• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
13 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Prabowo Luncurkan Program PLTS 100 GWp di Bali

by SDGS Admin
25 Agustus 2026
Prabowo Luncurkan Program PLTS 100 GWp di Bali
17
SHARES
109
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jembrana, Kabar SDGs – Presiden Prabowo Subianto tiba di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/08/2026), untuk meluncurkan sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp).

Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB. Dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo tampak mengenakan setelan safari berwarna krem saat menghadiri agenda tersebut.

BACA JUGA

PLN Tambah Kapasitas Listrik 3 MW di Sabang

PLN Tambah Kapasitas Listrik 3 MW di Sabang

26 Agustus 2026
Bali Siapkan Lima Kawasan Rendah Emisi

Bali Siapkan Lima Kawasan Rendah Emisi

11 Agustus 2026
Koperasi Sawahlunto Olah Limbah Jadi Produk Bernilai

Koperasi Sawahlunto Olah Limbah Jadi Produk Bernilai

22 Mei 2026

Sejumlah pejabat negara turut mendampingi Presiden dalam kegiatan itu. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Turut hadir Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, dan Gubernur Bali I Wayan Koster.

Pembangunan PLTS berkapasitas 100 GWp yang diluncurkan di Gilimanuk, Jembrana, merupakan bagian dari Program Kerja Prioritas Nasional Klaster Kemandirian Energi dan Air. Pemerintah menempatkan program tersebut sebagai salah satu langkah untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus menekan ketergantungan Indonesia terhadap sumber energi fosil.

“Presiden telah menginstruksikan agar pembangunan 100 GWp PLTS dipercepat dan diselesaikan pada 2029, dengan efisiensi biaya listrik diperkirakan mencapai Rp73,9 triliun per tahun. Pada 2026, pemerintah menargetkan pembangunan 30 GWp PLTS sekaligus penghentian 13 GW pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD),” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangannya, Selasa, 25 Agustus 2026.

Indonesia sendiri mempunyai potensi energi surya yang sangat besar, diperkirakan mencapai sekitar 3.294 GWp. Meski demikian, kapasitas PLTS yang telah terpasang hingga April 2026 baru berada di kisaran 1,5 GWp.

Pembangunan PLTS 100 GWp dirancang melalui tiga tahapan. Pada tahap pertama kapasitas yang dibangun mencapai 17 GWp, kemudian tahap kedua sebesar 18 GWp, sementara tahap ketiga ditargetkan mencapai 30 GWp.

Pengembangan energi baru terbarukan juga telah dilakukan pemerintah sepanjang 2025. Sebanyak 15 pembangkit EBT dibangun, terdiri dari 12 PLTS dan tiga pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). Keseluruhan proyek tersebut memiliki nilai pembangunan Rp103,3 miliar dan telah memberikan akses layanan energi kepada 1.831 kepala keluarga serta 131 fasilitas umum.

Program pembangunan berlanjut pada 2026 melalui pengembangan PLTS Terpadu di 39 lokasi yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Infrastruktur tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan listrik 4.259 rumah tangga dengan total nilai pembangunan mencapai Rp450,2 miliar.

Di sektor pembangkit mikrohidro, pemerintah juga melanjutkan pembangunan PLTMH di tiga lokasi. Proyek tersebut diproyeksikan memberikan manfaat kepada 464 rumah tangga dengan nilai investasi sebesar Rp50,4 miliar.

Upaya memperluas akses listrik turut dilakukan melalui program listrik desa yang kini mencakup 1.403 lokasi di 36 provinsi. Sementara itu, sebanyak 220.845 rumah tangga tidak mampu telah memperoleh manfaat dari program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).

“Program PLTS 100 GWp juga diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru melalui investasi pembangkit, baterai, dan jaringan, penguatan industri solar PV dalam negeri, serta penciptaan green jobs. RUPTL 2025–2034 diproyeksikan menciptakan sekitar 1,7 juta lapangan pekerjaan, lebih dari 760 ribu di antaranya berpotensi menjadi green jobs,” ucap Prasetyo.

Pemerintah menargetkan pembangunan PLTS 100 GWp dapat dilaksanakan secara bertahap dengan perencanaan yang terukur. Selain memperkuat kemandirian energi, program tersebut diarahkan untuk meningkatkan ketahanan energi sekaligus mendorong daya saing Indonesia melalui pengembangan energi bersih dan industri pendukungnya.

Share7SendTweet4
Previous Post

Kunjungi Pulau Palue, Menteri Dody Siapkan Solusi Air Bersih dan Pengamanan Pantai

Next Post

DPR Minta Insentif untuk Nakes Korban Bencana

Next Post
DPR Minta Insentif untuk Nakes Korban Bencana

DPR Minta Insentif untuk Nakes Korban Bencana

Grand Wedding Fair 2026 Hadirkan Pengalaman Pernikahan di Surabaya

Grand Wedding Fair 2026 Hadirkan Pengalaman Pernikahan di Surabaya

Discussion about this post

NEWS UPDATE

TPS Catat Arus Peti Kemas Internasional 120.725 TEUs pada September 2026

TPS Catat Arus Peti Kemas Internasional 120.725 TEUs pada September 2026

12 Oktober 2026
Kaltim Revisi RTRW untuk Perkuat Klaster Industri dan Ekonomi Berkelanjutan

Kaltim Revisi RTRW untuk Perkuat Klaster Industri dan Ekonomi Berkelanjutan

12 Oktober 2026
Sambut MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintasan Padangbai–Lembar

Sambut MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintasan Padangbai–Lembar

12 Oktober 2026
Indonesia Logistics Awards 2026, SCI Tekankan Penguatan Rantai Pasok dan Ketahanan Energi Hadari 2027

Indonesia Logistics Awards 2026, SCI Tekankan Penguatan Rantai Pasok dan Ketahanan Energi Hadari 2027

12 Oktober 2026
Kemenhaj Imbau WNI di Arab Saudi Tingkatkan Kewaspadaan

Kemenhaj Imbau WNI di Arab Saudi Tingkatkan Kewaspadaan

12 Oktober 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3733 shares
    Share 1493 Tweet 933
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3726 shares
    Share 1490 Tweet 932
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3672 shares
    Share 1469 Tweet 918
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3698 shares
    Share 1479 Tweet 925
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4020 shares
    Share 1608 Tweet 1005

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.