Bandar Lampung, Kabar SDGs – Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan penyebaran Hantavirus yang ditularkan melalui tikus dan celurut. Imbauan tersebut disampaikan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi penyebaran penyakit di lingkungan sekitar.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi A. Temenggung, mengatakan pihaknya telah menerbitkan surat edaran kewaspadaan Hantavirus yang ditujukan kepada puskesmas, rumah sakit, dan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi dini terhadap kemungkinan penyebaran penyakit.
Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan menjadi upaya paling penting untuk menekan risiko penularan virus tersebut.
“Masyarakat harus menghindari kontak langsung dengan tikus maupun kotorannya serta menjaga kebersihan tempat tinggal dan tempat kerja,” ujar Muhtadi, Rabu (20/05/2026).
Ia menjelaskan Hantavirus dapat menyebar melalui paparan air liur, urine, maupun kotoran tikus yang mencemari lingkungan. Karena itu, masyarakat diminta memastikan rumah bebas dari akses masuk tikus dengan menutup celah atau lubang yang berpotensi menjadi jalur hewan tersebut.
Selain itu, warga juga dianjurkan membersihkan area rumah menggunakan metode pel basah apabila menemukan tanda keberadaan tikus. Cara tersebut dinilai lebih aman karena dapat meminimalkan debu yang berpotensi mengandung partikel virus beterbangan ke udara.
Dinas Kesehatan juga mengimbau masyarakat untuk menyimpan makanan dan minuman dalam wadah tertutup guna menghindari kemungkinan kontaminasi dari tikus maupun celurut.
“Menerapkan pola hidup bersih dan sehat sangat penting, mulai dari rutin mencuci tangan, menjaga daya tahan tubuh, hingga memakai masker jika mengalami gejala sakit,” katanya.
Muhtadi menambahkan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan saat berada di lokasi yang memiliki potensi populasi tikus cukup tinggi, seperti gudang, kebun, bangunan kosong, kawasan perkemahan, hingga area pendakian.
Ia juga mengingatkan warga agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada dugaan infeksi Hantavirus agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.












Discussion about this post