• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
5 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

USK Dorong Pemulihan Pascabanjir Aceh Berbasis One Health

by SDGS Admin
7 Februari 2026
USK Dorong Pemulihan Pascabanjir Aceh Berbasis One Health
21
SHARES
134
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Banda Aceh, Kabar SDGs – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh tidak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga memunculkan persoalan berlapis yang menyentuh kesehatan masyarakat, ketahanan pangan, hingga kualitas lingkungan. Menyikapi kompleksitas tersebut, Universitas Syiah Kuala (USK) memilih pendekatan One Health sebagai pijakan utama dalam mendorong pemulihan pascabencana yang berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.

Pendekatan ini diperkenalkan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Diseminasi Pengabdian kepada Masyarakat yang digelar di Banda Aceh, Selasa (3/2/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Rektor USK Prof Marwan dan menjadi ruang kolaborasi lintas sektor untuk membahas pemulihan sosial, pangan, dan kesehatan masyarakat rentan pascabanjir.

BACA JUGA

Aceh Percepat Pemulihan Lahan Sawah Pascabencana

Aceh Percepat Pemulihan Lahan Sawah Pascabencana

5 Mei 2026
Kementerian PU Percepat Penanganan 38 Muara Terdampak Pascabencana di Sumatera

Kementerian PU Percepat Penanganan 38 Muara Terdampak Pascabencana di Sumatera

22 Februari 2026
Kementerian Ekraf Peduli Perkuat Komitmen Lintas Sektor untuk Pemulihan Pascabencana Sumatera

Kementerian Ekraf Peduli Perkuat Komitmen Lintas Sektor untuk Pemulihan Pascabencana Sumatera

31 Januari 2026

Sebanyak 60 peserta dari berbagai instansi hadir dalam FGD tersebut, mulai dari Dinas Peternakan Aceh, Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan Kota Banda Aceh, Kementerian Pertanian, perguruan tinggi di Aceh, hingga para praktisi. Diskusi ini menghadirkan Prof Srihadi Agungpriyono dari IPB University dan Prof Yani dari USK sebagai narasumber.

Rektor USK Prof Marwan menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam pemulihan pascabencana. Menurutnya, kehadiran universitas tidak boleh berhenti pada kajian akademik, tetapi harus mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat. Dampak tersebut, kata dia, sejalan dengan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang menjadi agenda pembangunan nasional.

Dalam konteks pemulihan Aceh, Marwan menilai pendekatan One Health sangat relevan karena memandang kesehatan manusia, kesehatan hewan, kesehatan lingkungan, dan kesehatan masyarakat sebagai satu kesatuan yang saling terkait. Pengalaman pandemi COVID-19, lanjutnya, menjadi bukti nyata bahwa persoalan kesehatan tidak bisa diselesaikan secara sektoral.

“Kompleksitas persoalan tersebut menegaskan bahwa solusi tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan harus melalui kolaborasi lintas disiplin dan lintas institusi,” ujar Marwan.

Ia juga mengungkapkan bahwa USK telah membentuk One Health Collaboration Center (OHCC) sejak 2018. Pusat kolaborasi ini berawal dari Fakultas Kedokteran Hewan dan kemudian berkembang menjadi model pembelajaran lintas disiplin yang melibatkan bidang kedokteran, biologi, keperawatan, dan keilmuan lainnya.

“Melalui model pembelajaran ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman lintas sektor dan mampu berkolaborasi dalam kerangka One Health setelah mereka lulus,” katanya.

Ketua Tim Equity USK Prof Muslim Akmal menjelaskan bahwa FGD tersebut secara khusus diarahkan untuk mendukung tiga target SDGs, yakni tanpa kemiskinan (SDG 1), tanpa kelaparan (SDG 2), serta kesehatan dan kesejahteraan (SDG 3). Ia menilai pendekatan One Health menjadi kerangka strategis yang tepat dalam situasi pascabencana.

Menurut Muslim, banjir memperlihatkan keterkaitan erat antara kondisi lingkungan, kesehatan hewan, dan kesehatan manusia. Lingkungan yang tercemar berpotensi memicu penyakit, ternak yang terdampak memengaruhi ketahanan pangan, dan pada akhirnya berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.

“Pascabencana banjir, interaksi ketiga aspek ini menjadi semakin nyata. Lingkungan yang tercemar dapat memicu penyakit, ternak yang sakit memengaruhi ketahanan pangan, dan pada akhirnya kesehatan masyarakat pun terancam. Oleh karena itu, proses pemulihan tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan harus terintegrasi,” ujar Muslim.

Melalui penguatan pendekatan One Health, USK berharap pemulihan pascabencana di Aceh tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi mampu membangun ketahanan masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan di masa depan.

Share8SendTweet5
Previous Post

Wali Nanggroe Dorong Akses Kesehatan Pascabencana

Next Post

Tanjungpinang Siap Dukung Gerakan ASRI dengan Olah Sampah Plastik Jadi BBM

Next Post
Tanjungpinang Siap Dukung Gerakan ASRI dengan Olah Sampah Plastik Jadi BBM

Tanjungpinang Siap Dukung Gerakan ASRI dengan Olah Sampah Plastik Jadi BBM

Indonesia Peringkat Kedua Negara Paling Rentan Penipuan Digital Dunia

Indonesia Peringkat Kedua Negara Paling Rentan Penipuan Digital Dunia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

RSUD Jatisari Resmikan Unit Pengelola Darah dan Layanan MESRA

RSUD Jatisari Resmikan Unit Pengelola Darah dan Layanan MESRA

5 Agustus 2026
PLN UID Kaltimra Raih Platinum Nusantara CSR Awards 2026

PLN UID Kaltimra Raih Platinum Nusantara CSR Awards 2026

5 Agustus 2026
Aceh Raih Penghargaan Transportasi Indonesia Award 2026

Aceh Raih Penghargaan Transportasi Indonesia Award 2026

4 Agustus 2026
Airbnb Catat Tren Wisata Kuliner Terus Meningkat di Bali

Airbnb Catat Tren Wisata Kuliner Terus Meningkat di Bali

4 Agustus 2026
Bandara Internasional Soekarno-Hatta Perluas Layanan Umrah

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Perluas Layanan Umrah

4 Agustus 2026

POPULAR

  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1367 shares
    Share 547 Tweet 342
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1359 shares
    Share 544 Tweet 340
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1647 shares
    Share 659 Tweet 412
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1368 shares
    Share 547 Tweet 342
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1348 shares
    Share 539 Tweet 337

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.