• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
15 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Transportasi dan Pergudangan 2025 Tumbuh Tinggi 8,78%

Penggerak Target Pertumbuhan Ekonomi

by Riski Yanti
8 Februari 2026
Transportasi dan Pergudangan 2025 Tumbuh Tinggi 8,78%
20
SHARES
125
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia tumbuh 5,11 persen sepanjang tahun 2025 (c-to-c), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 sebesar 5,03 persen.

Pada Triwulan IV-2025, ekonomi nasional tumbuh 5,39 persen (y-on-y) dan 0,86 persen (q-to-q), dengan nilai Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp23.821,1 triliun.

BACA JUGA

SCI Usul, KA Kilat Pajajaran Dialihkan ke Pengembangan Logistik Jabar

SCI Usul, KA Kilat Pajajaran Dialihkan ke Pengembangan Logistik Jabar

4 Desember 2025
Dampak Kebijakan AS, Ini Strategi Pelaku Usaha Indonesia

Dampak Kebijakan AS, Ini Strategi Pelaku Usaha Indonesia

4 April 2025
Industri Rantai Dingin Diproyeksi Tumbuh 14 Persen

Industri Rantai Dingin Diproyeksi Tumbuh 14 Persen

4 November 2024

Founder dan CEO Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi menilai capaian tersebut menunjukkan resiliensi ekonomi nasional di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian.

Struktur pertumbuhan ekonomi 2025 sekaligus menegaskan peran sektor logistik yang strategis dalam menopang aktivitas ekonomi nasional, baik dari sisi produksi, distribusi, maupun konsumsi.

Dari sisi lapangan usaha, sektor Transportasi dan Pergudangan mencatatkan kinerja menonjol dengan pertumbuhan 8,78 persen sepanjang 2025, dan bahkan mencapai 8,98 persen (y-on-y) pada Triwulan IV-2025, tertinggi di antara sektor-sektor utama perekonomian.

Pertumbuhan ini mencerminkan peningkatan mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta pergerakan penumpang dan logistik, khususnya pada periode libur akhir tahun.

Selain itu, sektor Jasa Lainnya dan Jasa Perusahaan juga tumbuh tinggi masing-masing sebesar 9,93 persen dan 9,10 persen, yang sangat bergantung pada kelancaran layanan logistik.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi 2025 terutama ditopang oleh Konsumsi Rumah Tangga yang tumbuh 4,98 persen dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 5,09 persen, sementara ekspor barang dan jasa tumbuh 7,03 persen.

Pada Triwulan IV-2025, PMTB bahkan meningkat 6,12 persen (y-on-y), mengindikasikan penguatan investasi dan peningkatan kebutuhan distribusi barang modal, mesin, serta material konstruksi. Pola ini semakin menegaskan peran logistik sebagai enabler utama bagi konsumsi, investasi, dan ekspor nasional.

Secara spasial, perekonomian Indonesia masih didominasi oleh Pulau Jawa dengan kontribusi 56,93 persen dan Sumatera sebesar 22,22 persen.

Namun demikian, pertumbuhan ekonomi tertinggi justru terjadi di Sulawesi sebesar 6,23 persen, mengindikasikan peluang penguatan koridor ekonomi di luar Jawa yang sangat bergantung pada peningkatan konektivitas dan layanan logistik antarpulau.

Peran Strategis Transportasi dan Pergudangan dalam Pertumbuhan Ekonomi

Setijadi menyatakan kinerja sektor Transportasi dan Pergudangan yang tumbuh mendekati 9 persen memiliki arti strategis dalam konteks target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen.

Secara struktural, akselerasi pertumbuhan ekonomi ke level tersebut tidak dapat dilepaskan dari penguatan sistem logistik, mengingat sektor ini berfungsi sebagai penghubung utama seluruh aktivitas ekonomi lintas sektor dan wilayah.

Kondisi tersebut menegaskan urgensi pengembangan infrastruktur logistik antarpulau, penguatan konektivitas multimoda, serta pengembangan hub logistik regional.

Tanpa sistem logistik yang efisien dan terintegrasi, percepatan pertumbuhan ekonomi berisiko menghadapi hambatan struktural berupa biaya distribusi tinggi dan ketimpangan akses pasar antarwilayah.

Keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional dan pencapaian target pertumbuhan ekonomi 8 persen sangat bergantung pada peningkatan efisiensi sistem logistik nasional, penguatan layanan transportasi dan pergudangan antarwilayah, integrasi digital rantai pasok, serta sinkronisasi kebijakan ekonomi, perdagangan, dan logistik.

Share8SendTweet5
Previous Post

Peringati Hari Lahan Basah Sedunia, Menteri Kehutanan Komitmen Rehabilitasi Mangrove di Kalimantan Utara

Next Post

ASDP Perkuat Konektivitas Wakatobi untuk Wisata dan Ekonomi

Next Post
ASDP Perkuat Konektivitas Wakatobi untuk Wisata dan Ekonomi

ASDP Perkuat Konektivitas Wakatobi untuk Wisata dan Ekonomi

Jelang Imlek, Indonesia Negara Paling Inklusif

Jelang Imlek, Indonesia Negara Paling Inklusif

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Gandeng PolTax UI, Kementerian Ekraf Siapkan Usulan Royalti yang Adaptif

Gandeng PolTax UI, Kementerian Ekraf Siapkan Usulan Royalti yang Adaptif

14 April 2026
Game Lokal Dapat Respons Positif Dunia, Kementerian Ekraf Apresiasi KuloNiku

Game Lokal Dapat Respons Positif Dunia, Kementerian Ekraf Apresiasi KuloNiku

14 April 2026
Cuaca Ekstrem, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan Demi Keselamatan

Cuaca Ekstrem, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan Demi Keselamatan

14 April 2026
ASDP Tunda Jadwal Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka

ASDP Tunda Jadwal Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka

14 April 2026
IKN Buka Peluang Besar Bagi Generasi Kreatif Kalimantan

IKN Buka Peluang Besar Bagi Generasi Kreatif Kalimantan

14 April 2026

POPULAR

  • Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Port Connect 2025: Sinergi IPCC dan PTP Nonpetikemas Kembangkan Talenta Muda untuk Ekonomi Maritim

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Gubernur Bukhara Tawari Indonesia Destinasi Umrah Plus di Uzbekistan

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Wisata Bromo Ditutup Sementara demi Pemulihan Alam

    24 shares
    Share 10 Tweet 6

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.