• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
4 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Simardangiang Bangun Benteng Budaya dan Ekonomi Hijau

by SDGS Admin
15 Februari 2026
Simardangiang Bangun Benteng Budaya dan Ekonomi Hijau
23
SHARES
143
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Tapanuli Utara, Kabar SDGs – Di tengah rimbunnya hutan Tapanuli Utara, sebuah bangunan berdiri kokoh dan menyatu dengan alam sebagai simbol kebangkitan masyarakat adat. Bangunan tersebut adalah Pusat Adat dan Sentra Kerajinan Masyarakat Hukum Adat Simardangiang yang baru saja diresmikan oleh Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat pada Kamis (12/2). Kehadirannya tidak hanya menjadi ruang pelestarian adat, tetapi juga penopang ekonomi baru bagi warga Simardangiang.

Dirancang dengan sentuhan artistik yang kuat, bangunan ini merefleksikan filosofi Batak yang menekankan harmoni antara manusia dan alam. Penggunaan material alami memberi pesan tegas bahwa kehidupan masyarakat adat Simardangiang bertumpu pada keseimbangan dengan lingkungan sekitar, bukan eksploitasi semata.

BACA JUGA

Mambesak Akustik Hidupkan Kembali Semangat Seni Papua

Mambesak Akustik Hidupkan Kembali Semangat Seni Papua

7 Agustus 2026
Dairi Tampilkan Sendratari Meraleng Tendi di PRSU

Dairi Tampilkan Sendratari Meraleng Tendi di PRSU

22 Juli 2026
Festival Kendaraan Hias Semarakkan HUT Kota Bandar Lampung

Festival Kendaraan Hias Semarakkan HUT Kota Bandar Lampung

22 Juli 2026

Selama ini, kemenyan dikenal sebatas komoditas mentah yang dijual keluar daerah dengan nilai terbatas. Melalui Sentra Kerajinan ini, komoditas yang kerap disebut sebagai “emas hitam” dari hutan Tapanuli mulai diarahkan pada proses hilirisasi. Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat secara khusus meninjau alat penyulingan kemenyan yang telah disiapkan di lokasi, sebagai langkah awal pengolahan menjadi bahan baku parfum bernilai tinggi. “Melalui Masyarakat Hukum Adat (MHA), kemenyan harus berdampak nyata bagi kesejahteraan. Kita tidak ingin kemenyan hilang ditelan zaman. Kita ingin kemenyan naik kelas dan bersanding dengan Ulos sebagai ikon kebanggaan kita,” tegas Bupati JTP Hutabarat.

Langkah tersebut dipandang sebagai strategi ekonomi yang terukur. Dengan dukungan pemasaran dari Dekranasda, produk turunan kemenyan diharapkan mampu menembus industri kosmetik dan wewangian global, sekaligus meningkatkan pendapatan petani lokal secara berlipat. Pusat Adat ini pun tidak hanya berfungsi sebagai etalase budaya, tetapi juga sebagai laboratorium ekonomi berbasis kearifan lokal.

Di sisi lain, bangunan ini juga memiliki fungsi sosial yang krusial pascabencana. Pelaksana tugas Ketua MHA Simardangiang yang juga Kepala Desa Simardangiang, Tampan Sitompul, mengungkapkan bahwa sekitar 80 persen lahan persawahan warga mengalami kerusakan akibat bencana alam pada akhir 2025. Dalam kondisi tersebut, masyarakat kembali menggantungkan harapan pada hutan adat sebagai sumber penghidupan. “Kami berharap pusat adat yang telah dibangun dapat menjadi ruang pelestarian nilai-nilai adat bagi generasi penerus,” ucapnya.

Ketika tekanan ekonomi semakin berat, Pusat Adat ini menjadi ruang bersama untuk merumuskan strategi bertahan hidup. Kemenyan yang sebelumnya hanya dianggap penghasilan tambahan kini menjelma menjadi penopang utama ekonomi warga. Bangunan ini menjadi saksi bagaimana nilai adat berperan langsung menjaga keberlanjutan hidup masyarakat di tengah situasi alam yang tidak bersahabat.

Direktur Green Justice Indonesia, Panut Hadisiswoyo, menegaskan bahwa Pusat Adat Simardangiang merupakan wujud nyata perjalanan panjang leluhur dalam menjaga ruang hidup. “Adat dan hutan adalah dua hal yang tidak terpisahkan. Bangunan ini menjadi pengingat bahwa jika kita menjaga hutan, maka adat akan tetap tegak, dan kesejahteraan akan mengikuti,” ujar Panut.

Komitmen tersebut diperkuat dengan gerakan “Satu Orang Satu Pohon Kemenyan” yang dicanangkan oleh Bupati sebagai upaya penghijauan sekaligus investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. Kini, Simardangiang tidak lagi sekadar sebuah desa di Kecamatan Pahae Julu, melainkan telah bertransformasi menjadi contoh nasional penguatan masyarakat adat berbasis ekonomi hijau, dengan pesan kuat bahwa kemajuan tidak harus mengorbankan akar budaya dan kelestarian alam.

Share9SendTweet6
Previous Post

Kementerian PU Percepat Penanganan Darurat dan Permanen Pengendalian Banjir di Karawang dan Bekasi

Next Post

BATIQA Hotel Pekanbaru Hadirkan Lentera Sahira Sambut Ramadan 1447 Hijriah

Next Post
BATIQA Hotel Pekanbaru Hadirkan Lentera Sahira Sambut Ramadan 1447 Hijriah

BATIQA Hotel Pekanbaru Hadirkan Lentera Sahira Sambut Ramadan 1447 Hijriah

Grand Zuri Hotel Pekanbaru Hadirkan Iftar Nusantara Ramadan 2026

Grand Zuri Hotel Pekanbaru Hadirkan Iftar Nusantara Ramadan 2026

Discussion about this post

NEWS UPDATE

60 Profesional 24 Negara Ikuti Indonesia-ICAO DTCP 2026

60 Profesional 24 Negara Ikuti Indonesia-ICAO DTCP 2026

4 September 2026
Badung Gelar Uji Coba Car Free Day Perdana

Badung Gelar Uji Coba Car Free Day Perdana

3 September 2026
Kekeringan Ancam Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Kalimantan Timur

Kekeringan Ancam Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Kalimantan Timur

3 September 2026
RSUD RAPB PPU Kini Miliki Layanan CT Scan

RSUD RAPB PPU Kini Miliki Layanan CT Scan

3 September 2026
BEC Mulai Bangun Pabrik Methanol Rp41 Triliun

BEC Mulai Bangun Pabrik Methanol Rp41 Triliun

2 September 2026

POPULAR

  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2276 shares
    Share 910 Tweet 569
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    2256 shares
    Share 902 Tweet 564
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2570 shares
    Share 1028 Tweet 643
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2312 shares
    Share 925 Tweet 578
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2268 shares
    Share 907 Tweet 567

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.