Cianjur, Kabar SDGs – Unit Pelayanan Hewan DPKHP Kabupaten Cianjur membuka layanan pemeriksaan dan pengobatan hewan peliharaan secara gratis bagi masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesehatan hewan sekaligus mencegah penyebaran penyakit.
Dokter Hewan DPKHP Kabupaten Cianjur, Muhammad Abdurrahman, menjelaskan bahwa layanan yang diberikan mencakup berbagai jenis hewan, mulai dari hewan peliharaan hingga ternak. “Kami menangani hampir semua hewan untuk pemeriksaan umum, pengobatan, hingga vaksinasi. Terutama vaksinasi rabies untuk hewan penular seperti anjing, kucing, musang, dan kera,” ujarnya, Senin, 20 April 2026.
Ia menyebutkan, selain hewan peliharaan, layanan juga diberikan untuk unggas seperti ayam. Masyarakat pun diimbau tidak ragu membawa hewan yang membutuhkan penanganan ke fasilitas tersebut. “Silakan masyarakat datang langsung ke kantor Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan Kabupaten Cianjur. Nanti bisa bertemu dengan saya atau dokter hewan lainnya yang bertugas,” tuturnya.
Pelayanan dibuka setiap hari kerja mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dengan waktu istirahat pada pukul 11.00 hingga 13.00 WIB. Abdurrahman menegaskan bahwa seluruh layanan dasar, seperti pemeriksaan, pengobatan, dan vaksinasi rabies diberikan tanpa biaya.
Namun demikian, biaya tambahan hanya dikenakan apabila terdapat obat tertentu yang tidak tersedia di dinas dan harus dibeli secara mandiri oleh pemilik hewan. “Kalau ada obat yang tidak tersedia, kami akan meresepkan. Pembelian obat bisa dilakukan di klinik lain atau toko, jadi biaya hanya untuk obat tersebut saja,” jelasnya.
Ia menambahkan, pada beberapa kasus penyakit tertentu seperti Feline Lower Urinary Tract Disease (FLUTD) pada kucing, pemilik hewan memang perlu menyediakan obat secara mandiri karena keterbatasan ketersediaan di fasilitas layanan.
Terkait pelaksanaan pelayanan, ia memastikan tidak ada kendala berarti selama ini. Tantangan yang dihadapi umumnya hanya pada penanganan hewan yang agresif sehingga memerlukan tenaga tambahan. “Secara umum pelayanan berjalan lancar. Paling kendala kecil seperti menangani hewan yang agresif, itu butuh tenaga tambahan,” ungkapnya.
Melalui layanan ini, DPKHP Kabupaten Cianjur berharap kesadaran masyarakat terhadap kesehatan hewan semakin meningkat, sekaligus mampu menekan risiko penyebaran penyakit zoonosis seperti rabies.












Discussion about this post