• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
18 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

IHSG Menguat 0,89 Persen pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini

by SDGS Admin
18 Agustus 2026
IHSG Menguat 0,89 Persen pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini
14
SHARES
87
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatat penguatan pada awal perdagangan Selasa, 18 Agustus 2026, setelah Indonesia memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia. Hingga pukul 09.00 WIB, IHSG bertambah 57,14 poin atau 0,89 persen dan berada pada level 6.459,03, dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya di 6.401.

Kinerja positif tersebut menunjukkan aktivitas beli investor masih cukup kuat pada awal sesi. Nilai transaksi di seluruh pasar tercatat mencapai Rp380,95 miliar, dengan volume perdagangan sebanyak 6,89 juta saham dan frekuensi transaksi mencapai 68.940 kali.

BACA JUGA

Prodia Diagnostic Line Resmi Melantai di Bursa

Prodia Diagnostic Line Resmi Melantai di Bursa

13 Juli 2026
BEI Minta Penjelasan ADCP Soal Gagal Bayar Obligasi

BEI Minta Penjelasan ADCP Soal Gagal Bayar Obligasi

29 Juni 2026
Pasar Modal Indonesia Tunjukkan Ketahanan dan Pertumbuhan Kuat Sepanjang 2025

Pasar Modal Indonesia Tunjukkan Ketahanan dan Pertumbuhan Kuat Sepanjang 2025

31 Desember 2025

Pada pasar reguler, nilai transaksi tercatat sebesar Rp380,93 miliar dengan volume 6,89 juta saham. Frekuensi transaksi di segmen tersebut mencapai 68.930 kali.

Penguatan indeks turut didukung oleh mayoritas sektor saham yang bergerak di zona positif. Sektor energi menjadi kontributor kenaikan terbesar dengan pertumbuhan 2,15 persen. Sektor tersebut mencakup berbagai perusahaan yang bergerak dalam pertambangan, minyak dan gas, serta komoditas energi lainnya.

Sektor industri menyusul dengan kenaikan 0,76 persen, sementara sektor bahan baku atau basic materials bertambah 0,75 persen. Sektor infrastruktur menguat 0,57 persen, disusul sektor barang konsumen primer atau non-cyclical sebesar 0,53 persen dan sektor barang konsumen nonprimer atau cyclical sebesar 0,47 persen.

Kinerja positif juga terlihat pada sektor transportasi dan logistik yang meningkat 0,43 persen. Sektor properti naik 0,27 persen, teknologi bertambah 0,12 persen, sedangkan sektor keuangan menguat 0,08 persen.

Berbeda dari mayoritas sektor tersebut, sektor kesehatan justru bergerak melemah. Sektor ini menjadi satu-satunya sektor yang berada di zona merah pada awal perdagangan dengan penurunan sebesar 0,05 persen.

Pada perdagangan saham individual, sejumlah emiten mencatat kenaikan cukup signifikan. PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) menjadi salah satu saham dengan penguatan terbesar. Saham perusahaan perkebunan tersebut melonjak 19,61 persen atau bertambah 1.500 poin hingga mencapai Rp9.150.

PGUN merupakan emiten yang menjalankan kegiatan usaha di bidang perkebunan kelapa sawit dan pengolahan hasil perkebunan. Pergerakan saham tersebut menempatkannya dalam jajaran emiten dengan kenaikan tertinggi pada awal sesi.

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) juga mengalami peningkatan tajam sebesar 14,58 persen atau 2.100 poin sehingga berada di level Rp16.500. Perusahaan tersebut merupakan emiten yang bergerak dalam industri pertambangan batu bara.

Saham PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) turut naik 14,18 persen atau 195 poin ke posisi Rp1.570. Emiten tersebut bergerak pada bidang investasi serta jasa yang berkaitan dengan sektor sumber daya alam.

Sementara itu, PT Citatah Tbk (CTTH) mencatat kenaikan 14,17 persen atau 18 poin menjadi Rp145. Perusahaan tersebut bergerak dalam pengolahan dan perdagangan marmer serta batu alam.

