Denpasar, Kabar SDGs – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melanjutkan program Waste Integrated Solution for Environment (WISE) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) BR Pesanggaran, Kota Denpasar. Program yang dimulai sejak Januari 2026 tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengelolaan lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat di wilayah Ring 1 Pelabuhan Benoa.
Program WISE dilaksanakan dalam dua tahap dengan fokus pada penguatan fasilitas dan kemampuan masyarakat dalam menangani sampah. Berbagai kegiatan dilakukan, mulai dari pemilahan sampah, pengolahan limbah organik dan anorganik, budidaya maggot, hingga pencacahan plastik.
Lebih dari 150 orang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut. Selain kegiatan pengolahan sampah, WISE juga memberikan edukasi kepada siswa sekolah dasar di sekitar wilayah Pesanggaran mengenai pentingnya pengelolaan dan pemilahan sampah.
Pada akhir pelaksanaan tahap pertama yang berlangsung Januari hingga Mei 2026, program tersebut telah menangani 12.401 kilogram sampah organik dan 19.253 kilogram sampah anorganik. Secara keseluruhan, sampah yang dikelola mencapai sekitar 31,65 ton.
Kegiatan pengolahan tersebut juga menghasilkan 30 kilogram maggot melalui empat siklus budidaya. Program turut didukung pengembangan 100 ekor ayam petelur, sedangkan pengelolaan sampah anorganik menghasilkan lima jenis produk olahan dari limbah.
Sub Regional Head Bali Nusra Pelindo, Fariz Hariyoso, mengatakan WISE merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendorong penerapan solusi lingkungan yang berkelanjutan.
“Pengelolaan sampah membutuhkan kolaborasi dan konsistensi. Melalui WISE, kami tidak hanya mendukung sarana, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu mengelola sampah dan memanfaatkannya secara optimal,” ujar Fariz.
Ketua TPST Pesanggaran, I Ketut Agus Pujawan, menyebut pelaksanaan WISE memberikan tambahan pengetahuan sekaligus dukungan fasilitas dan pelatihan bagi para pengelola TPST.
“Dengan adanya sarana dan pelatihan, kami semakin memahami bahwa sampah masih dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai. Kami berharap program ini terus berlanjut sehingga TPST semakin mandiri dan masyarakat semakin terbiasa memilah sampah dari sumbernya,” ujar Agus.
Melalui program tersebut, Pelindo mendorong agar pengelolaan sampah tidak berhenti pada upaya mengurangi jumlah limbah. Sampah yang telah dipilah dan diolah juga diarahkan menjadi sumber nilai tambah yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Keberlanjutan program WISE menjadi bagian dari upaya Pelindo untuk membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat sekaligus mendukung kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional Pelabuhan Benoa.











Discussion about this post