• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Januari 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Jepang Akhiri Era Panda

by SDGS Admin
17 Desember 2025
Jepang Akhiri Era Panda
19
SHARES
117
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Zootopia 2 Pecahkan Rekor Box Office China dan Picu Tren Berbahaya Perburuan Ular Biru Indonesia

Zootopia 2 Pecahkan Rekor Box Office China dan Picu Tren Berbahaya Perburuan Ular Biru Indonesia

6 Januari 2026
Bali Perkuat Upaya Repatriasi Satwa Liar

Bali Perkuat Upaya Repatriasi Satwa Liar

29 Oktober 2025
Macan Tutul Kabur dari Kebun Binatang Gegerkan Hotel di Bandung

Macan Tutul Kabur dari Kebun Binatang Gegerkan Hotel di Bandung

8 Oktober 2025

Tokyo, Kabar SDGs – Jepang dipastikan akan memasuki babak baru tanpa kehadiran panda untuk pertama kalinya dalam 50 tahun terakhir. Pemerintah Jepang memutuskan mengembalikan dua panda raksasa yang selama ini dipelihara di Kebun Binatang Ueno, Tokyo, ke China pada Januari 2026. Kepulangan ini sekaligus menandai berakhirnya perjalanan panjang diplomasi panda yang telah berlangsung sejak setengah abad lalu.

Sepasang panda kembar bernama Lei Lei dan Xiao Xiao selama ini menjadi penghuni tetap Kebun Binatang Ueno. Keberadaan keduanya tidak hanya menjadi daya tarik publik, tetapi juga simbol persahabatan Jepang dan China sejak kedua negara menormalkan hubungan diplomatik pada 1972. Pemerintah Metropolitan Tokyo menjelaskan bahwa pemulangan dilakukan lebih cepat dari masa pinjaman yang telah ditetapkan. “Si kembar akan dipulangkan sebulan sebelum masa pinjaman mereka berakhir pada bulan Februari,” demikian keterangan Pemerintah Metropolitan Tokyo selaku pengelola Kebun Binatang Ueno.

Lei Lei dan Xiao Xiao lahir pada 2021 dari induknya, Shin Shin, yang didatangkan ke Jepang pada 2011. Pemerintah Kota Tokyo sempat berharap kedua panda tersebut dapat tetap tinggal lebih lama, namun permintaan tersebut tidak mendapatkan persetujuan dari pihak China. Keputusan ini memicu kesedihan di kalangan warga, mengingat Lei Lei dan Xiao Xiao telah menjadi satwa favorit masyarakat Tokyo.

Sebelumnya, pada September 2024, publik Tokyo juga harus melepas kepulangan Shin Shin dan pasangannya ke Beijing. Ribuan pengunjung memadati kebun binatang untuk memberikan salam perpisahan terakhir, menunjukkan ikatan emosional yang kuat antara warga dan panda-panda tersebut. Kehilangan itu kini kembali terulang dengan rencana pemulangan dua panda muda tersebut.

Media Jepang, Asahi Shimbun, melaporkan bahwa Pemerintah Kota Tokyo masih berupaya mencari kemungkinan peminjaman pasangan panda baru. Namun, kedatangan panda pengganti sebelum Lei Lei dan Xiao Xiao kembali ke China dinilai tidak memungkinkan, sehingga Jepang dipastikan akan berada tanpa panda untuk sementara waktu.

Di tengah kabar tersebut, hubungan Jepang dan China sempat diwarnai ketegangan setelah pernyataan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, terkait kemungkinan intervensi militer jika terjadi serangan terhadap Taiwan. Pernyataan itu menuai respons keras dari Beijing yang menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya.

Meski demikian, Pemerintah Jepang menilai peran panda tetap penting dalam menjaga hubungan antarmasyarakat kedua negara. Juru Bicara Pemerintah Jepang, Minoru Kihara, menyampaikan harapan agar diplomasi panda tetap berlanjut. “Pertukaran melalui panda telah berkontribusi untuk meningkatkan perasaan antara masyarakat Jepang dan China. Kami berharap pertukaran seperti itu akan terus berlanjut,” kata Kihara dalam konferensi pers.

Selama puluhan tahun, Kebun Binatang Ueno menjadi salah satu simbol keberhasilan diplomasi panda, berkat kerja sama jangka panjang dengan lembaga konservasi di China dan Amerika Serikat. Kolaborasi tersebut tidak hanya mempererat hubungan internasional, tetapi juga mencatat keberhasilan dalam upaya pengembangbiakan panda raksasa, yang kini menjadi bagian penting dari sejarah hubungan Jepang dan China.

Share8SendTweet5
Previous Post

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Rayakan 68 Tahun dengan Aksi Sosial

Next Post

Gebyar Samsat Apresiasi Wajib Pajak

Next Post
Gebyar Samsat Apresiasi Wajib Pajak

Gebyar Samsat Apresiasi Wajib Pajak

Upaya Pengarusutamaan Gender dalam Industri Sawit Indonesia

Upaya Pengarusutamaan Gender dalam Industri Sawit Indonesia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan Hingga Wilayah 3T

Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan Hingga Wilayah 3T

15 Januari 2026
Perpusnas Perkuat Program Sekolah Rakyat Lewat Dukungan Perpustakaan

Perpusnas Perkuat Program Sekolah Rakyat Lewat Dukungan Perpustakaan

15 Januari 2026
Pariwisata Aceh Terpukul Banjir Longsor 225 Destinasi Rusak

Pariwisata Aceh Terpukul Banjir Longsor 225 Destinasi Rusak

15 Januari 2026
Manasik Haji Aceh Hadirkan Mock Up Pesawat untuk Simulasi Nyata Jemaah

Manasik Haji Aceh Hadirkan Mock Up Pesawat untuk Simulasi Nyata Jemaah

15 Januari 2026
Tiga Bandara InJourney Airports Terapkan Aplikasi All Indonesia

Penumpang Garuda Indonesia saat Nataru Capai 1,5 Juta Orang

15 Januari 2026

POPULAR

  • Pembangunan Superblok Pakuwon di IKN Segera Dimulai Maret 2026

    Pembangunan Superblok Pakuwon di IKN Segera Dimulai Maret 2026

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
  • Poco Umumkan Peluncuran Poco M8 Dengan Layar Lengkung 3D Tahan Ekstrem

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Jaringan Konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera dan Kesiapan Tol Fungsional

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Clicks Communicator Hadirkan Sensasi Mengetik ala BlackBerry dalam Balutan Android Modern

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Banjir Rusak Ribuan Hektare Sawah di Kota Langsa

    17 shares
    Share 7 Tweet 4

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.