• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
21 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Eksistensi Desa Wisata Gerabah Bangkitkan Ekonomi Magelang

by Riski Yanti
5 Juni 2022
Eksistensi Desa Wisata Gerabah Bangkitkan Ekonomi Magelang
45
SHARES
283
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Desa wisata gerabah, memiliki produk unggulan kreatif gerabah yang telah ada sejak turun-temurun. Sehingga potensial membantu bangkitnya ekonomi di Magelang.

MAGELANG, KabarSDGs – Borobudur tak hanya terkenal dengan tempat wisata candinya saja. Namun juga terdapat Desa Wisata Klipoh yang merupakan salah satu bukti sejarah perkembangan gerabah di Jawa Tengah.

BACA JUGA

Kemenpar-Kemenkop Kolaborasi Percepat Pendirian Kopdes Merah Putih di Desa Wisata

Kemenpar-Kemenkop Kolaborasi Percepat Pendirian Kopdes Merah Putih di Desa Wisata

15 Januari 2026
Astra Honda Dorong Jalatrang Jadi Desa Wisata Berkelanjutan

Astra Honda Dorong Jalatrang Jadi Desa Wisata Berkelanjutan

16 Desember 2025
Delapan Curug Desa Kemang Jadi Magnet Wisata Alam Baru

Delapan Curug Desa Kemang Jadi Magnet Wisata Alam Baru

12 Desember 2025

Berjarak 3 kilometer dari Candi Borobudur, Desa Wisata Klipoh yang terletak di Karanganyar, Kecamatan Borobudur, Magelang ini menyimpan cerita masa lalu tentang kerajinan gerabah.

Salah seorang perajin gerabah di Desa Wisata Klipoh, Rupiah, mengisahkan bahwa gerabah menjadi salah satu peninggalan berharga bagi masyarakat Desa Klipoh. Sejarah terbentuknya Desa Klipoh pun berkaitan erat dengan perkembangan kerajinan gerabah.

“Desa ini berkaitan dengan kerajinan gerabah, dan munculnya gerabah ini juga berbarengan dengan dibangunnya Candi Borobudur,” ujar Rupiah.

Ia berbicara sembari menjalankan tepian alat pemutar gerabah yang berbentuk lingkaran pipih. Selama alat berputar, kedua tangannya terampil membentuk dan menghaluskan tanah liat di atasnya.

Sejarah Desa Klipoh bermula dari kedatangan seorang perempuan di sebuah alas (hutan). Ia merupakan seorang janda yang memiliki gelar tinggi dari Kerajaan Medang.

Credit by Kemenparekrad

Adanya permasalahan yang terjadi di kerajaan, membuat ia serta pendhereknya (pengikutnya) harus meninggalkan kerajaan dan berpindah ke wilayah yang saat ini disebut Klipoh.

Wilayah tersebut kemudian menjadi tempat tinggalnya yang hingga kini dapat diketahui dari tekstur tanah dan kedekatan dengan sumber air. Karena alasan tersebut, warga sekitar memberi nama kepada perempuan tersebut dengan sebutan Nyai Kalipah.

“Kalipah sendiri terdiri dari dua kata, yakni kali dan pohe. Kali berarti sungai dan pohe berarti tempatnya sehingga Kalipah memiliki makna yaitu sungai sebagai tempat tinggalnya,” ujar Rupiah.

Sembari tangan kanan Rupiah menghaluskan adonan tanah dengan kertas, dan tangan kirinya mengatur ritme putaran mesin manual itu, ia menjelaskan bahwa Nyai Kalipah adalah orang pertama yang mengajarkan dan mengembangkan gerabah di wilayahnya.

Karena keahliannya dalam membuat gerabah, Nyai Kalipah memimpin para pengikutnya untuk membangun sebuah perkampungan yang diberi nama Desa Klipoh. Sampai saat ini kerajinan gerabah terus bertahan di Dusun Klipoh.

“Begitu mulanya, sampai akhirnya dari dahulu hingga sekarang gerabah menjadi mata pencaharian masyarakat sini. Masyarakat kami hidup dari penjualan gerabah,” kata Rupiah.

Proses pembuatan gerabah di Desa Klipoh pun menggunakan teknik yang masih sederhana berdasarkan pengetahuan yang diwariskan secara turun-temurun.

Rupiah mengungkapkan bahwa kegiatan dan proses pembuatan gerabah yang diwariskan secara turun-temurun ini terukir pada salah satu relief Borobudur.

Share18SendTweet11
Previous Post

Presiden Beri Trofi di Podium, E-prix Wujudkan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Next Post

Kerajinan Gerabah Dikembangkan Jadi Daya Tarik Wisata

Next Post
Eksistensi Desa Wisata Gerabah Bangkitkan Ekonomi Magelang

Kerajinan Gerabah Dikembangkan Jadi Daya Tarik Wisata

PT Jasa Raharja Buka Lowongan Kerja Program LBJR

PT Jasa Raharja Buka Lowongan Kerja Program LBJR

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Festival UMKM Lampung Timur Dorong Ekonomi Desa

Festival UMKM Lampung Timur Dorong Ekonomi Desa

21 April 2026
Lampung Percepat Layanan Kesehatan Daerah dan Distribusi Farmasi

Lampung Percepat Layanan Kesehatan Daerah dan Distribusi Farmasi

21 April 2026
Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

21 April 2026
KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

21 April 2026
Gunakan Skema Fast Track, Kloter Pertama Jemaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

Gunakan Skema Fast Track, Kloter Pertama Jemaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

20 April 2026

POPULAR

  • Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Lampung Siapkan PLTSa Kapasitas Seribu Ton Per Hari

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Ribuan Pelamar Padati Booth KAI di Campus Job Fair Semarang

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.