• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
5 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Bali Perkuat Kerja Sama Eropa untuk Investasi

by SDGS Admin
20 Agustus 2026
Bali Perkuat Kerja Sama Eropa untuk Investasi
17
SHARES
108
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Denpasar, Kabar SDGs – Pemerintah Provinsi Bali memperluas kerja sama internasional sebagai bagian dari upaya membuka peluang investasi sekaligus mempercepat pengembangan sektor strategis daerah. Penguatan jejaring tersebut dilakukan melalui sinergi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, terutama untuk membangun hubungan yang lebih erat dengan mitra dari kawasan Eropa.

Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan Gubernur Bali Wayan Koster bersama jajaran Kementerian Luar Negeri di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Jumat, 14 Agustus 2026. Pertemuan tersebut turut dihadiri Direktur Eropa II Punjul S. Nugraha, Ketua Koordinator Diplomasi Kesehatan Amerop Rossy Verona, Wakil Ketua Indonesia-Europe Business Forum (IEBF) F. Bernard Loesi, Wakil Ketua IEBF Yudhono Irawan, serta Koordinator Fungsi Cluster Rusia, Belarus, Armenia, Dit Eropa II Dandy L. Soeparan.

BACA JUGA

Bupati Jember Tinjau Investasi Pabrik Plywood PT Nankai Indonesia

Bupati Jember Tinjau Investasi Pabrik Plywood PT Nankai Indonesia

19 Maret 2026
Realisasi Investasi Surabaya Terus Mendekati Target Tahunan

Realisasi Investasi Surabaya Terus Mendekati Target Tahunan

28 November 2025
Malaysia Jadi Investor Asing Terbesar Kedua di Riau Dengan Nilai 539 Juta USD

Malaysia Jadi Investor Asing Terbesar Kedua di Riau Dengan Nilai 539 Juta USD

20 September 2025

Dalam pertemuan itu, Punjul S. Nugraha menyampaikan perkembangan Indonesia-Europe Business Forum (IEBF), yang menjadi wadah pertemuan antara pemangku kepentingan, pelaku usaha Indonesia dan Eropa, serta berbagai mitra strategis dari kawasan tersebut. Forum ini dinilai dapat menjadi sarana untuk memperluas hubungan bisnis sekaligus mendorong kerja sama yang lebih konkret antara Indonesia dan negara-negara Eropa.

Bagi Bali, jejaring tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses terhadap peluang investasi dan kolaborasi internasional. Pembahasan tidak hanya menyentuh aspek ekonomi secara umum, tetapi juga mengarah pada pengembangan sektor kesehatan sebagai salah satu bidang strategis.

Bali dinilai memiliki peluang untuk mengembangkan layanan kesehatan yang dapat menjangkau kebutuhan masyarakat lokal sekaligus menarik masyarakat dari luar daerah maupun wisatawan mancanegara. Karena itu, Pemprov Bali bersama Kemlu membahas upaya menyelaraskan potensi kesehatan daerah dengan kebutuhan pembangunan serta dukungan yang dapat diperoleh melalui hubungan diplomatik dan jaringan internasional.

Salah satu rencana yang menjadi perhatian adalah pengembangan rumah sakit dengan layanan tematik. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkaya jenis layanan kesehatan di Bali sekaligus menciptakan peluang kerja sama dengan mitra dari luar negeri.

Keterlibatan investasi swasta dan asing juga dipandang penting dalam mendukung pembangunan fasilitas kesehatan. Dengan masuknya sumber pembiayaan dari luar pemerintah daerah, pembangunan fasilitas kesehatan diharapkan tidak seluruhnya bergantung pada kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Peluang kerja sama tersebut mulai memperoleh respons dari sejumlah calon mitra Eropa. Beberapa calon mitra disebut telah menunjukkan ketertarikan untuk mendukung penyediaan peralatan medis setelah melakukan kunjungan langsung ke sejumlah rumah sakit di Bali.

Kunjungan tersebut menjadi tahap awal untuk memahami kebutuhan fasilitas kesehatan secara langsung sekaligus melihat bentuk kolaborasi yang dapat dikembangkan. Dengan demikian, peluang kerja sama yang dibangun tidak hanya bersifat investasi, tetapi juga dapat mencakup dukungan teknologi dan penyediaan sarana kesehatan.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster turut memaparkan kondisi perekonomian daerah beserta sejumlah potensi investasi yang dapat dikembangkan. Bali disebut memiliki peluang ekonomi yang lebih luas di luar sektor pariwisata sehingga kerja sama internasional dapat diarahkan untuk menciptakan sumber pertumbuhan baru.

Penguatan jejaring global tersebut diharapkan mampu menghadirkan investasi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat Bali. Kerja sama dengan mitra internasional juga diarahkan agar dapat membuka akses terhadap teknologi, pasar, serta peluang kolaborasi di berbagai sektor.

Pertemuan Pemprov Bali dan Kementerian Luar Negeri kemudian menyepakati pentingnya memperkuat koordinasi untuk menarik investasi asing ke Bali. Sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas, selain pengembangan industri kreatif lokal yang dinilai memiliki potensi untuk terus dikembangkan.

Melalui penguatan diplomasi ekonomi dan jaringan kerja sama internasional, Bali diharapkan dapat semakin terbuka terhadap investasi, teknologi, pasar, dan kolaborasi global. Pada saat yang sama, pengembangan tersebut tetap diarahkan agar bertumpu pada potensi lokal serta mendukung pembangunan daerah yang mandiri dan berkelanjutan.

Share7SendTweet4
Previous Post

PLN Kaltimra Salurkan Bantuan untuk Santri

Next Post

Indonesia Masih Buka Jalan untuk Tambang Batu Bara

Next Post
Indonesia Masih Buka Jalan untuk Tambang Batu Bara

Indonesia Masih Buka Jalan untuk Tambang Batu Bara

Dari Museum Joang 45 ke Las Vegas, Menekraf Dorong Modifikasi Otomotif Nasional Mendunia

Dari Museum Joang 45 ke Las Vegas, Menekraf Dorong Modifikasi Otomotif Nasional Mendunia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Bali Interfood Dorong Pertumbuhan Industri Kuliner

Bali Interfood Dorong Pertumbuhan Industri Kuliner

4 September 2026
Barista Muda Adu Kreativitas di Surabaya

Barista Muda Adu Kreativitas di Surabaya

4 September 2026
Hetzer Medical Fokus Perkuat Likuiditas dan Penjualan

Hetzer Medical Fokus Perkuat Likuiditas dan Penjualan

4 September 2026
Industri Kreatif Tumbuh dari Desa Balongbendo

Industri Kreatif Tumbuh dari Desa Balongbendo

4 September 2026
60 Profesional 24 Negara Ikuti Indonesia-ICAO DTCP 2026

60 Profesional 24 Negara Ikuti Indonesia-ICAO DTCP 2026

4 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2599 shares
    Share 1040 Tweet 650
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2338 shares
    Share 935 Tweet 585
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2302 shares
    Share 921 Tweet 576
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2295 shares
    Share 918 Tweet 574
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2285 shares
    Share 914 Tweet 571

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.