Lombok Tengah, Kabar SDGs – PT PLN (Persero) memperkuat kesiapan sistem kelistrikan untuk mendukung penyelenggaraan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Ajang balap motor internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026.
Untuk memastikan pasokan listrik tetap tersedia selama kegiatan berlangsung, PLN menyiagakan lebih dari 500 personel di lapangan. Perseroan juga menetapkan 15 titik prioritas di kawasan Mandalika yang akan mendapat pengamanan melalui skema empat lapis serta dukungan berbagai peralatan kelistrikan cadangan.
Direktur Distribusi PLN Arsyadany G. Akmalaputri mengatakan PLN berkomitmen mendukung pelaksanaan MotoGP di Mandalika yang memasuki penyelenggaraan kelima dengan memastikan pasokan listrik dalam kondisi andal. Menurutnya, keandalan sistem kelistrikan menjadi salah satu faktor penting untuk menunjang seluruh aktivitas selama event internasional tersebut.
”Saat ini kami sedang menyiapkan berbagai langkah penguatan, baik dari sisi infrastruktur, personel maupun kesiapan peralatan agar kebutuhan listrik selama rangkaian agenda MotoGP dapat terpenuhi secara andal. Ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memberikan layanan kelistrikan terbaik sekaligus mendukung lancarnya berbagai kegiatan internasional di Indonesia,” ujar Arsyadany, Minggu (13/9).
Salah satu langkah penguatan dilakukan melalui pemasangan tiga titik inlet Unit Gardu Bergerak (UGB) dengan kapasitas total mencapai 1.280 kilovolt ampere (kVA). Infrastruktur tersebut menjadi bagian dari sistem pengamanan pasokan listrik berlapis yang disiapkan PLN untuk kawasan sirkuit.
Ketiga inlet UGB tersebut masing-masing memiliki kapasitas 250 kVA, 400 kVA, dan 630 kVA. Fasilitas ini memungkinkan mobilisasi Unit Gardu Bergerak sebagai bagian dari dukungan tambahan apabila diperlukan selama pelaksanaan MotoGP.
Selain itu, PLN menyiapkan berbagai peralatan pendukung untuk mengantisipasi kebutuhan kelistrikan selama event berlangsung. Peralatan yang disiagakan terdiri atas 19 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 13 Unit Gardu Bergerak (UGB), dan tujuh unit genset.
Penyiapan berbagai infrastruktur tersebut menjadi langkah antisipasi PLN untuk memastikan kebutuhan listrik di kawasan Mandalika dapat terpenuhi secara memadai dan andal. Dukungan kelistrikan tersebut sekaligus diarahkan untuk menunjang sektor pariwisata dan kegiatan internasional yang berlangsung di Indonesia.
“MotoGP Mandalika bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga momentum besar bagi pariwisata dan perekonomian nasional. Dengan potensi puluhan ribu wisatawan yang hadir, PLN ingin memastikan listrik yang andal turut mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, sekaligus memberikan kesan positif bagi wisatawan yang datang ke Mandalika,” ucap Arsyadany.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) Yondri Zulfadli mengatakan persiapan sistem kelistrikan untuk MotoGP di Sirkuit Mandalika saat ini berjalan sesuai rencana.
“Alhamdulillah, pemasangan tiga titik inlet UGB sebagai salah satu infrastruktur krusial di lokasi Sirkuit Mandalika telah selesai. Infrastruktur ini menjadi bagian penting dari sistem pengamanan kelistrikan berlapis yang akan diterapkan saat gelaran MotoGP di Mandalika pada Oktober nanti,” ucap Yondri.
Setelah pemasangan inlet UGB selesai, PLN UIW NTB melanjutkan persiapan sejumlah peralatan cadangan. Pemantauan terhadap keseluruhan kesiapan sistem juga terus dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan dapat dipenuhi sebelum memasuki masa siaga MotoGP.
“Saat ini sejumlah peralatan backup, seperti UPS dan genset telah siap,” ujar Yondri.
PLN juga terus memeriksa kondisi infrastruktur kelistrikan di kawasan Mandalika dan melakukan koordinasi secara berkelanjutan dengan berbagai pihak. Koordinasi tersebut termasuk dengan MotoGP Sports Entertainment Group sebagai penyelenggara untuk memastikan kebutuhan daya dan pasokan listrik dapat diakomodasi.
”Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak, khususnya penyelenggara guna memastikan kebutuhan daya, kondisi jaringan, serta kesiapan peralatan pendukung. Hal ini kami lakukan agar MotoGP dapat didukung dengan sistem yang andal dan siap menghadapi berbagai kondisi operasional. Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat dan seluruh stakeholder agar semua persiapan ini dapat tuntas dan berjalan lancar, sehingga event kelas dunia yang kembali hadir di Nusa Tenggara Barat ini dapat kami listriki dengan sebaik-baiknya,” tutup Yondri.












Discussion about this post