Paris, Kabar SDGs – Lacoste membuat gebrakan besar di tahun 2025 dengan mengganti sementara ikon buaya hijau yang sudah melekat sejak 1933 menjadi simbol kambing. Bukan sembarang kambing, logo ini hadir sebagai penghormatan kepada Novak Djokovic yang dianggap sebagai GOAT atau Greatest of All Time di dunia tenis.
Djokovic sendiri telah menjadi duta merek Lacoste sejak 2017. Bagi Lacoste, keterlibatannya bukan hanya sebagai model, tetapi juga bagian penting dari strategi modernisasi citra brand. Karena itu, ketika Djokovic semakin mantap disebut sebagai GOAT, perusahaan memilih langkah tak biasa dengan menghadirkan logo baru tersebut.
Koleksi terbatas yang dirilis antara lain polo shirt klasik dengan lambang kambing, jaket tenis edisi khusus, hingga aksesoris berupa topi dan tote bag. Produk ini hanya hadir dalam jumlah sangat terbatas sehingga diperkirakan menjadi incaran kolektor, penggemar Djokovic, maupun pencinta mode yang gemar barang ikonik.
Lacoste menegaskan, “Kita bukan cuma punya ikon buaya, tapi juga punya ikon manusia yang setara GOAT di tenis.” Kutipan ini menegaskan bahwa perubahan logo bukan sekadar strategi pemasaran, tetapi juga pernyataan tentang keterhubungan erat antara dunia mode dan olahraga.
Respons publik di media sosial pun beragam. Fans Djokovic menyambut hangat dan menyebut ini sebagai penghargaan paling keren yang pernah dibuat brand fashion untuk seorang atlet. Ada pula komentar yang bernada jenaka, seperti “Akhirnya kambing naik kasta jadi simbol high fashion.” Namun sebagian penggemar lama Lacoste sempat terkejut karena menganggap buaya adalah warisan yang tak boleh diganti. Meski begitu, karena edisi ini terbatas dan hanya tribute untuk Djokovic, banyak yang akhirnya dapat menerima langkah tersebut.
Secara branding, langkah ini terbukti efektif menarik perhatian. Media olahraga, mode, hingga gaya hidup ramai membahas keputusan Lacoste tersebut. Bagi generasi muda, khususnya Gen Z, koleksi dengan cerita unik dan eksklusif seperti ini justru memperkuat posisi Lacoste di pasar.
Pihak perusahaan menegaskan logo buaya tetap menjadi identitas utama dan tidak akan tergantikan. Simbol kambing hanya digunakan sebagai edisi penghormatan khusus kepada Djokovic, sehingga diperkirakan menjadi barang koleksi dengan nilai historis tinggi di masa mendatang.
Keberanian Lacoste untuk melebur warisan klasik dengan sentuhan modern menjadikan logo kambing ini lebih dari sekadar simbol. Ia menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi Djokovic sekaligus bukti bahwa brand legendaris mampu tetap relevan di era baru.












Discussion about this post