• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
25 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Kementerian PU Tata Kawasan Danau Dendam Tak Sudah

Dorong Sektor Pariwisata Sebagai Penggerak Ekonomi di Bengkulu

by Riski Yanti
24 Juli 2026
Kementerian PU Tata Kawasan Danau Dendam Tak Sudah
17
SHARES
106
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai melaksanakan penataan Kawasan Wisata Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) di Kota Bengkulu sebagai upaya memperkuat daya saing destinasi wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Penataan kawasan ini diharapkan menghadirkan ruang publik yang lebih representatif, nyaman, dan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sehingga memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha lokal, UMKM, serta masyarakat di sekitar kawasan.

BACA JUGA

Kapal Perintis Penggerak Ekonomi NTT

Kapal Perintis Penggerak Ekonomi NTT

14 Oktober 2025
Program Makan Bergizi Gratis Bengkulu Jadi Contoh Nasional Upaya Turunkan Stunting

Program Makan Bergizi Gratis Bengkulu Jadi Contoh Nasional Upaya Turunkan Stunting

13 Oktober 2025
Wali Kota Dedy Ingatkan Konsistensi Jadi Kunci Bengkulu Pertahankan Gelar Inovasi Nasional

Wali Kota Dedy Ingatkan Konsistensi Jadi Kunci Bengkulu Pertahankan Gelar Inovasi Nasional

11 Oktober 2025

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada konektivitas, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat sektor-sektor produktif, termasuk pariwisata yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kementerian PU berkomitmen terus mengawal pelaksanaan infrastruktur secara optimal dengan selalu memastikan kualitas, keberlanjutan, dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya sebagai dukungan kawasan pariwisata,” kata Menteri Dody.

Danau Dendam Tak Sudah merupakan salah satu ikon wisata Kota Bengkulu yang memiliki potensi besar sebagai destinasi unggulan di Pulau Sumatera.

Selain menyuguhkan panorama alam yang indah, kawasan ini juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat.

Nama “Danau Dendam Tak Sudah” diyakini berasal dari legenda masyarakat setempat mengenai kisah cinta yang tidak pernah terselesaikan, sehingga menjadi bagian dari identitas budaya Bengkulu yang masih hidup hingga kini.

Kawasan danau memiliki luas keseluruhan sekitar 577 hektare dengan luas permukaan air sekitar 67 hektare.

Sementara penataan yang dilakukan Kementerian PU mencakup area seluas 4 hektare yang berlokasi di Kelurahan Dusun Besar, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu.

Di lokasi tersebut, Kementerian PU membangun berbagai fasilitas pendukung yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Pekerjaan konstruksi meliputi pembangunan Kancah Selera sebagai pusat kuliner, Panggung Kecik, Balai Temu, amfiteater dan Panggung Gedang, bangunan ticketing, penataan lansekap, pembangunan infrastruktur jalan dan drainase, serta pemasangan storytelling signage yang akan memperkenalkan sejarah, budaya, dan nilai-nilai yang melekat pada Danau Dendam Tak Sudah kepada para pengunjung.

Keberadaan Kancah Selera diharapkan menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan kuliner khas Bengkulu, sementara Panggung Kecik dan Panggung Gedang akan dimanfaatkan sebagai pusat pertunjukan seni dan budaya daerah.

Dengan demikian, kawasan wisata ini tidak hanya menjadi tempat menikmati keindahan alam, tetapi juga menjadi ruang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi kreatif dan pelestarian budaya lokal.

Selain itu, penataan lansekap dan pembangunan titik pandang (sunrise view) akan memperkuat daya tarik wisata, sedangkan storytelling signage akan menghadirkan pengalaman wisata yang lebih edukatif melalui penyampaian kisah sejarah, legenda, dan informasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian kawasan danau.

Penataan ini juga mendukung fungsi Kawasan Wisata Danau Dendam Tak Sudah sebagai pusat edukasi lingkungan dan pelestarian alam yang masuk dalam kawasan Cagar Alam serta Taman Wisata Alam.

Pekerjaan penataan kawasan dilaksanakan dengan anggaran sebesar Rp37,12 miliar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Pelaksanaan dimulai pada 21 Mei 2026 dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026 dengan masa pekerjaan selama 225 hari kalender.

Saat ini pekerjaan persiapan konstruksi sudah mulai sesuai rencana dan terus dipacu agar seluruh fasilitas dapat selesai tepat waktu, dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi.

Pekerjaan dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana PT Toleransi Aceh-PT Bengkel Kreatif Utama (KSO) dengan manajemen supervisi PT Astadipati Duta Harindo-PT Surya Cipta Engineering (KSO).

Kawasan Wisata Danau Dendam Tak Sudah berjarak sekitar 5,2 kilometer dari pusat kota Bengkulu atau dapat ditempuh dengan jalur darat sekitar 15 menit menggunakan kendaraan.

Melalui penataan ini, Kementerian PU berharap Danau Dendam Tak Sudah semakin berkembang sebagai destinasi wisata unggulan Bengkulu yang mampu menarik lebih banyak wisatawan dari dalam maupun luar daerah yang diharapkan berdampak pada bertumbuhnya usaha masyarakat, meningkatnya pendapatan pelaku UMKM, terciptanya lapangan kerja baru, serta semakin kuatnya peran sektor pariwisata dengan tetap selaras pada prinsip pelestarian lingkungan dan budaya.

Share7SendTweet4
Previous Post

Kementerian PU Terapkan Asbuton A30, Perkuat Kemandirian Material Konstruksi Nasional

Next Post

JIAT di Pulau Yamdena Maluku Rampung, Petani Kini Bisa Panen hingga 3 Kali Setahun

Next Post
JIAT di Pulau Yamdena Maluku Rampung, Petani Kini Bisa Panen hingga 3 Kali Setahun

JIAT di Pulau Yamdena Maluku Rampung, Petani Kini Bisa Panen hingga 3 Kali Setahun

Bendungan Jlantah Karanganyar Siap Jaga Ketersediaan Air Saat Musim Kemarau

Bendungan Jlantah Karanganyar Siap Jaga Ketersediaan Air Saat Musim Kemarau

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pembangunan Tol Semarang – Demak, Ditargetkan Selesai Tahun 2027

Pembangunan Tol Semarang – Demak, Ditargetkan Selesai Tahun 2027

25 Oktober 2026
HEKRAFNAS 2026 Gaungkan Rekacipta Nusantara, Karya Lokal Siap Mendunia

HEKRAFNAS 2026 Gaungkan Rekacipta Nusantara, Karya Lokal Siap Mendunia

25 Oktober 2026
Tampil di WCCE Weekland, Hi Jakarta Production Jadi Delegasi Indonesia ke JTF Australia 2026

Tampil di WCCE Weekland, Hi Jakarta Production Jadi Delegasi Indonesia ke JTF Australia 2026

25 Oktober 2026
Kementerian PU Cetak 41.824 Tenaga Kerja Konstruksi

Kementerian PU Cetak 41.824 Tenaga Kerja Konstruksi

25 Oktober 2026
Menteri Ekraf Luncurkan Creative by Indonesia pada Puncak HEKRAFNAS 2026

Menteri Ekraf Luncurkan Creative by Indonesia pada Puncak HEKRAFNAS 2026

25 Oktober 2026

POPULAR

  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3912 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3948 shares
    Share 1579 Tweet 987
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4010 shares
    Share 1604 Tweet 1003
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3973 shares
    Share 1589 Tweet 993
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3362 shares
    Share 1345 Tweet 841

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.