• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
14 Februari 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Zootopia 2 Pecahkan Rekor Box Office China dan Picu Tren Berbahaya Perburuan Ular Biru Indonesia

by SDGS Admin
6 Januari 2026
Zootopia 2 Pecahkan Rekor Box Office China dan Picu Tren Berbahaya Perburuan Ular Biru Indonesia
20
SHARES
122
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

California, Kabar SDGs – Film animasi Zootopia 2 kembali menorehkan sejarah baru bagi Disney. Dirilis menjelang akhir Tahun Ular, sekuel ini resmi menjadi film animasi asing terlaris sepanjang masa di China, melampaui capaian Zootopia pertama yang tayang pada 2016.

Data Box Office Mojo mencatat, Zootopia 2 meraup pendapatan lebih dari 503 juta dolar AS di China atau sekitar Rp8,4 triliun. Secara global, film ini juga telah menembus angka 1 miliar dolar AS di box office dunia, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu film animasi paling sukses dalam sejarah Disney.

BACA JUGA

Populasi Badak Jawa Bertambah Terekam Induk dan Anakan di Ujung Kulon

Populasi Badak Jawa Bertambah Terekam Induk dan Anakan di Ujung Kulon

10 Februari 2026
Zootopia 2 Pecahkan Rekor Disney sebagai Film Animasi Terlaris Sepanjang Sejarah Studio

Zootopia 2 Pecahkan Rekor Disney sebagai Film Animasi Terlaris Sepanjang Sejarah Studio

6 Januari 2026
Jepang Akhiri Era Panda

Jepang Akhiri Era Panda

17 Desember 2025

Namun, di balik keberhasilan tersebut, muncul dampak tak terduga. Salah satu karakter baru dalam film ini, Gary, seekor ular biru beracun yang digambarkan menggemaskan, cerdas, dan berani, justru memicu tren berbahaya di China. Sejak film dirilis, terjadi lonjakan minat terhadap ular biru asli yang berasal dari Indonesia.

Dalam alur cerita, Gary digambarkan berjuang membersihkan nama keluarganya dan mengubah stigma negatif terhadap reptil, dibantu oleh duo polisi Judy Hopps dan Nick Wilde. Karakter ini berhasil mencuri perhatian penonton, terutama generasi muda, yang kemudian mencari sosok nyata yang menyerupai Gary.

Pilihan mereka jatuh pada ular pit viper bambu pulau, spesies ular berbisa berwarna biru yang berasal dari Indonesia. Media pemerintah China, The Paper, melaporkan lonjakan signifikan pencarian ular pit viper Indonesia di berbagai platform e-commerce sejak penayangan Zootopia 2. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari ratusan hingga ribuan yuan.

Fenomena ini sejalan dengan meningkatnya minat kaum muda China terhadap hewan peliharaan eksotis. Kantor berita Xinhua mencatat, hingga akhir 2024 terdapat lebih dari 17 juta pemilik hewan peliharaan eksotis di China, dengan nilai pasar mendekati 10 miliar yuan. Lebih dari 60 persen di antaranya berasal dari Generasi Z. Laporan industri hewan peliharaan China tahun 2025 juga menyebutkan, ular mencakup lebih dari separuh total reptil yang dipelihara di negara tersebut.

Meski hukum China melarang pengiriman hewan hidup dan barang berbahaya seperti racun melalui layanan pos, kepemilikan ular pit viper Indonesia sendiri tidak secara eksplisit dinyatakan ilegal. Kondisi ini membuka celah bagi perdagangan daring, meskipun risikonya tinggi.

Qi Weihao (21), warga Provinsi Jiangxi, menjadi salah satu pembeli. Ia mengaku membeli seekor ular pit viper Indonesia seharga 1.850 yuan atau sekitar Rp4,4 juta, hanya dua hari setelah Zootopia 2 dirilis pada 26 November 2025. Sebagai penggemar reptil, Qi mengaku ketertarikannya semakin kuat setelah melihat citra positif Gary dalam film tersebut.