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) juga berada dalam jajaran saham yang mengalami penguatan tinggi. Saham perusahaan perkebunan dan pengolahan kelapa sawit itu naik 11,94 persen atau 240 poin ke level Rp2.250.

Di tengah dominasi saham yang menguat, sejumlah emiten justru mengalami tekanan. PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) menjadi saham dengan penurunan terdalam, yakni 14,87 persen atau 58 poin ke level Rp332. Perusahaan tersebut bergerak di sektor konsumen dengan kegiatan usaha yang berkaitan dengan makanan dan minuman.

PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) juga mengalami koreksi 12,92 persen atau 155 poin sehingga berada pada level Rp1.045. Emiten tersebut bergerak dalam industri dasar, terutama produksi kemasan fleksibel dan berbagai produk berbahan plastik.

Penurunan juga terjadi pada PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) yang melemah 9,20 persen atau 240 poin menjadi Rp2.370. Perusahaan ini merupakan emiten sektor basic materials yang bergerak dalam industri aluminium.

Saham PT Multitrend Indo Tbk (BABY) terkoreksi 6,90 persen atau 16 poin ke level Rp216. Adapun PT Indorama Synthetics Tbk (INDR) turun 4,58 persen atau 110 poin menjadi Rp2.290. INDR merupakan perusahaan sektor industri yang menjalankan kegiatan usaha di bidang tekstil dan produk turunannya.

Dari sisi transaksi investor asing, data perdagangan pada 14 Agustus 2026 memperlihatkan masih adanya tekanan jual. Nilai pembelian asing tercatat Rp3,23 triliun, sementara nilai penjualan mencapai Rp4,27 triliun. Kondisi tersebut menghasilkan net foreign sell sebesar Rp1,03 triliun di seluruh pasar.

Pada pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp396,50 miliar. Sementara pada transaksi tunai dan negosiasi, posisi net sell mencapai Rp638,15 miliar.

Arus dana tersebut menunjukkan bahwa kenaikan IHSG pada pembukaan perdagangan belum sepenuhnya diikuti oleh aliran dana asing yang positif. Dalam kondisi tersebut, investor domestik masih berperan penting dalam menjaga momentum indeks ketika aksi jual investor asing masih berlangsung.

MNC Sekuritas sebelumnya mencatat IHSG menguat 1,59 persen hingga mencapai level 6.401 dan diikuti peningkatan volume pembelian. Secara teknikal, posisi IHSG saat ini masih berada di atas MA20.

Dalam skenario optimistis, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan menuju kisaran 6.440-6.544. Namun, apabila tekanan meningkat, indeks berpotensi mengalami koreksi ke area 5.890-6.192.

Adapun level dukungan IHSG berada pada 6.201 dan 6.029. Sementara itu, area resistance berada di level 6.454 dan 6.599.

Share6SendTweet4
Previous Post

Refleksi Kemerdekaan Bidang Ekonomi

Next Post

Pemerintah Kirim 50 Ribu Paket Bantuan ke NTT

Next Post
Pemerintah Kirim 50 Ribu Paket Bantuan ke NTT

Pemerintah Kirim 50 Ribu Paket Bantuan ke NTT

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pemerintah Kirim 50 Ribu Paket Bantuan ke NTT

Pemerintah Kirim 50 Ribu Paket Bantuan ke NTT

18 Agustus 2026
IHSG Menguat 0,89 Persen pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini

IHSG Menguat 0,89 Persen pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini

18 Agustus 2026
Refleksi Kemerdekaan Bidang Ekonomi

Refleksi Kemerdekaan Bidang Ekonomi

17 Agustus 2026
Prabowo Terima Laporan Perkembangan B50 dan Bioetanol

Prabowo Terima Laporan Perkembangan B50 dan Bioetanol

17 Agustus 2026
Indika Energy Bentuk Anak Usaha Baru di Bidang Logistik

Indika Energy Bentuk Anak Usaha Baru di Bidang Logistik

17 Agustus 2026

POPULAR

  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1827 shares
    Share 731 Tweet 457
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1792 shares
    Share 717 Tweet 448
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2103 shares
    Share 841 Tweet 526
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1801 shares
    Share 720 Tweet 450
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1851 shares
    Share 740 Tweet 463

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.