di Provinsi Lampung agar semakin berkualitas dan memiliki daya saing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” ujar Ni Luh Puspa.

Ia juga membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan agar Tradisi Blangikhan dapat dikembangkan sebagai agenda tahunan yang semakin berkualitas dan berkelanjutan, sekaligus mengidentifikasi potensi pariwisata lain di Provinsi Lampung secara terintegrasi.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyampaikan bahwa Provinsi Lampung saat ini berada di posisi ke-9 dalam daftar 10 wilayah dengan kontribusi kunjungan wisatawan terbanyak di Indonesia. Namun, ia mengakui masih terdapat tantangan dalam membangun ekosistem pariwisata yang lebih optimal dan terintegrasi.

Pemerintah Provinsi Lampung berencana mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk mendorong investasi dan pertumbuhan kawasan sekitar. “Kami memohon doa dan dukungan dari Wakil Menteri Pariwisata agar program ini dapat terwujud dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Komisi VII Rycko Menoza, Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, serta jajaran pemerintah daerah Provinsi Lampung. Wamenpar didampingi Asisten Deputi Event Nasional Kemenpar, Komang Ayu Astiti.

 

Share6SendTweet4
Previous Post

LPS Siapkan Pembayaran Klaim dan Likuidasi BPR Kamadana di Bangli

Next Post

Wamen Ekraf Resmikan Giant Balloon Film Pelangi di Mars di SCBD

Next Post
Wamen Ekraf Resmikan Giant Balloon Film Pelangi di Mars di SCBD

Wamen Ekraf Resmikan Giant Balloon Film Pelangi di Mars di SCBD

Kereta Ekonomi Kerakyatan Mulai Dijual

Kereta Ekonomi Kerakyatan Mulai Dijual

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Gandeng PolTax UI, Kementerian Ekraf Siapkan Usulan Royalti yang Adaptif

Gandeng PolTax UI, Kementerian Ekraf Siapkan Usulan Royalti yang Adaptif

14 April 2026
Game Lokal Dapat Respons Positif Dunia, Kementerian Ekraf Apresiasi KuloNiku

Game Lokal Dapat Respons Positif Dunia, Kementerian Ekraf Apresiasi KuloNiku

14 April 2026
Cuaca Ekstrem, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan Demi Keselamatan

Cuaca Ekstrem, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan Demi Keselamatan

14 April 2026
ASDP Tunda Jadwal Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka

ASDP Tunda Jadwal Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka

14 April 2026
IKN Buka Peluang Besar Bagi Generasi Kreatif Kalimantan

IKN Buka Peluang Besar Bagi Generasi Kreatif Kalimantan

14 April 2026

POPULAR

  • Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Port Connect 2025: Sinergi IPCC dan PTP Nonpetikemas Kembangkan Talenta Muda untuk Ekonomi Maritim

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Gubernur Bukhara Tawari Indonesia Destinasi Umrah Plus di Uzbekistan

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Wisata Bromo Ditutup Sementara demi Pemulihan Alam

    24 shares
    Share 10 Tweet 6

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.