Denpasar, Kabar SDGs – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan rasa gembira dan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan serta masyarakat Bali atas konsistensi menjaga kualitas pariwisata daerah. Kerja kolektif tersebut kembali mendapat pengakuan dunia setelah Bali, Indonesia, dinobatkan sebagai peringkat pertama World’s Best Destination 2026 dalam ajang Travelers’ Choice Awards: Best of the Best oleh TripAdvisor.
Penghargaan bergengsi itu menempatkan Bali di posisi teratas, melampaui sejumlah destinasi kelas dunia seperti London, Roma, Hanoi, Paris, New York, hingga Dubai. Capaian tersebut sekaligus menegaskan kekuatan Bali sebagai destinasi pariwisata global yang tetap bertumpu pada budaya, tradisi, seni, dan alam.
“Bali di posisi nomor satu dari 10 top destinasi pariwisata dunia. Bali menempati posisi tertinggi di dunia sepanjang sejarah. Digoyang dengan isu sampah, macet, sepi dan lain ternyata tak bisa menggoyahkan posisi Bali,” ujar Wayan Koster pada Jumat, 16 Januari 2026.
Ia mengakui, berbagai tantangan yang kerap muncul tidak menggerus kepercayaan wisatawan dunia terhadap Bali. Menurutnya, keberlanjutan pariwisata berbasis budaya dan kearifan lokal menjadi fondasi utama yang menjaga daya tarik Pulau Dewata di mata internasional.
Selain meraih predikat Top Destinasi Pariwisata Dunia, Bali juga memperoleh pengakuan global dalam sejumlah kategori lainnya. Pulau Dewata dinobatkan sebagai peringkat pertama Honeymoon Destination, masuk dalam Top 10 Cultural Destination, Top 10 Solo Travel Destination, serta Top 20 Trending Cities versi TripAdvisor.
Berdasarkan data Travelers’ Choice Awards TripAdvisor, Bali menempati posisi pertama destinasi terbaik dunia, disusul London di peringkat kedua dan Dubai di posisi ketiga. Urutan berikutnya ditempati Hanoi, Paris, Roma, Marrakesh, Bangkok, Kreta, dan New York.
Gubernur Koster menegaskan, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa pariwisata Bali tetap kokoh di tengah dinamika global. Ia berharap prestasi ini semakin memotivasi seluruh elemen daerah untuk menjaga kualitas lingkungan, budaya, dan pelayanan pariwisata secara berkelanjutan demi mempertahankan kepercayaan dunia terhadap Bali.












Discussion about this post