• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
5 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Kementerian PU Pulihkan Fasilitas Publik Aceh, 33 Ribu Ton Material Bencana Diangkut

by Riski Yanti
11 Agustus 2026
Kementerian PU Pulihkan Fasilitas Publik Aceh, 33 Ribu Ton Material Bencana Diangkut
16
SHARES
99
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Lebih dari 33 ribu ton lumpur, sampah, dan material sisa bencana telah dibersihkan dan diangkut oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dari sejumlah wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh.

Hingga 9 Agustus 2026, total material yang telah ditangani mencapai 33.163,69 ton, sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan lingkungan, fasilitas umum, dan layanan dasar masyarakat.

BACA JUGA

Cegah Banjir Tanjungpinang, Penanganan dari Sungai hingga Muara

Cegah Banjir Tanjungpinang, Penanganan dari Sungai hingga Muara

1 September 2026
Rumah Ibadah Terdampak Gempa Flores Dibongkar

Rumah Ibadah Terdampak Gempa Flores Dibongkar

1 September 2026
Penataan Kawasan Pulau Penyengat Jadi Prioritas

Penataan Kawasan Pulau Penyengat Jadi Prioritas

1 September 2026

Pembersihan dilakukan di sejumlah wilayah terdampak, antara lain Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Pidie Jaya, dengan melibatkan dukungan peralatan dan tenaga di lapangan.

Penanganan lumpur dan sampah menjadi langkah awal yang penting agar fasilitas publik, kawasan permukiman, serta infrastruktur sanitasi dan persampahan dapat kembali berfungsi dan aktivitas masyarakat berangsur normal.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembersihan lumpur menjadi salah satu prioritas dalam penanganan pascabencana Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak sedimentasi dan material lumpur cukup signifikan.

“Penanganan lumpur menjadi salah satu prioritas utama. Sejak awal bencana, sedimentasi dan lumpur merupakan salah satu permasalahan utama pascabencana Aceh, khususnya di Aceh Tamiang. Karena itu harus segera dibersihkan agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dan lingkungan dapat dipulihkan,” kata Menteri Dody.

Hingga 9 Agustus 2026, Kementerian PU telah menyelesaikan pembersihan pada 650 lokasi fasilitas umum yang terdampak bencana di Provinsi Aceh.

Pembersihan juga telah diselesaikan pada 68 kawasan permukiman, dengan fokus mengangkat lumpur, sampah domestik, dan material sisa bencana yang menghambat aktivitas warga.

Penanganan tidak berhenti pada pembersihan kawasan. Kementerian PU juga mempercepat pemulihan infrastruktur sanitasi dan persampahan yang terdampak bencana.

Dari 10 Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang terdampak, sebanyak 5 lokasi telah selesai ditangani, sementara 5 lokasi lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Adapun untuk 10 Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang terdampak, seluruhnya telah selesai ditangani.

Kementerian PU secara paralel terus mempercepat pemulihan infrastruktur dasar lainnya sesuai tingkat kerusakan dan kebutuhan di lapangan, termasuk sistem penyediaan air minum, jalan, jembatan, serta infrastruktur sumber daya air.

Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian PU untuk memastikan pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembersihan material bencana, tetapi juga mengembalikan fungsi infrastruktur dasar dan mendukung masyarakat Aceh agar dapat kembali beraktivitas secara aman dan bertahap.

Share6SendTweet4
Previous Post

Salak Bali Tembus Pasar Tiongkok

Next Post

Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa

Next Post
Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa

Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa

Dapur Alfamart Hadirkan Aktivitas Seru di Bandar Lampung

Dapur Alfamart Hadirkan Aktivitas Seru di Bandar Lampung

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Bali Interfood Dorong Pertumbuhan Industri Kuliner

Bali Interfood Dorong Pertumbuhan Industri Kuliner

4 September 2026
Barista Muda Adu Kreativitas di Surabaya

Barista Muda Adu Kreativitas di Surabaya

4 September 2026
Hetzer Medical Fokus Perkuat Likuiditas dan Penjualan

Hetzer Medical Fokus Perkuat Likuiditas dan Penjualan

4 September 2026
Industri Kreatif Tumbuh dari Desa Balongbendo

Industri Kreatif Tumbuh dari Desa Balongbendo

4 September 2026
60 Profesional 24 Negara Ikuti Indonesia-ICAO DTCP 2026

60 Profesional 24 Negara Ikuti Indonesia-ICAO DTCP 2026

4 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2598 shares
    Share 1039 Tweet 650
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2337 shares
    Share 935 Tweet 584
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2302 shares
    Share 921 Tweet 576
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2294 shares
    Share 918 Tweet 574
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2284 shares
    Share 914 Tweet 571

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.