• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
7 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Bahaya Baru! Sapi, Kambing, Kerbau Terserang Penyakit Kaki dan Mulut

by Riski Yanti
8 Mei 2022
Bahaya Baru! Sapi, Kambing, Kerbau Terserang Penyakit Kaki dan Mulut
106
SHARES
661
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Baru reda dihantam virus Covid 19 yang menyasar kepada manusia,  saat ini muncul adanya virus Penykit Mulut dan Kuku (Foot and Mouth Disease).

Secara resmi Gubernur Jawa Timur pada beberapa hari yang lalu telah menyampaikan dan mengumumkan   bahwa  di Jawa Timur telah terjadi outbreak Penyakit Mulut dan Kuku  (PMK).

BACA JUGA

Dengan Padi Tabela Pertanian Modern Diterapkan di Cianjur

Dengan Padi Tabela Pertanian Modern Diterapkan di Cianjur

10 September 2026
Badung Mulai Modernisasi Pertanian dengan PMAAS

Badung Mulai Modernisasi Pertanian dengan PMAAS

2 September 2026
Kutim Perluas Sawah demi Swasembada Pangan

Kutim Perluas Sawah demi Swasembada Pangan

30 Mei 2026

Penyakit tersebut oleh  Badan  Kesehatan Hewan Dunia (OIE) dimasukkan sebagai penyakit hewan yang paling berbahaya dan masuk daftar A.

Virus PMK sangat mudah menyebar dan melalui udara mampu  menempuh jarak sekitar 200 kilometer.

Sebagai Negara yang sudah dinyatakan bebas dari PMK, outbreak yang terjadi di Jawa Timur ini merupakan musibah dan pukulan yang berat bagi industry peternakan.

Komite Pendayagunaan Pertanian Teguh Boediyana mengatakan, virus ini dinilai berpotensi merugikan kegiatan ekonomi.

Menurutnya, virus ini Bukan hanya berbahaya pada kegiatan ekonomi dari hewan berkuku genap seperti sapi, kerbau, kambing, babi yang tertular.

“Tetapi akan ada hambatan ekspor berbagai produk pertanian dan produk lainnya,” ujar dia, Minggu (8/5).

Menanggapi hal tersebut, Komite Pendayagunaan Pertanian (KPP) menyampaikan agar Kementerian Pertanian serta instansi terkait perlu segera mengambil langkah konkrit.

Khususnya untuk menghambat laju proses penularan PMK dari Jawa Timur ke Propinsi lain.

“Presiden perlu mengambil langkah  cepat membentuk Satuan Tugas untuk mengatasi masalah tersebut,” ujar dia.

Presiden bisa mengambil langkah antara lain, apabila diperlukan dilakukan pemusnahan hewan tertular.

Serta perlu dipastikan ketersediaan dana tanggap darurat untuk penanganan penyebaran PMK, termasuk ketersediaan vaksin yang dibutuhkan.

“Perlu juga ada pemberian kompensasi bagi peternak rakyat yang ternaknya tertular PMK,” katanya.

Pemerintah dinilai perlu segera mengantisipasi implikasi merebaknya PMK, antara lain terkait dengan hambatan ekspor.

Sebab, kata dia, dipastikan Negara yang statusnya bebas PMK akan melarang masuknya berbagai produk dari Indonesia.

Dia juga meminta pemerinyah meninjau kembali berbagai peraturan dan kebijakan yang berpotensi akan masuknya  PMK.

“Perlu dipertimbangkan  kembali mengetrapkan kebijakan maximum security atas masuknya  produk hewan atau hewan  ke wilayah Republik Indonesia,” kata dia.

Presiden diharapkan segera memerintahkan melakukan penelusuran asal terjadi dan masuknya PMK ke wilayah Indonesia dan memberikan sanksi bagi yang bertanggung jawab  atas masuknya PMK.

 

Share42SendTweet27
Previous Post

Warga Gusuran JIS Dibangunkan Kampung Susun Bayam

Next Post

Kapasitas Sampah di Kota Yogyakarta Saat Libur Lebaran 2022 Melebihi Prediksi

Next Post
Kapasitas Sampah di Kota Yogyakarta Saat Libur Lebaran 2022 Melebihi Prediksi

Kapasitas Sampah di Kota Yogyakarta Saat Libur Lebaran 2022 Melebihi Prediksi

Dorong Pemulihan Ekonomi Bali, Pembangunan Pasar Sukawati telah Rampung

Dorong Pemulihan Ekonomi Bali, Pembangunan Pasar Sukawati telah Rampung

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Bandar Lampung Siapkan Sport Center di Kawasan Kemiling

Bandar Lampung Siapkan Sport Center di Kawasan Kemiling

7 Oktober 2026
Sidoarjo Perkuat Regenerasi Musik Keroncong

Sidoarjo Perkuat Regenerasi Musik Keroncong

6 Oktober 2026
Irigasi Seunong Rusak Libatkan Warga Gotong Royong Memperbaiki

Irigasi Seunong Rusak Libatkan Warga Gotong Royong Memperbaiki

6 Oktober 2026
Gedung Pemerintahan di Solok Diperbaiki, Akibat Banjir Bandang

Gedung Pemerintahan di Solok Diperbaiki, Akibat Banjir Bandang

6 Oktober 2026
Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan Pasca Bencana 

Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan Pasca Bencana 

6 Oktober 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3499 shares
    Share 1400 Tweet 875
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3456 shares
    Share 1382 Tweet 864
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3487 shares
    Share 1395 Tweet 872
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3504 shares
    Share 1402 Tweet 876
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3809 shares
    Share 1524 Tweet 952

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.