Ternate, Kabar SDGs – PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Ternate terus melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan kinerja operasional dan mutu layanan kepelabuhanan. Upaya tersebut dilakukan guna memperkuat peran pelabuhan dalam memperlancar distribusi barang, meningkatkan konektivitas antardaerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku Utara.
Peningkatan aktivitas ekonomi yang ditopang sektor perdagangan, perikanan, pertanian, hingga industri pengolahan mendorong kebutuhan terhadap sistem logistik yang semakin efisien. Untuk menjawab tantangan tersebut, TPK Ternate mengoptimalkan fasilitas terminal, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta menerapkan sistem operasi berbasis Planning and Control.
Terminal Head TPK Ternate, Anwar Pae, mengatakan pelabuhan memiliki fungsi strategis dalam menjaga kelancaran arus distribusi barang yang menjadi salah satu penopang kegiatan ekonomi masyarakat.
“Kami terus memastikan seluruh proses operasional berjalan efektif, aman, dan tepat waktu melalui penerapan pola operasi berbasis Planning and Control,” kata Anwar dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).
“Dengan perencanaan dan pengendalian yang lebih terukur, kami dapat mengoptimalkan sumber daya serta meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna jasa,” tambahnya.
Penerapan sistem tersebut turut berdampak pada capaian operasional terminal sepanjang 2026. Hingga periode berjalan, TPK Ternate membukukan produktivitas bongkar muat sebesar 14,08 Box/Ship/Hour (BSH) dan 23,91 Box/Crane/Hour (BCH). Pada periode yang sama, terminal juga menangani arus peti kemas sebanyak 26.105 TEUs.
Anwar menilai capaian tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan layanan sekaligus mendukung kelancaran rantai pasok di wilayah Maluku Utara.
“Kinerja operasional yang terjaga menjadi indikator bahwa layanan terminal berjalan dengan baik. Kami akan terus berupaya meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan agar distribusi barang tetap lancar serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” paparnya.
Apresiasi terhadap kinerja TPK Ternate juga disampaikan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate, Rushan Muhammad. Menurutnya, pelabuhan memiliki peran penting dalam menjaga konektivitas antardaerah sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik.
“Pelabuhan memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung konektivitas antarwilayah dan kelancaran distribusi barang. Kami mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan TPK Ternate dalam menjaga produktivitas operasional dan meningkatkan kualitas layanan sehingga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap kelancaran rantai pasok dan pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara,” jelasnya.
Melalui kolaborasi bersama regulator, pengguna jasa, dan seluruh pemangku kepentingan, TPK Ternate berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepelabuhanan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan timur Indonesia.











Discussion about this post