• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
24 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Warisan Leluhur di Balai Kota Cirebon Dalam Festival Topeng 2025

by SDGS Admin
30 April 2025
Warisan Leluhur di Balai Kota Cirebon Dalam Festival Topeng 2025
27
SHARES
169
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Cirebon, Kabar SDGs – Balai Kota Cirebon malam itu memiliki suasana yang unik. Di bawah kerlap-kerlip lampu dan hembusan angin malam, enam seniman topeng Cirebon menampilkan pertunjukan yang sarat makna dalam acara puncak Festival Topeng Cirebon 2025 yang diselenggarakan pada Sabtu (26/4).

Wali Kota Cirebon Effendi Edo beserta tim terkait hadir untuk mengapresiasi budaya yang masih hidup dan memberikan inspirasi.

BACA JUGA

Festival Nipah Dorong Ekonomi Budaya Suak Timah

Festival Nipah Dorong Ekonomi Budaya Suak Timah

13 September 2026
Sidoarjo Dorong Ekosistem Seni dan Budaya Lewat Darjonesia Dance Festival

Sidoarjo Dorong Ekosistem Seni dan Budaya Lewat Darjonesia Dance Festival

11 September 2026
Mambesak Akustik Hidupkan Kembali Semangat Seni Papua

Mambesak Akustik Hidupkan Kembali Semangat Seni Papua

7 Agustus 2026

Dalam acara makan malam sebelum pertunjukan, para seniman seperti Nani Kadmini, Nuranani, Inu Kertapati, Baedah, Aerli Rasinah, dan Waryo Sela mempesona audiens melalui tarian topeng yang kaya akan nilai sejarah dan filosofi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon mengungkapkan kebanggaannya terhadap keberhasilan festival ini, yang lebih dari sekadar sebuah pertunjukan seni, melainkan juga momentum untuk merayakan warisan budaya yang terus berlanjut.

“Dari penampilan para seniman ini, kita melihat ingatan yang menari, hikmah yang hidup, serta nilai-nilai mulia yang terwujud dalam bentuk wajah-wajah kayu yang penuh arti,” katanya.

Ia menambahkan penghargaan yang tinggi kepada para seniman yang terus menghidupkan seni topeng di tengah kemajuan zaman.

“Dedikasi dan karya mereka tidak hanya memberi kekayaan bagi seni, namun juga menjaga api budaya yang hampir padam,” imbuhnya.

Festival tahun ini istimewa karena tidak hanya menampilkan pertunjukan, tetapi juga menyelenggarakan seminar dan workshop. Generasi muda diundang untuk tidak hanya mengagumi seni topeng, tetapi juga untuk memahami dan mewarisi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

“Melestarikan budaya tidak cukup hanya melalui pengamatan, melainkan juga harus ada pemahaman dan kajian,” tegas Wali Kota.

Di akhir sambutannya, Effendi Edo mendorong semua pihak untuk terus bekerja sama dalam mengembangkan budaya Cirebon.

“Mari kita saling bersinergi, memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dan dunia akademis—agar budaya ini bukan hanya bertahan, tetapi juga menjadi sumber kehidupan yang menyentuh, menyatukan, dan meningkatkan martabat kita bersama,” harapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, juga menekankan besarnyasemangat generasi muda dalam festival ini.

“Ada workshop topeng dan seminar, alhamdulillah, semangat generasi muda sangat tinggi,” katanya.

Agus menambahkan kehadiran enam maestro di satu panggung bukan sekadar momen bersejarah, tetapi juga langkah awal menuju pengakuan yang lebih besar.

“Ini adalah langkah awal untuk membawa Festival Topeng Cirebon ke tingkat nasional dan bahkan internasional,” ujarnya.

Dukungan juga mengalir dari level nasional. Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, Restu Gunawan, memberikan pujian atas keberhasilan festival ini.

“Visi kebudayaan dari Kota Cirebon terasa sangat nyata. Festival Topeng Cirebon 2025 telah menciptakan sejarah baru yang akan diingat dan diteruskan kepada generasi mendatang,” ungkapnya.

Restu juga merasa bangga dengan keberadaan Museum Topeng Cirebon di area Balai Kota.

“Museum Topeng di Balai Kota Cirebon ini sangat membanggakan, gedung warisan budaya yang berfungsi untuk merawat dan melestarikan kekayaan seni,” tambahnya.

Bagi Restu, Festival Topeng Cirebon lebih dari sekedar pertunjukan, melainkan juga sarana belajar yang menghidupkan kembali nilai-nilai utama dalam masyarakat modern.

“Melalui seminari, workshop, dan dialog, festival ini mengajak publik untuk lebih memahami nilai-nilai yang terkandung dalam seni topeng, serta peranannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Acara puncak menjadi semakin berarti dengan pemberian sertifikat resmi dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia kepada Museum Topeng Cirebon, menandai komitmen untuk merawat warisan budaya.

Share11SendTweet7
Previous Post

Industri Perkebunan Kelapa Sawit Mulai Jajaki Kendaraan Listrik untuk Operasional

Next Post

Bangga Menyatukan Nusantara, ASDP Layani 207 Rute Perintis hingga Penjuru 3T

Next Post
Bangga Menyatukan Nusantara, ASDP Layani 207 Rute Perintis hingga Penjuru 3T

Bangga Menyatukan Nusantara, ASDP Layani 207 Rute Perintis hingga Penjuru 3T

KAI Dukung Kebijakan Penggunaan Transportasi Umum bagi ASN DKI Jakarta

KAI Dukung Kebijakan Penggunaan Transportasi Umum bagi ASN DKI Jakarta

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Festival Musik Tradisi Indonesia 2026 Perkuat Pelestarian Gamelan di Wonosobo

Festival Musik Tradisi Indonesia 2026 Perkuat Pelestarian Gamelan di Wonosobo

23 Oktober 2026
Pertamina Latih 107 UMKM Kalimantan Kelola Arus Kas Usaha

Pertamina Latih 107 UMKM Kalimantan Kelola Arus Kas Usaha

23 Oktober 2026
Candi Muara Takus Didorong Jadi Destinasi Wisata Unggulan Riau

Candi Muara Takus Didorong Jadi Destinasi Wisata Unggulan Riau

23 Oktober 2026
Garden Fest Hadirkan Wisata Sawah dan Edukasi Pertanian di Surabaya

Garden Fest Hadirkan Wisata Sawah dan Edukasi Pertanian di Surabaya

23 Oktober 2026
BI Bali Raih Apresiasi Lewat Program Inovasi UMKM Hijau

BI Bali Raih Apresiasi Lewat Program Inovasi UMKM Hijau

22 Oktober 2026

POPULAR

  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3882 shares
    Share 1553 Tweet 971
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3980 shares
    Share 1592 Tweet 995
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3333 shares
    Share 1333 Tweet 833
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3917 shares
    Share 1567 Tweet 979
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3943 shares
    Share 1577 Tweet 986

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.