Balikpapan, Kabar SDGs – Astra Motor Kaltim 1 terus memperkuat dukungannya terhadap pengembangan pendidikan vokasi di Kalimantan Timur melalui program peningkatan kompetensi guru sekolah menengah kejuruan (SMK) binaan Honda. Langkah tersebut dilakukan sebagai persiapan menghadapi Sertifikasi Asesor Uji Kompetensi Keahlian (UKK) tingkat nasional yang akan berlangsung pada 18–19 Juni 2026 di AHM Safety Riding & Training Center (AHMSRTC), Jakarta.
Dalam program tersebut, Astra Motor Kaltim 1 memberikan pembekalan khusus kepada guru dari SMK Negeri 6 Balikpapan yang akan mengikuti sertifikasi asesor. Kegiatan berlangsung di Main Dealer Technical Training Center (MDTC) Astra Motor Kaltim 1 dengan fokus pada peningkatan kemampuan teknis dan pemahaman standar kompetensi industri.
Peserta pelatihan mendapatkan pendalaman terhadap 24 materi uji kompetensi yang menjadi acuan pelaksanaan UKK versi Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) Honda. Selain materi pembelajaran, perusahaan juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung berupa peralatan praktik dan sarana pelatihan yang mengacu pada standar PT Astra Honda Motor.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Astra Honda Motor bersama jaringan main dealer untuk meningkatkan kualitas sekaligus menyelaraskan kompetensi teknikal dan pedagogi para asesor UKK di SMK Tempat Uji Kompetensi (TUK) Honda.
Melalui peningkatan kapasitas asesor, proses penilaian kompetensi siswa SMK diharapkan dapat berlangsung lebih objektif, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan industri otomotif yang terus berkembang.
Technical Service Department Manager Astra Motor Kaltim 1, Iqbal Safii, menilai penguatan kompetensi asesor memiliki peran penting dalam menghasilkan lulusan SMK yang siap bersaing di dunia kerja. Menurutnya, kualitas guru dan asesor menjadi faktor utama dalam membangun sumber daya manusia yang mampu mengikuti perkembangan teknologi industri sepeda motor.
“Astra Motor Kaltim 1 berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui pengembangan kompetensi guru dan asesor. Melalui pembekalan 24 materi uji kompetensi ini, kami berharap peserta dapat mengikuti sertifikasi asesor di Jakarta dengan optimal serta mampu mengimplementasikan standar penilaian kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri sepeda motor Honda,” tutur Iqbal pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Melalui program pembinaan yang terus dilakukan, Astra Motor Kaltim 1 berharap dapat membantu mencetak tenaga kerja yang kompeten sekaligus mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan industri otomotif di Kalimantan Timur.
Perusahaan menilai sinergi tersebut penting untuk memastikan lulusan SMK memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, didukung sertifikasi yang diakui industri, serta siap menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat.
Pembekalan menuju sertifikasi asesor nasional Honda ini juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pengembangan sumber daya manusia otomotif yang berkelanjutan. Dengan peningkatan kualitas asesor dan proses uji kompetensi yang semakin baik, diharapkan lahir lebih banyak lulusan vokasi yang mampu memenuhi kebutuhan industri otomotif masa depan.












Discussion about this post