Namun Qi juga mengingatkan risiko besar di balik tren ini. “Jika Anda tidak memiliki pengalaman yang luas dan peralatan yang aman, jangan terburu-buru memelihara ular berbisa,” ujarnya.

Kekhawatiran serupa disampaikan media pemerintah The Beijing News. Mereka menilai penggambaran ular biru yang ramah dan menggemaskan di film dapat menyesatkan publik. Dalam kenyataannya, ular pit viper bambu pulau bukanlah hewan peliharaan yang aman. “Jika ular berbisa lepas atau menyerang, risikonya bukan hanya bagi pemilik, tetapi juga dapat mengancam keselamatan publik,” tulis media tersebut.

Pengecekan CNN pada Jumat, 12 Desember 2025, menunjukkan ular pit viper biru sudah tidak lagi tersedia di sejumlah platform e-commerce besar seperti Douyin, Xiaohongshu, dan Xianyu. Namun, beberapa penawaran sempat ditemukan di JD, peritel daring terbesar di China. Setelah dikonfirmasi CNN, pihak JD segera menghapus daftar tersebut. Juru bicara JD menegaskan penjualan hewan berbisa dilarang keras di platform mereka.

Di tengah polemik ini, sebagian penggemar Zootopia 2 memilih cara yang lebih aman untuk menyalurkan kecintaan mereka pada karakter Gary, yakni dengan membeli berbagai merchandise bertema ular biru, tanpa harus menghadapi risiko nyata memelihara reptil beracun di dunia nyata.

Share8SendTweet5
Previous Post

Zootopia 2 Pecahkan Rekor Disney sebagai Film Animasi Terlaris Sepanjang Sejarah Studio

Next Post

Bank Mandiri Bangun Lima Jembatan Bailey Pulihkan Akses Wilayah Terdampak Bencana Sumatra

Next Post
Bank Mandiri Bangun Lima Jembatan Bailey Pulihkan Akses Wilayah Terdampak Bencana Sumatra

Bank Mandiri Bangun Lima Jembatan Bailey Pulihkan Akses Wilayah Terdampak Bencana Sumatra

Pembangunan SMA Taruna Nusantara IKN Ditargetkan Rampung Januari 2026

Pembangunan SMA Taruna Nusantara IKN Ditargetkan Rampung Januari 2026

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Batam Perkuat Daya Tarik Investasi Maritim Jerman

Batam Perkuat Daya Tarik Investasi Maritim Jerman

14 Februari 2026
Badung Perkuat Kelola Sampah dari Rumah Tangga

Badung Perkuat Kelola Sampah dari Rumah Tangga

14 Februari 2026
Sepatu Aveka Tembus Empat Besar Shopee Jagoan UMKM

Sepatu Aveka Tembus Empat Besar Shopee Jagoan UMKM

13 Februari 2026
Taman Kampung Baru Jadi Ruang Hijau Warga

Taman Kampung Baru Jadi Ruang Hijau Warga

13 Februari 2026
Dosen UIN Ar Raniry Raih Juara Research Expo 2026

Dosen UIN Ar Raniry Raih Juara Research Expo 2026

13 Februari 2026

POPULAR

  • BRIN dan Royal Botanic Gardens Kew Inggris Berkolaborasi terkait Bank Benih

    BRIN dan Royal Botanic Gardens Kew Inggris Berkolaborasi terkait Bank Benih

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Indonesia Peringkat Kedua Negara Paling Rentan Penipuan Digital Dunia

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Imlek Nasional 2026 Angkat Harmoni Budaya Nusantara

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Honda Perkenalkan New CR-V e HEV di IIMS 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Honda Jazz 2026 Muncul Kembali di Tengah Tekanan Mobil Listrik

    36 shares
    Share 14 Tweet 9

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.