• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
9 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

WhatsApp Kembangkan Fitur Pendeteksi Pesan Penipuan

by SDGS Admin
9 Juni 2026
WhatsApp Kembangkan Fitur Pendeteksi Pesan Penipuan
23
SHARES
145
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Aplikasi perpesanan WhatsApp terus meningkatkan perlindungan bagi penggunanya melalui pengembangan fitur keamanan baru bernama Scam Alert. Fitur ini dirancang untuk membantu mendeteksi pesan mencurigakan yang dikirim dari nomor tidak dikenal dan berpotensi mengandung unsur penipuan.

Informasi mengenai fitur tersebut pertama kali ditemukan pada WhatsApp beta untuk Android versi 2.26.22.2 yang tersedia melalui Google Play Store. Meski demikian, fitur tersebut masih berada dalam tahap pengembangan sehingga belum dapat digunakan oleh para pengguna beta.

BACA JUGA

Waspada! Penipuan Pencari Kerja Atas Nama KAI Services

Waspada! Penipuan Pencari Kerja Atas Nama KAI Services

14 Mei 2026
Penggunaan Aplikasi CekAjaDulu Demi Cegah Penipuan Online

Penggunaan Aplikasi CekAjaDulu Demi Cegah Penipuan Online

1 Maret 2025
Waspada Penipuan Berkedok Rekrutmen KAI Services

Waspada Penipuan Berkedok Rekrutmen KAI Services

23 Februari 2025

Sesuai dengan namanya, Scam Alert akan memberikan peringatan ketika sistem mendeteksi pesan yang dinilai memiliki indikasi penipuan. Jika ditemukan aktivitas yang mencurigakan, pengguna akan menerima notifikasi langsung di dalam ruang percakapan.

Peringatan tersebut akan menampilkan pesan bertuliskan, “Ini mungkin penipuan”, sehingga pengguna memiliki kesempatan untuk lebih berhati-hati sebelum memberikan respons atau mengikuti instruksi yang dikirim oleh pengirim pesan.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam pengembangan fitur ini adalah perlindungan privasi pengguna. WhatsApp memastikan seluruh proses analisis dilakukan langsung di perangkat pengguna tanpa mengirim isi percakapan ke server eksternal. Dengan demikian, sistem enkripsi end-to-end tetap terjaga dan kerahasiaan komunikasi pengguna tidak terganggu.

Selain itu, Scam Alert dirancang bekerja secara otomatis di latar belakang tanpa memberi tahu pihak lain mengenai status aktivasi fitur tersebut. Pengguna lain tidak akan mengetahui apakah fitur keamanan tersebut sedang digunakan atau tidak.

Apabila sebuah pesan dinilai berpotensi sebagai penipuan, WhatsApp akan menyediakan pilihan bagi pengguna untuk segera memblokir dan melaporkan kontak terkait. Namun, pengguna juga tetap dapat melanjutkan percakapan apabila merasa pesan yang diterima tidak berbahaya.

Untuk meningkatkan transparansi, WhatsApp juga menyiapkan laporan aktivitas yang memungkinkan pengguna mengetahui kapan dan bagaimana Scam Alert bekerja. Seluruh informasi tersebut akan disimpan secara lokal di perangkat dan tidak dibagikan kepada pihak ketiga.

Meski menawarkan lapisan perlindungan tambahan, fitur Scam Alert tidak akan aktif secara otomatis. Pengguna nantinya harus mengaktifkannya secara manual melalui menu pengaturan aplikasi.

Hingga saat ini, WhatsApp belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran fitur tersebut untuk seluruh pengguna. Namun, kehadiran Scam Alert diperkirakan akan menjadi salah satu langkah penting dalam membantu pengguna menghadapi berbagai modus penipuan digital yang semakin berkembang dan kian marak terjadi di berbagai platform komunikasi.

Share9SendTweet6
Previous Post

Kementerian Ekraf Lepas Delegasi Indonesia ke Cannes Lions 2026

Next Post

Musisi hingga Kreator Konten Tak Dapat PPh Final 0,5%

Next Post
Musisi hingga Kreator Konten Tak Dapat PPh Final 0,5%

Musisi hingga Kreator Konten Tak Dapat PPh Final 0,5%

Wonderlab Tunjukkan Masa Depan Ekonomi Kreatif Berbasis Pengalaman Imersif

Wonderlab Tunjukkan Masa Depan Ekonomi Kreatif Berbasis Pengalaman Imersif

Discussion about this post

NEWS UPDATE

547 Nelayan Kutai Timur Kantongi e-Pas Kecil

547 Nelayan Kutai Timur Kantongi e-Pas Kecil

9 Agustus 2026
PLN Beri Pengalaman Belajar untuk Anak

PLN Beri Pengalaman Belajar untuk Anak

9 Agustus 2026
Teh Ong Diolah jadi Minuman Kekinian Bali

Teh Ong Diolah jadi Minuman Kekinian Bali

9 Agustus 2026
Wamena Punya Potensi Besar jadi Destinasi Wisata Unggulan

Wamena Punya Potensi Besar jadi Destinasi Wisata Unggulan

9 Agustus 2026
2000 Pelari Ramaikan QRIS Summer Run Bali 2026

2000 Pelari Ramaikan QRIS Summer Run Bali 2026

9 Agustus 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1504 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1511 shares
    Share 604 Tweet 378
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1490 shares
    Share 596 Tweet 373
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1790 shares
    Share 716 Tweet 448
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1540 shares
    Share 616 Tweet 385

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.