• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
7 Desember 2025
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Warisan Leluhur di Balai Kota Cirebon Dalam Festival Topeng 2025

by SDGS Admin
30 April 2025
Warisan Leluhur di Balai Kota Cirebon Dalam Festival Topeng 2025
23
SHARES
141
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Cirebon, Kabar SDGs – Balai Kota Cirebon malam itu memiliki suasana yang unik. Di bawah kerlap-kerlip lampu dan hembusan angin malam, enam seniman topeng Cirebon menampilkan pertunjukan yang sarat makna dalam acara puncak Festival Topeng Cirebon 2025 yang diselenggarakan pada Sabtu (26/4).

Wali Kota Cirebon Effendi Edo beserta tim terkait hadir untuk mengapresiasi budaya yang masih hidup dan memberikan inspirasi.

BACA JUGA

Pemuda Fest 2025 Hidupkan Semangat Kreativitas Anak Muda Kepri

Pemuda Fest 2025 Hidupkan Semangat Kreativitas Anak Muda Kepri

11 November 2025
West Java Festival 2025 Sajikan Gema Lestari di Bandung

West Java Festival 2025 Sajikan Gema Lestari di Bandung

7 November 2025
UniPin Gaungkan Semangat Bangga Main Lokal di Indonesia Comic Con 2025

UniPin Gaungkan Semangat Bangga Main Lokal di Indonesia Comic Con 2025

31 Oktober 2025

Dalam acara makan malam sebelum pertunjukan, para seniman seperti Nani Kadmini, Nuranani, Inu Kertapati, Baedah, Aerli Rasinah, dan Waryo Sela mempesona audiens melalui tarian topeng yang kaya akan nilai sejarah dan filosofi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon mengungkapkan kebanggaannya terhadap keberhasilan festival ini, yang lebih dari sekadar sebuah pertunjukan seni, melainkan juga momentum untuk merayakan warisan budaya yang terus berlanjut.

“Dari penampilan para seniman ini, kita melihat ingatan yang menari, hikmah yang hidup, serta nilai-nilai mulia yang terwujud dalam bentuk wajah-wajah kayu yang penuh arti,” katanya.

Ia menambahkan penghargaan yang tinggi kepada para seniman yang terus menghidupkan seni topeng di tengah kemajuan zaman.

“Dedikasi dan karya mereka tidak hanya memberi kekayaan bagi seni, namun juga menjaga api budaya yang hampir padam,” imbuhnya.

Festival tahun ini istimewa karena tidak hanya menampilkan pertunjukan, tetapi juga menyelenggarakan seminar dan workshop. Generasi muda diundang untuk tidak hanya mengagumi seni topeng, tetapi juga untuk memahami dan mewarisi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

“Melestarikan budaya tidak cukup hanya melalui pengamatan, melainkan juga harus ada pemahaman dan kajian,” tegas Wali Kota.

Di akhir sambutannya, Effendi Edo mendorong semua pihak untuk terus bekerja sama dalam mengembangkan budaya Cirebon.

“Mari kita saling bersinergi, memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dan dunia akademis—agar budaya ini bukan hanya bertahan, tetapi juga menjadi sumber kehidupan yang menyentuh, menyatukan, dan meningkatkan martabat kita bersama,” harapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, juga menekankan besarnyasemangat generasi muda dalam festival ini.

“Ada workshop topeng dan seminar, alhamdulillah, semangat generasi muda sangat tinggi,” katanya.

Agus menambahkan kehadiran enam maestro di satu panggung bukan sekadar momen bersejarah, tetapi juga langkah awal menuju pengakuan yang lebih besar.

“Ini adalah langkah awal untuk membawa Festival Topeng Cirebon ke tingkat nasional dan bahkan internasional,” ujarnya.

Dukungan juga mengalir dari level nasional. Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, Restu Gunawan, memberikan pujian atas keberhasilan festival ini.

“Visi kebudayaan dari Kota Cirebon terasa sangat nyata. Festival Topeng Cirebon 2025 telah menciptakan sejarah baru yang akan diingat dan diteruskan kepada generasi mendatang,” ungkapnya.

Restu juga merasa bangga dengan keberadaan Museum Topeng Cirebon di area Balai Kota.

“Museum Topeng di Balai Kota Cirebon ini sangat membanggakan, gedung warisan budaya yang berfungsi untuk merawat dan melestarikan kekayaan seni,” tambahnya.

Bagi Restu, Festival Topeng Cirebon lebih dari sekedar pertunjukan, melainkan juga sarana belajar yang menghidupkan kembali nilai-nilai utama dalam masyarakat modern.

“Melalui seminari, workshop, dan dialog, festival ini mengajak publik untuk lebih memahami nilai-nilai yang terkandung dalam seni topeng, serta peranannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Acara puncak menjadi semakin berarti dengan pemberian sertifikat resmi dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia kepada Museum Topeng Cirebon, menandai komitmen untuk merawat warisan budaya.

Share9SendTweet6
Previous Post

Industri Perkebunan Kelapa Sawit Mulai Jajaki Kendaraan Listrik untuk Operasional

Next Post

Bangga Menyatukan Nusantara, ASDP Layani 207 Rute Perintis hingga Penjuru 3T

Next Post
Bangga Menyatukan Nusantara, ASDP Layani 207 Rute Perintis hingga Penjuru 3T

Bangga Menyatukan Nusantara, ASDP Layani 207 Rute Perintis hingga Penjuru 3T

KAI Dukung Kebijakan Penggunaan Transportasi Umum bagi ASN DKI Jakarta

KAI Dukung Kebijakan Penggunaan Transportasi Umum bagi ASN DKI Jakarta

Discussion about this post

NEWS UPDATE

PKK Balikpapan Perkuat Kolaborasi Tekan Lonjakan Stunting Lewat Gebyar Karamunting

PKK Balikpapan Perkuat Kolaborasi Tekan Lonjakan Stunting Lewat Gebyar Karamunting

7 Desember 2025
Pemkab Kutai Timur Serahkan Motor Operasional dan Bankeudes untuk Perkuat Peran RT

Pemkab Kutai Timur Serahkan Motor Operasional dan Bankeudes untuk Perkuat Peran RT

6 Desember 2025
Pelindo Daya Sejahtera Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat untuk Tingkatkan Layanan Inklusif

Pelindo Daya Sejahtera Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat untuk Tingkatkan Layanan Inklusif

6 Desember 2025
Semarak Akhir Tahun ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Ragam Budaya Indonesia

Semarak Akhir Tahun ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Ragam Budaya Indonesia

6 Desember 2025
Perayaan Inklusivitas Warnai Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Surabaya

Perayaan Inklusivitas Warnai Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Surabaya

6 Desember 2025

POPULAR

  • Aceh Tengah Mulai Merasakan Dukungan Bantuan dan Berharap Infrastruktur Kembali Pulih

    Aceh Tengah Mulai Merasakan Dukungan Bantuan dan Berharap Infrastruktur Kembali Pulih

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Posko Bencana di Humbang Hasundutan Mulai Bergerak ke Pusat Bencana Sumut

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Muara Enim Hadirkan Program Perlindungan dan Beasiswa S2 bagi Guru

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pembukaan Akses Darat Percepat Penanganan Darurat Bencana Sumatra Utara

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemulihan Jalur Medan Binjai, KA Srilelawangsa Kembali Beroperasi

    18 shares
    Share 7 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.