Teluk Kuantan, Kabar SDGs – Hari pertama Ramadan 1447 H, kawasan pusat kota Teluk Kuantan, tepatnya di sekitar ikon Taman Jalur, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), diserbu ribuan warga yang melakukan tradisi ngabuburit sekaligus berburu takjil untuk berbuka puasa, Kamis (19/2).
Pantauan di lokasi sejak pukul 16.30 WIB, arus lalu lintas di sepanjang ruas jalan utama menuju Taman Jalur tampak padat merayap. Kendaraan roda dua mendominasi pergerakan warga yang ingin mencari penganan berbuka di deretan tenda pedagang kaki lima yang berjejer rapi di bahu jalan.
Beragam kuliner tradisional khas Kuansing menjadi daya tarik utama bagi para pemburu takjil. Pedagang menjajakan berbagai menu populer mulai dari gulai cipuik (siput), aneka jenis gorengan, hingga makanan berat tradisional lainnya. Selain itu, minuman segar seperti es cendol dan es buah juga menjadi incaran warga di tengah suhu udara yang cukup terik.
Salah seorang warga, Aris (34), mengaku sengaja datang ke Taman Jalur karena pilihannya yang lengkap. “Hari pertama puasa ini memang suasananya lebih ramai dari biasanya. Kami sengaja ke sini karena banyak pilihan lauk tradisional yang jarang ada di hari biasa,” ujarnya di sela-sela mengantre pesanan.
Meningkatnya volume kendaraan sempat memicu kemacetan di beberapa titik persimpangan dekat gerbang Taman Jalur. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat warga untuk terus memadati area hingga mendekati waktu berbuka.
Para pedagang pun tampak kewalahan melayani pembeli yang terus berdatangan hingga stok dagangan mereka ludes sebelum azan Magrib berkumandang. Selain menjadi pusat transaksi ekonomi musiman, momentum ngabuburit di kawasan ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi warga yang menikmati suasana sore di tepian Sungai Kuantan sembari menanti waktu berbuka puasa.
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas mulai berangsur normal seiring kepulangan warga ke rumah masing-masing sesaat sebelum waktu berbuka tiba.











Discussion about this post