• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
26 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

WhatsApp Kembangkan Fitur Pendeteksi Pesan Penipuan

by SDGS Admin
9 Juni 2026
WhatsApp Kembangkan Fitur Pendeteksi Pesan Penipuan
22
SHARES
138
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Aplikasi perpesanan WhatsApp terus meningkatkan perlindungan bagi penggunanya melalui pengembangan fitur keamanan baru bernama Scam Alert. Fitur ini dirancang untuk membantu mendeteksi pesan mencurigakan yang dikirim dari nomor tidak dikenal dan berpotensi mengandung unsur penipuan.

Informasi mengenai fitur tersebut pertama kali ditemukan pada WhatsApp beta untuk Android versi 2.26.22.2 yang tersedia melalui Google Play Store. Meski demikian, fitur tersebut masih berada dalam tahap pengembangan sehingga belum dapat digunakan oleh para pengguna beta.

BACA JUGA

Waspada! Penipuan Pencari Kerja Atas Nama KAI Services

Waspada! Penipuan Pencari Kerja Atas Nama KAI Services

14 Mei 2026
Penggunaan Aplikasi CekAjaDulu Demi Cegah Penipuan Online

Penggunaan Aplikasi CekAjaDulu Demi Cegah Penipuan Online

1 Maret 2025
Waspada Penipuan Berkedok Rekrutmen KAI Services

Waspada Penipuan Berkedok Rekrutmen KAI Services

23 Februari 2025

Sesuai dengan namanya, Scam Alert akan memberikan peringatan ketika sistem mendeteksi pesan yang dinilai memiliki indikasi penipuan. Jika ditemukan aktivitas yang mencurigakan, pengguna akan menerima notifikasi langsung di dalam ruang percakapan.

Peringatan tersebut akan menampilkan pesan bertuliskan, “Ini mungkin penipuan”, sehingga pengguna memiliki kesempatan untuk lebih berhati-hati sebelum memberikan respons atau mengikuti instruksi yang dikirim oleh pengirim pesan.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam pengembangan fitur ini adalah perlindungan privasi pengguna. WhatsApp memastikan seluruh proses analisis dilakukan langsung di perangkat pengguna tanpa mengirim isi percakapan ke server eksternal. Dengan demikian, sistem enkripsi end-to-end tetap terjaga dan kerahasiaan komunikasi pengguna tidak terganggu.

Selain itu, Scam Alert dirancang bekerja secara otomatis di latar belakang tanpa memberi tahu pihak lain mengenai status aktivasi fitur tersebut. Pengguna lain tidak akan mengetahui apakah fitur keamanan tersebut sedang digunakan atau tidak.

Apabila sebuah pesan dinilai berpotensi sebagai penipuan, WhatsApp akan menyediakan pilihan bagi pengguna untuk segera memblokir dan melaporkan kontak terkait. Namun, pengguna juga tetap dapat melanjutkan percakapan apabila merasa pesan yang diterima tidak berbahaya.

Untuk meningkatkan transparansi, WhatsApp juga menyiapkan laporan aktivitas yang memungkinkan pengguna mengetahui kapan dan bagaimana Scam Alert bekerja. Seluruh informasi tersebut akan disimpan secara lokal di perangkat dan tidak dibagikan kepada pihak ketiga.

Meski menawarkan lapisan perlindungan tambahan, fitur Scam Alert tidak akan aktif secara otomatis. Pengguna nantinya harus mengaktifkannya secara manual melalui menu pengaturan aplikasi.

Hingga saat ini, WhatsApp belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran fitur tersebut untuk seluruh pengguna. Namun, kehadiran Scam Alert diperkirakan akan menjadi salah satu langkah penting dalam membantu pengguna menghadapi berbagai modus penipuan digital yang semakin berkembang dan kian marak terjadi di berbagai platform komunikasi.

Share9SendTweet6
Previous Post

Kementerian Ekraf Lepas Delegasi Indonesia ke Cannes Lions 2026

Next Post

Musisi hingga Kreator Konten Tak Dapat PPh Final 0,5%

Next Post
Musisi hingga Kreator Konten Tak Dapat PPh Final 0,5%

Musisi hingga Kreator Konten Tak Dapat PPh Final 0,5%

Wonderlab Tunjukkan Masa Depan Ekonomi Kreatif Berbasis Pengalaman Imersif

Wonderlab Tunjukkan Masa Depan Ekonomi Kreatif Berbasis Pengalaman Imersif

Discussion about this post

NEWS UPDATE

AS Hormati Negosiasi CoC ASEAN dengan Tiongkok

AS Hormati Negosiasi CoC ASEAN dengan Tiongkok

26 Juli 2026
Ribuan Umat Buddha Ikuti Indonesia Tipitaka Chanting 2026

Ribuan Umat Buddha Ikuti Indonesia Tipitaka Chanting 2026

26 Juli 2026
ASDP Kembali Gelar Journalism Award 2026 Dorong Jurnalisme Transportasi Berkualitas

ASDP Kembali Gelar Journalism Award 2026 Dorong Jurnalisme Transportasi Berkualitas

26 Juli 2026
Aceh Siapkan Sistem Resi Gudang untuk Nilam

Aceh Siapkan Sistem Resi Gudang untuk Nilam

26 Juli 2026
Program MTN Mengajar 2026, PT Marga Trans Nusantara Tanamkan Budaya Keselamatan

Program MTN Mengajar 2026, PT Marga Trans Nusantara Tanamkan Budaya Keselamatan

26 Juli 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1446 shares
    Share 578 Tweet 362
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1166 shares
    Share 466 Tweet 292
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1197 shares
    Share 479 Tweet 299
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.