• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
10 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Desa Pengejaran Dorong Hilirisasi Kopi

by SDGS Admin
25 Agustus 2026
Desa Pengejaran Dorong Hilirisasi Kopi
16
SHARES
102
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Bangli, Kabar SDGs – Petani kopi di Desa Pengejaran, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, mulai mengembangkan pengolahan hasil panen untuk mengurangi ketergantungan pada penjualan biji kopi mentah atau green bean. Melalui Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Sumber Wana, hasil pertanian kini diarahkan menjadi produk kopi sangrai dan kopi bubuk dengan nilai tambah lebih tinggi.

Pengembangan tersebut mendapat dukungan dari tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) melalui penyediaan sekaligus pendampingan penggunaan mesin penyangrai kopi. Teknologi tersebut diharapkan membantu kelompok tani meningkatkan kualitas hasil olahan sekaligus memperkuat posisi petani dalam rantai bisnis kopi.

BACA JUGA

Fore Coffee Buka Gerai Perdana di Gresik

Fore Coffee Buka Gerai Perdana di Gresik

20 September 2026
Barista Muda Adu Kreativitas di Surabaya

Barista Muda Adu Kreativitas di Surabaya

4 September 2026
Kopi Batu Bara Ramaikan PRSU

Kopi Batu Bara Ramaikan PRSU

18 Juli 2026

Ketua Tim PkM Undiksha, Prof. Dr. I Gede Astra Wesnawa, M.Si., mengatakan selama ini petani masih banyak menjual hasil produksi dalam bentuk biji mentah sehingga nilai ekonomi yang lebih besar dari proses pengolahan justru dinikmati pihak lain.

“Selama ini petani kita hanya berhenti di tahap panen dan jemur lalu menjual biji mentah. Padahal lonjakan nilai ekonomi terbesar ada di proses roasting dan pengemasan. Kami ingin memutus rantai itu agar keuntungannya tinggal di desa dan dirasakan langsung oleh warga Pengejaran,” kata Wesnawa di Desa Pengejaran, Bangli, Kamis (20/8/2026).

Mesin roasting yang diberikan memiliki kapasitas hingga 5 kilogram dalam satu proses. Peralatan tersebut dilengkapi sejumlah sistem pengendalian untuk membantu menghasilkan tingkat kematangan kopi secara lebih konsisten, seperti thermo drum digital, thermo beans digital, speed control, serta sistem pendingin atau cooling blower.

Dengan fasilitas tersebut, petani memiliki keleluasaan untuk menyesuaikan proses penyangraian berdasarkan karakteristik biji dan kebutuhan pasar. Penguasaan teknologi pengolahan di tingkat desa juga membuka peluang bagi kelompok tani untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang lebih terukur.

Perbekel Desa Pengejaran, I Wayan Arta, menilai keberadaan fasilitas penyangraian menjadi langkah penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa. Sebelumnya, petani memiliki pilihan terbatas untuk memasarkan hasil panen dalam bentuk green bean kepada tengkulak atau pembeli dalam skala besar.

“Sebelumnya kami tidak punya pilihan selain melepas green bean dengan harga tengkulak atau pembeli besar. Sekarang, secara bertahap LPHD Sumber Wana bisa menyangrai sendiri dengan standar mutu yang terukur. Kami optimistis bisa membangun merek kopi khas Desa Pengejaran yang punya daya saing tinggi,” tutur Arta.

Dukungan program tidak hanya diberikan dalam bentuk mesin. Pengurus LPHD Sumber Wana juga memperoleh pelatihan untuk meningkatkan kemampuan teknis dalam mengoperasikan peralatan tersebut. Materi pendampingan meliputi pengaturan suhu selama proses penyangraian, penggunaan mesin, hingga perawatan rutin agar fasilitas dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya mendorong hilirisasi komoditas kopi di tingkat desa. Dengan mengolah hasil panen sendiri, masyarakat tidak lagi hanya berperan sebagai pemasok bahan baku, tetapi memiliki kesempatan memperoleh nilai ekonomi dari tahapan produksi lanjutan.

Program tersebut memperoleh pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI melalui Skema Pemberdayaan Berbasis Kewilayahan Tahun 2026.

Melalui dukungan teknologi dan peningkatan kapasitas masyarakat, Desa Pengejaran diarahkan untuk berkembang dari wilayah penghasil bahan baku menjadi kawasan yang mampu memproduksi kopi olahan secara mandiri. Langkah tersebut sekaligus membuka peluang bagi lahirnya produk kopi khas desa yang memiliki daya saing dan dapat memperkuat perekonomian masyarakat Kintamani.

Share6SendTweet4
Previous Post

Bandara Ngurah Rai Percepat Transfer Antar Terminal Internasional-Domestik

Next Post

Dinkes Muba Bagikan Seribu Masker untuk Lindungi Warga

Next Post
Dinkes Muba Bagikan Seribu Masker untuk Lindungi Warga

Dinkes Muba Bagikan Seribu Masker untuk Lindungi Warga

Pelindo Daya Sejahtera Perkuat Literasi Sekolah

Pelindo Daya Sejahtera Perkuat Literasi Sekolah

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pelindo Dorong Integrasi Infrastruktur untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi

Pelindo Dorong Integrasi Infrastruktur untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi

10 Oktober 2026
Kemkomdigi Siapkan Aturan Transparansi Harga Layanan Antar Barang dan Makanan

Kemkomdigi Siapkan Aturan Transparansi Harga Layanan Antar Barang dan Makanan

10 Oktober 2026
Mengenal Thomas Oentoro, Eks Eksekutif INA

Mengenal Thomas Oentoro, Eks Eksekutif INA

10 Oktober 2026
TPS 3R di Stasiun Gambir, Dorong Pengelolaan Sampah Menjadi Bernilai Guna

TPS 3R di Stasiun Gambir, Dorong Pengelolaan Sampah Menjadi Bernilai Guna

10 Oktober 2026
Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Akan Dioperasikan dengan Tarif

Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Akan Dioperasikan dengan Tarif

10 Oktober 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3657 shares
    Share 1463 Tweet 914
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3660 shares
    Share 1464 Tweet 915
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3632 shares
    Share 1453 Tweet 908
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3601 shares
    Share 1440 Tweet 900
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3951 shares
    Share 1580 Tweet 988

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.