• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
20 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home OPINION

SCI Usul, KA Kilat Pajajaran Dialihkan ke Pengembangan Logistik Jabar

by Riski Yanti
4 Desember 2025
SCI Usul, KA Kilat Pajajaran Dialihkan ke Pengembangan Logistik Jabar
27
SHARES
170
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Pemprov Jawa Barat dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menjalin kesepakatan untuk mengembangkan kereta cepat Jakarta-Bandung “Kilat Pajajaran”.

Kereta api (KA) dengan rencana waktu tempuh sekitar 1,5 jam tersebut dapat menjadi alternatif baru untuk mobilitas penumpang secara lebih cepat.

BACA JUGA

Indonesia Logistics Awards 2026, SCI Tekankan Penguatan Rantai Pasok dan Ketahanan Energi Hadari 2027

Indonesia Logistics Awards 2026, SCI Tekankan Penguatan Rantai Pasok dan Ketahanan Energi Hadari 2027

12 Oktober 2026
Transportasi dan Pergudangan 2025 Tumbuh Tinggi 8,78%

Transportasi dan Pergudangan 2025 Tumbuh Tinggi 8,78%

8 Februari 2026
Dampak Kebijakan AS, Ini Strategi Pelaku Usaha Indonesia

Dampak Kebijakan AS, Ini Strategi Pelaku Usaha Indonesia

4 April 2025

Founder & CEO Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi mengapresiasi berbagai program peningkatan layanan transportasi, namun rencana KA Kilat Pajajaran itu kurang memiliki kelayakan permintaan penumpang di tengah persaingan yang sudah sangat ketat.

Segmentasi pasar penumpang sudah jenuh, sehingga layanan baru yang serupa tidak tepat dari sisi ekonomi maupun efisiensi jaringan transportasi.

Konektivitas penumpang Jakarta-Bandung telah dilayani berbagai moda dan operator, antara lain KA Parahyangan yang menjadi pilihan karena akses langsung di pusat kota Jakarta, kereta cepat Whoosh dengan waktu tempuh paling kompetitif, serta layanan travel dan shuttle yang dominan secara point-to-point.

Selain itu, Tol Jakarta-Cikampek II (Japek II) dengan perkiraan waktu tempuh 1,5 jam juga akan menarik pengguna kendaraan pribadi, di samping layanan travel dan shuttle menjadi makin kompetitif.

Tambahan layanan seperti KA Kilat Pajajaran tidak akan mendapatkan permintaan yang memadai dan berisiko membebani operator KA tanpa nilai tambah yang signifikan.

Selain itu, dengan kepemilikan saham terbesar secara tidak langsung KAI di KCIC (Whoosh), akan terjadi kompetisi tiga layanan serupa (KA Parahyangan, Whoosh, dan Kilat Pajajaran) yang semuanya “dimiliki” KAI.

Penguatan Logistik Industri Jawa Barat

Setijadi menjelaskan Jawa Barat merupakan basis industri manufaktur terbesar di Indonesia, meliputi sektor otomotif, elektronik, tekstil, pangan, dan kimia, yang membutuhkan dukungan sistem logistik yang cepat, handal, dan terintegrasi.

Rencana KA Kilat Pajajaran sebaiknya dialihkan ke penguatan logistik berbasis kereta api untuk lebih mengefisienkan industri di Jawa Barat.

Pada tahun 2024, di provinsi itu terdapat 8.239 perusahaan manufaktur skala menengah dan besar, serta 38 kawasan industri.

Salah satu bentuk potensi dukungan penting adalah pengembangan container yard (CY) KAI di Cikarang, Klari, Cibungur, dan Bandung, yang dapat menjadi peluang bisnis logistik KAI dan berdampak positif untuk industri di Jawa Barat.

Analisis Tim Riset SCI menunjukkan volume ekspor Tanjung Priok berasal dari Bekasi (sebesar 32 persen), Karawang (29 persen), Purwakarta (8 persen), Bandung (6 persen), Tangerang (14 persen), Bogor (4 persen), serta Cilegon dan Serang (8 persen). Sementara, tujuan impor adalah Bekasi (23 persen), Karawang (36 persen), Purwakarta (9 persen), Bandung (6 persen), Tangerang (14 persen), Bogor (4 persen), serta Cilegon dan Serang (3 persen).

Sejumlah CY itu berpotensi menjadi lokasi strategis pintu ekspor-impor di masing-masing wilayah, sehingga ekspor-impor tidak harus langsung dan menumpuk di Tanjung Priok.

Hal ini dapat menekan biaya logistik dan meningkatkan daya saing industri, mengurangi kemacetan jalan dengan pemindahan sebagian pengangkutan dari jalan ke rel, serta menghindarkan praktik pengangkutan secara overdimension & overload (ODOL).

Share11SendTweet7
Previous Post

Pelabuhan Lhokseumawe Titik Simpul Pemulihan Aceh

Next Post

Peninjauan Lapangan Percepat Respons Darurat Banjir Bandang Agam

Next Post
Peninjauan Lapangan Percepat Respons Darurat Banjir Bandang Agam

Peninjauan Lapangan Percepat Respons Darurat Banjir Bandang Agam

Kemenhub Kerahkan 4 Kapal KPLP, Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Sumatera

Kemenhub Kerahkan 4 Kapal KPLP, Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Sumatera

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Festival Kuliner Wonderful Indonesia Perluas Pasar Usaha Kuliner Nusantara

Festival Kuliner Wonderful Indonesia Perluas Pasar Usaha Kuliner Nusantara

19 Oktober 2026
PLN Dorong Ekonomi Sirkular Melalui Bank Sampah Terang

PLN Dorong Ekonomi Sirkular Melalui Bank Sampah Terang

19 Oktober 2026
Warteg on Train di KA Batavia Disambut Baik oleh Penumpang

Warteg on Train di KA Batavia Disambut Baik oleh Penumpang

19 Oktober 2026
BP Batam Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Kawasan Nongsa

BP Batam Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Kawasan Nongsa

19 Oktober 2026
KAI Suguhkan Warteg On Train di KA Batavia

KAI Suguhkan Warteg On Train di KA Batavia

19 Oktober 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4183 shares
    Share 1673 Tweet 1046
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3795 shares
    Share 1518 Tweet 949
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3893 shares
    Share 1557 Tweet 973
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3244 shares
    Share 1298 Tweet 811
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3884 shares
    Share 1554 Tweet 971

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.