• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
9 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Menteri Dody Siapkan Aksi, Perkuat Agenda Air Global Menuju World Water Forum ke-11

by Riski Yanti
30 Juni 2026
Menteri Dody Siapkan Aksi, Perkuat Agenda Air Global Menuju World Water Forum ke-11
18
SHARES
114
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Riyadh, KabarSDGs – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mendorong komitmen global pada sektor sumber daya air melalui empat inisiatif konkret sebagai tindak lanjut hasil 10th World Water Forum di Bali.

Hal tersebut disampaikan Menteri Dody saat memberikan keynote speech pada 2nd Stakeholder Consultation Meeting (SCM) di Jeddah, Arab Saudi, Minggu (28/6/2026), sebagai bagian dari rangkaian persiapan 11th World Water Forum yang akan diselenggarakan pada 21–25 Maret 2027.

BACA JUGA

Irigasi Tukad Saba Buleleng Dipelihara, Aliran Air Terjaga

Irigasi Tukad Saba Buleleng Dipelihara, Aliran Air Terjaga

7 Agustus 2026
Kementerian PU Hadirkan Jembatan Gantung Geser Pertama di Indonesia

Kementerian PU Hadirkan Jembatan Gantung Geser Pertama di Indonesia

7 Agustus 2026
Personel dan Truk Tangki Air Dikerahkan Bantu Tangani Karhutla di Kalteng

Personel dan Truk Tangki Air Dikerahkan Bantu Tangani Karhutla di Kalteng

7 Agustus 2026

Keempat inisiatif tersebut meliputi World Lake Day, Center of Excellence for Water and Climate Resilience, Integrated Water Resources Management (IWRM) on Small Islands, serta Water Warrior sebagai pengembangan semangat Bali Youth Water Prize.

Menteri Dody menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen mengawal keberlanjutan berbagai capaian 10th World Water Forum di Bali agar tidak berhenti sebagai komitmen politik, tetapi diwujudkan melalui program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dari Bali dengan tema Water for Shared Prosperity menuju Riyadh dengan tema Action for a Better Tomorrow, World Water Forum harus terus melanjutkan keberhasilan yang telah dibangun. Komitmen yang kita sepakati harus diwujudkan menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Menteri Dody.

Menteri Dody menjelaskan bahwa Deklarasi Menteri World Water Forum ke-10 di Bali telah menghasilkan sejumlah komitmen prioritas dalam mendukung keberlanjutan air global, mulai dari penyediaan air minum dan sanitasi yang aman, pengelolaan sumber daya air terpadu, adaptasi perubahan iklim, pengurangan risiko bencana, pembiayaan berkelanjutan, perlindungan ekosistem, hingga peningkatan peran generasi muda dalam agenda air dunia.

Deklarasi tersebut menjadi pijakan untuk menghadirkan aksi nyata yang berkelanjutan menuju World Water Forum ke-11.

Sebagai tindak lanjut deklarasi tersebut, Indonesia membawa empat inisiatif utama menuju Riyadh.

Pertama, World Lake Day sebagai upaya meningkatkan kesadaran global dan memperkuat tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian danau sebagai sumber kehidupan.

Kedua, Integrated Water Resources Management (IWRM) on Small Islands untuk memperkuat pengelolaan sumber daya air secara terpadu di pulau-pulau kecil sehingga mampu meningkatkan ketahanan air dan ketahanan iklim.

Selanjutnya, Indonesia mendorong penguatan Center of Excellence for Water and Climate Resilience sebagai pusat unggulan yang menjadi wadah pengembangan kapasitas, pertukaran pengetahuan (knowledge sharing), inovasi, serta kerja sama internasional dalam pengelolaan sumber daya air dan sanitasi.

Selain itu, Indonesia juga memperkenalkan Water Warrior, yang melanjutkan semangat Bali Youth Water Prize, sebagai platform untuk memperluas partisipasi generasi muda dalam menghadirkan berbagai solusi inovatif terhadap tantangan air di masa depan.

Menurut Menteri Dody, dunia saat ini menghadapi tantangan pengelolaan air yang semakin kompleks.

Pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) ke-6 yaitu menjamin ketersediaan air minum aman dan sanitasi yang layak dan berkelanjutan masih belum sesuai target, sementara perubahan iklim, meningkatnya tekanan terhadap sumber daya air, konflik, serta kebutuhan air akibat perkembangan berbagai sektor semakin memperbesar tantangan tersebut.

Karena itu, penguatan kolaborasi internasional menjadi kunci untuk memastikan setiap komitmen dapat diimplementasikan secara nyata.

“Kemajuan agenda air dunia merupakan kerja bersama seluruh bangsa. Tidak ada satu negara pun yang mampu menjawab tantangan ini sendirian. Karena itu, kolaborasi internasional harus terus diperkuat agar setiap komitmen dapat diwujudkan menjadi solusi nyata,” tutur Menteri Dody.

Pemerintah Indonesia juga mengajak Pemerintah Arab Saudi, World Water Council, serta seluruh negara dan mitra pembangunan untuk memperkuat kolaborasi melalui pertukaran pengetahuan, pengembangan teknologi, penguatan kapasitas kelembagaan, penyiapan proyek, serta pembiayaan yang mendukung implementasi agenda air global.

“Fokus kita sekarang adalah memastikan seluruh komitmen yang telah disepakati menjadi program yang dapat dilaksanakan, memiliki target yang terukur, kelembagaan yang kuat, serta pembiayaan yang berkelanjutan. Dengan demikian, manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” ujar Menteri Dody.

Share7SendTweet5
Previous Post

Sekolah Rakyat Indramayu Punya Lapangan Sepak Bola

Next Post

Jembatan Bailey Kutablang Aceh Direvitalisasi

Next Post
Jembatan Bailey Kutablang Aceh Direvitalisasi

Jembatan Bailey Kutablang Aceh Direvitalisasi

TPK Ternate Perkuat Layanan untuk Dukung Distribusi Barang

TPK Ternate Perkuat Layanan untuk Dukung Distribusi Barang

Discussion about this post

NEWS UPDATE

547 Nelayan Kutai Timur Kantongi e-Pas Kecil

547 Nelayan Kutai Timur Kantongi e-Pas Kecil

9 Agustus 2026
PLN Beri Pengalaman Belajar untuk Anak

PLN Beri Pengalaman Belajar untuk Anak

9 Agustus 2026
Teh Ong Diolah jadi Minuman Kekinian Bali

Teh Ong Diolah jadi Minuman Kekinian Bali

9 Agustus 2026
Wamena Punya Potensi Besar jadi Destinasi Wisata Unggulan

Wamena Punya Potensi Besar jadi Destinasi Wisata Unggulan

9 Agustus 2026
2000 Pelari Ramaikan QRIS Summer Run Bali 2026

2000 Pelari Ramaikan QRIS Summer Run Bali 2026

9 Agustus 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1505 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1491 shares
    Share 596 Tweet 373
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1791 shares
    Share 716 Tweet 448
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1541 shares
    Share 616 Tweet 385

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.