• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Simardangiang Bangun Benteng Budaya dan Ekonomi Hijau

by SDGS Admin
15 Februari 2026
Simardangiang Bangun Benteng Budaya dan Ekonomi Hijau
24
SHARES
147
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Tapanuli Utara, Kabar SDGs – Di tengah rimbunnya hutan Tapanuli Utara, sebuah bangunan berdiri kokoh dan menyatu dengan alam sebagai simbol kebangkitan masyarakat adat. Bangunan tersebut adalah Pusat Adat dan Sentra Kerajinan Masyarakat Hukum Adat Simardangiang yang baru saja diresmikan oleh Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat pada Kamis (12/2). Kehadirannya tidak hanya menjadi ruang pelestarian adat, tetapi juga penopang ekonomi baru bagi warga Simardangiang.

Dirancang dengan sentuhan artistik yang kuat, bangunan ini merefleksikan filosofi Batak yang menekankan harmoni antara manusia dan alam. Penggunaan material alami memberi pesan tegas bahwa kehidupan masyarakat adat Simardangiang bertumpu pada keseimbangan dengan lingkungan sekitar, bukan eksploitasi semata.

BACA JUGA

Pesta Adat Nondoi Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif PPU

Pesta Adat Nondoi Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif PPU

16 Oktober 2026
Batik Malangan Perkuat Identitas Kota Malang

Batik Malangan Perkuat Identitas Kota Malang

6 Oktober 2026
Budaya Melayu Jadi Fondasi Pariwisata Batam

Budaya Melayu Jadi Fondasi Pariwisata Batam

17 September 2026

Selama ini, kemenyan dikenal sebatas komoditas mentah yang dijual keluar daerah dengan nilai terbatas. Melalui Sentra Kerajinan ini, komoditas yang kerap disebut sebagai “emas hitam” dari hutan Tapanuli mulai diarahkan pada proses hilirisasi. Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat secara khusus meninjau alat penyulingan kemenyan yang telah disiapkan di lokasi, sebagai langkah awal pengolahan menjadi bahan baku parfum bernilai tinggi. “Melalui Masyarakat Hukum Adat (MHA), kemenyan harus berdampak nyata bagi kesejahteraan. Kita tidak ingin kemenyan hilang ditelan zaman. Kita ingin kemenyan naik kelas dan bersanding dengan Ulos sebagai ikon kebanggaan kita,” tegas Bupati JTP Hutabarat.

Langkah tersebut dipandang sebagai strategi ekonomi yang terukur. Dengan dukungan pemasaran dari Dekranasda, produk turunan kemenyan diharapkan mampu menembus industri kosmetik dan wewangian global, sekaligus meningkatkan pendapatan petani lokal secara berlipat. Pusat Adat ini pun tidak hanya berfungsi sebagai etalase budaya, tetapi juga sebagai laboratorium ekonomi berbasis kearifan lokal.

Di sisi lain, bangunan ini juga memiliki fungsi sosial yang krusial pascabencana. Pelaksana tugas Ketua MHA Simardangiang yang juga Kepala Desa Simardangiang, Tampan Sitompul, mengungkapkan bahwa sekitar 80 persen lahan persawahan warga mengalami kerusakan akibat bencana alam pada akhir 2025. Dalam kondisi tersebut, masyarakat kembali menggantungkan harapan pada hutan adat sebagai sumber penghidupan. “Kami berharap pusat adat yang telah dibangun dapat menjadi ruang pelestarian nilai-nilai adat bagi generasi penerus,” ucapnya.

Ketika tekanan ekonomi semakin berat, Pusat Adat ini menjadi ruang bersama untuk merumuskan strategi bertahan hidup. Kemenyan yang sebelumnya hanya dianggap penghasilan tambahan kini menjelma menjadi penopang utama ekonomi warga. Bangunan ini menjadi saksi bagaimana nilai adat berperan langsung menjaga keberlanjutan hidup masyarakat di tengah situasi alam yang tidak bersahabat.

Direktur Green Justice Indonesia, Panut Hadisiswoyo, menegaskan bahwa Pusat Adat Simardangiang merupakan wujud nyata perjalanan panjang leluhur dalam menjaga ruang hidup. “Adat dan hutan adalah dua hal yang tidak terpisahkan. Bangunan ini menjadi pengingat bahwa jika kita menjaga hutan, maka adat akan tetap tegak, dan kesejahteraan akan mengikuti,” ujar Panut.

Komitmen tersebut diperkuat dengan gerakan “Satu Orang Satu Pohon Kemenyan” yang dicanangkan oleh Bupati sebagai upaya penghijauan sekaligus investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. Kini, Simardangiang tidak lagi sekadar sebuah desa di Kecamatan Pahae Julu, melainkan telah bertransformasi menjadi contoh nasional penguatan masyarakat adat berbasis ekonomi hijau, dengan pesan kuat bahwa kemajuan tidak harus mengorbankan akar budaya dan kelestarian alam.

Share10SendTweet6
Previous Post

Kementerian PU Percepat Penanganan Darurat dan Permanen Pengendalian Banjir di Karawang dan Bekasi

Next Post

BATIQA Hotel Pekanbaru Hadirkan Lentera Sahira Sambut Ramadan 1447 Hijriah

Next Post
BATIQA Hotel Pekanbaru Hadirkan Lentera Sahira Sambut Ramadan 1447 Hijriah

BATIQA Hotel Pekanbaru Hadirkan Lentera Sahira Sambut Ramadan 1447 Hijriah

Grand Zuri Hotel Pekanbaru Hadirkan Iftar Nusantara Ramadan 2026

Grand Zuri Hotel Pekanbaru Hadirkan Iftar Nusantara Ramadan 2026

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Kementerian Kebudayaan Percepat Revitalisasi Museum sebagai Penggerak Ekonomi

Kementerian Kebudayaan Percepat Revitalisasi Museum sebagai Penggerak Ekonomi

21 Oktober 2026
BPK Bali Peringati Hari Kebudayaan dengan Aksi Pelestarian Warisan Leluhur

BPK Bali Peringati Hari Kebudayaan dengan Aksi Pelestarian Warisan Leluhur

21 Oktober 2026
Pertamina Dampingi Nelayan Bali Lestarikan Penyu Lekang di Pantai Biaung

Pertamina Dampingi Nelayan Bali Lestarikan Penyu Lekang di Pantai Biaung

21 Oktober 2026
Squid Game The Experience Hadir di Indonesia Buka Peluang Ekonomi Kreatif

Squid Game The Experience Hadir di Indonesia Buka Peluang Ekonomi Kreatif

21 Oktober 2026
Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minuman Beralkohol

Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minuman Beralkohol

20 Oktober 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4215 shares
    Share 1686 Tweet 1054
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3826 shares
    Share 1530 Tweet 957
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3277 shares
    Share 1311 Tweet 819
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3925 shares
    Share 1570 Tweet 981
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3861 shares
    Share 1544 Tweet 965

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.