• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
26 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Desa Pengejaran Dorong Hilirisasi Kopi

by SDGS Admin
25 Agustus 2026
Desa Pengejaran Dorong Hilirisasi Kopi
14
SHARES
90
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Bangli, Kabar SDGs – Petani kopi di Desa Pengejaran, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, mulai mengembangkan pengolahan hasil panen untuk mengurangi ketergantungan pada penjualan biji kopi mentah atau green bean. Melalui Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Sumber Wana, hasil pertanian kini diarahkan menjadi produk kopi sangrai dan kopi bubuk dengan nilai tambah lebih tinggi.

Pengembangan tersebut mendapat dukungan dari tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) melalui penyediaan sekaligus pendampingan penggunaan mesin penyangrai kopi. Teknologi tersebut diharapkan membantu kelompok tani meningkatkan kualitas hasil olahan sekaligus memperkuat posisi petani dalam rantai bisnis kopi.

BACA JUGA

Kopi Batu Bara Ramaikan PRSU

Kopi Batu Bara Ramaikan PRSU

18 Juli 2026
PHC Tingkatkan Pertumbuhan Kopi di Lampung Barat

PHC Tingkatkan Pertumbuhan Kopi di Lampung Barat

2 Juli 2026
Festival Kopi dan UMKM Meriahkan Alun-Alun Jember

Festival Kopi dan UMKM Meriahkan Alun-Alun Jember

20 Mei 2026

Ketua Tim PkM Undiksha, Prof. Dr. I Gede Astra Wesnawa, M.Si., mengatakan selama ini petani masih banyak menjual hasil produksi dalam bentuk biji mentah sehingga nilai ekonomi yang lebih besar dari proses pengolahan justru dinikmati pihak lain.

“Selama ini petani kita hanya berhenti di tahap panen dan jemur lalu menjual biji mentah. Padahal lonjakan nilai ekonomi terbesar ada di proses roasting dan pengemasan. Kami ingin memutus rantai itu agar keuntungannya tinggal di desa dan dirasakan langsung oleh warga Pengejaran,” kata Wesnawa di Desa Pengejaran, Bangli, Kamis (20/8/2026).

Mesin roasting yang diberikan memiliki kapasitas hingga 5 kilogram dalam satu proses. Peralatan tersebut dilengkapi sejumlah sistem pengendalian untuk membantu menghasilkan tingkat kematangan kopi secara lebih konsisten, seperti thermo drum digital, thermo beans digital, speed control, serta sistem pendingin atau cooling blower.

Dengan fasilitas tersebut, petani memiliki keleluasaan untuk menyesuaikan proses penyangraian berdasarkan karakteristik biji dan kebutuhan pasar. Penguasaan teknologi pengolahan di tingkat desa juga membuka peluang bagi kelompok tani untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang lebih terukur.

Perbekel Desa Pengejaran, I Wayan Arta, menilai keberadaan fasilitas penyangraian menjadi langkah penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa. Sebelumnya, petani memiliki pilihan terbatas untuk memasarkan hasil panen dalam bentuk green bean kepada tengkulak atau pembeli dalam skala besar.

“Sebelumnya kami tidak punya pilihan selain melepas green bean dengan harga tengkulak atau pembeli besar. Sekarang, secara bertahap LPHD Sumber Wana bisa menyangrai sendiri dengan standar mutu yang terukur. Kami optimistis bisa membangun merek kopi khas Desa Pengejaran yang punya daya saing tinggi,” tutur Arta.

Dukungan program tidak hanya diberikan dalam bentuk mesin. Pengurus LPHD Sumber Wana juga memperoleh pelatihan untuk meningkatkan kemampuan teknis dalam mengoperasikan peralatan tersebut. Materi pendampingan meliputi pengaturan suhu selama proses penyangraian, penggunaan mesin, hingga perawatan rutin agar fasilitas dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya mendorong hilirisasi komoditas kopi di tingkat desa. Dengan mengolah hasil panen sendiri, masyarakat tidak lagi hanya berperan sebagai pemasok bahan baku, tetapi memiliki kesempatan memperoleh nilai ekonomi dari tahapan produksi lanjutan.

Program tersebut memperoleh pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI melalui Skema Pemberdayaan Berbasis Kewilayahan Tahun 2026.

Melalui dukungan teknologi dan peningkatan kapasitas masyarakat, Desa Pengejaran diarahkan untuk berkembang dari wilayah penghasil bahan baku menjadi kawasan yang mampu memproduksi kopi olahan secara mandiri. Langkah tersebut sekaligus membuka peluang bagi lahirnya produk kopi khas desa yang memiliki daya saing dan dapat memperkuat perekonomian masyarakat Kintamani.

Share6SendTweet4
Previous Post

Bandara Ngurah Rai Percepat Transfer Antar Terminal Internasional-Domestik

Next Post

Dinkes Muba Bagikan Seribu Masker untuk Lindungi Warga

Next Post
Dinkes Muba Bagikan Seribu Masker untuk Lindungi Warga

Dinkes Muba Bagikan Seribu Masker untuk Lindungi Warga

Pelindo Daya Sejahtera Perkuat Literasi Sekolah

Pelindo Daya Sejahtera Perkuat Literasi Sekolah

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Operasional Transportasi Wilayah Kalimantan Berjalan Normal

Operasional Transportasi Wilayah Kalimantan Berjalan Normal

25 Agustus 2026
Pelintasan Sebidang 183 Rangkasbitung Ditutup Permanen

Pelintasan Sebidang 183 Rangkasbitung Ditutup Permanen

25 Agustus 2026
Masyarakat Diimbau Gunakan Kendaraan Berizin dan Laik Jalan

Masyarakat Diimbau Gunakan Kendaraan Berizin dan Laik Jalan

25 Agustus 2026
Menhub Dudy Instruksikan Peningkatan Keselamatan Transportasi di Kepulauan Riau

Menhub Dudy Instruksikan Peningkatan Keselamatan Transportasi di Kepulauan Riau

25 Agustus 2026
Grand Wedding Fair 2026 Hadirkan Pengalaman Pernikahan di Surabaya

Grand Wedding Fair 2026 Hadirkan Pengalaman Pernikahan di Surabaya

25 Agustus 2026

POPULAR

  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    2015 shares
    Share 806 Tweet 504
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2326 shares
    Share 930 Tweet 582
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2024 shares
    Share 810 Tweet 506
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2064 shares
    Share 826 Tweet 516
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2030 shares
    Share 812 Tweet 508

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.