• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
5 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Kemenekraf Gencar Promosi Film Made in Indonesia Agar Mendunia

by SDGS Admin
3 Februari 2025
Kemenekraf Gencar Promosi Film Made in Indonesia Agar Mendunia
36
SHARES
227
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Film menjadi salah satu alat dalam sektor ekonomi kreatif yang memiliki kedekatan dengan masyarakat. Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) secara aktif memberikan dukungan kepada para pembuat film lokal agar karya-karya film Indonesia dapat dikenal luas di seluruh dunia.

Salah satu langkah yang diambil adalah dengan mengadakan acara nonton bersama. Contohnya, pada hari Jumat, 24 Januari 2025, Kemenekraf mengundang beberapa menteri untuk menyaksikan film terbaru dari Visinema berjudul Ambyar Mak Byar di XXI Plaza Indonesia, Jakarta.

BACA JUGA

Pemutaran Film Tanah Sengketa Tingkatkan Literasi Pertanahan Warga

Pemutaran Film Tanah Sengketa Tingkatkan Literasi Pertanahan Warga

27 Juni 2026
Film ROOTS Karya Michael Schindhelm Tayang di Perth

Film ROOTS Karya Michael Schindhelm Tayang di Perth

11 April 2026
Roadshow Pelangi di Mars Sapa Penonton Sumatra

Roadshow Pelangi di Mars Sapa Penonton Sumatra

29 Maret 2026

Menteri Ekonomi Kreatif dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, bersama dengan Wakil Menteri Kreatif Irene Umar mengajak Menteri Koordinator Perekonomian dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono serta Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri. Selain itu, dari pihak Kemenekraf juga hadir Sekretaris Kementerian, Dessy Ruhati, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Muhammad Neil El Himam, serta Deputi Bidang Kreativitas Media Agustini Rahayu.

Film Ambyar Mak Byar menceritakan tentang perjuangan seorang musisi campursari dalam meraih impian menjadi penyanyi sukses. Dengan genre komedi musikal, film tersebut dipandang oleh Menekraf Riefky sebagai pembawa nuansa budaya Indonesia, terutama musik campursari, sehingga dapat menjadi media untuk mengenalkan budaya dan musik khas Indonesia di tingkat internasional.

“Tidak semua produser dan sutradara memiliki visi yang sama mengenai film yang mengangkat budaya Indonesia. Namun, proyek ini sangat luar biasa karena mengangkat campursari melibatkan penyanyi terkenal Indonesia. Saya menyadari bahwa rencana Visinema bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk dunia,” ungkap Menekraf Riefky setelah acara nonton bersama.

Kemenekraf juga berperan aktif untuk memastikan bahwa industri film Indonesia yang tengah berkembang tetap berada di jalur yang benar. Menekraf Riefky menyatakan bahwa berbagai langkah telah diambil dan akan terus dilakukan untuk memastikan potensi film Indonesia tidak hanya berkembang di dalam negeri tetapi juga mampu menjangkau pasar global.

“Pada tahun 2025, target kami adalah mencapai 81 juta penonton untuk film Indonesia, dan kami yakin angka itu akan terus bertambah. Mengingat potensi ini, Kementerian Ekonomi Kreatif tidak mungkin membiarkan mereka berjuang sendirian. Kami akan berkumpul untuk merencanakan kolaborasi yang dapat mendorong perkembangan lebih lanjut,” tutup Menekraf Riefky.

“Selain itu, kami juga kemarin bersama-sama dengan Badan Perfilman Indonesia beserta 65 asosiasinya sedang memperjuangkan perihal pembajakan. Jangan sampai apa yang sudah diproduksi susah payah hanya dalam hitungan menit sudah dibajak,” imbuh Menekraf Riefky.

Sejalan dengan itu, Menko AHY berpendapat bahwa film Ambyar Mak Byar hadir tidak hanya sebagai hiburan tetapi juga menampilkan elemen budaya lokal. Menko AHY juga menggarisbawahi bahwa genre musikal biasanya jarang dijelajahi di dalam negeri.

“Film ini disajikan dengan menarik, bergenre komedi tetapi dengan sentuhan musik koplo. Seperti yang kita ketahui, musik koplo tidak hanya populer di Jawa tetapi juga banyak pendukungnya di seluruh Indonesia. Semoga ini menjadi langkah awal untuk kemajuan industri perfilman yang dipadukan dengan musikal, karena ini dapat mengangkat budaya Indonesia yang kaya dengan keunikan masing-masing daerah,” ujar AHY.

Sementara itu, Angga Dwimas Sasongko, sebagai Pendiri dan CEO Visinema, menyampaikan rasa terima kasih kepada Kemenekraf atas perhatian yang luar biasa. Di hadapan Menekraf Riefky dan para tamu dalam acara nobar itu, Angga berharap film Indonesia tidak hanya sukses di dalam negeri.

“Visinema memiliki beberapa unit usaha dan anak perusahaan yang berfokus pada penciptaan cerita dari seluruh Indonesia untuk bisa dikenal di dunia, dan hari ini kita menyaksikan dua karya yang sangat lokal yang akan go global. Kami ingin membuktikan bahwa para kreator muda Indonesia tidak hanya andal di dalam negeri, tetapi juga memiliki tujuan untuk membawa Indonesia ke panggung dunia,” kata Angga.

Selain pemutaran Ambyar Mak Byar, Visinema juga menampilkan 12 menit pertama dari film animasi buatan anak bangsa yang berjudul Jumbo, yang akan dirilis pada April 2025. Angga menyebutkan bahwa film Jumbo akan ditayangkan di lebih dari 20 negara di seluruh dunia.

“Semoga ini memberikan gambaran kepada semua yang hadir di sini mengenai sejauh mana kami bisa melangkah sebagai pengisah cerita Indonesia ke dunia,” ungkap Angga.

Share14SendTweet9
Previous Post

Budaya Lokal Dibawa ke Ranah Global Lewat Pokemon

Next Post

Gim Lokal Sekarang Semakin Dikenal Masyarakat Internasional

Next Post
Gim Lokal Sekarang Semakin Dikenal Masyarakat Internasional

Gim Lokal Sekarang Semakin Dikenal Masyarakat Internasional

Tiga Keahlian Langka di Indonesia Saat Ini Menurut Menaker

Tiga Keahlian Langka di Indonesia Saat Ini Menurut Menaker

Discussion about this post

NEWS UPDATE

PLN UID Kaltimra Raih Platinum Nusantara CSR Awards 2026

PLN UID Kaltimra Raih Platinum Nusantara CSR Awards 2026

5 Agustus 2026
Aceh Raih Penghargaan Transportasi Indonesia Award 2026

Aceh Raih Penghargaan Transportasi Indonesia Award 2026

4 Agustus 2026
Airbnb Catat Tren Wisata Kuliner Terus Meningkat di Bali

Airbnb Catat Tren Wisata Kuliner Terus Meningkat di Bali

4 Agustus 2026
Bandara Internasional Soekarno-Hatta Perluas Layanan Umrah

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Perluas Layanan Umrah

4 Agustus 2026
InJourney Perkuat SDM Pariwisata di Manggarai Barat

InJourney Perkuat SDM Pariwisata di Manggarai Barat

4 Agustus 2026

POPULAR

  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1366 shares
    Share 546 Tweet 342
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1646 shares
    Share 658 Tweet 412
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1358 shares
    Share 543 Tweet 340
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1366 shares
    Share 546 Tweet 342
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1346 shares
    Share 538 Tweet 337

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.