• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
12 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Zootopia 2 Pecahkan Rekor Box Office China dan Picu Tren Berbahaya Perburuan Ular Biru Indonesia

by SDGS Admin
6 Januari 2026
Zootopia 2 Pecahkan Rekor Box Office China dan Picu Tren Berbahaya Perburuan Ular Biru Indonesia
31
SHARES
194
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

California, Kabar SDGs – Film animasi Zootopia 2 kembali menorehkan sejarah baru bagi Disney. Dirilis menjelang akhir Tahun Ular, sekuel ini resmi menjadi film animasi asing terlaris sepanjang masa di China, melampaui capaian Zootopia pertama yang tayang pada 2016.

Data Box Office Mojo mencatat, Zootopia 2 meraup pendapatan lebih dari 503 juta dolar AS di China atau sekitar Rp8,4 triliun. Secara global, film ini juga telah menembus angka 1 miliar dolar AS di box office dunia, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu film animasi paling sukses dalam sejarah Disney.

BACA JUGA

Karantina Bali Gagalkan Penyelundupan 482 Burung

Karantina Bali Gagalkan Penyelundupan 482 Burung

12 Agustus 2026
Karantina Jatim Gagalkan Penyelundupan 69 Ekor Burung

Karantina Jatim Gagalkan Penyelundupan 69 Ekor Burung

30 Juli 2026
Pemutaran Film Tanah Sengketa Tingkatkan Literasi Pertanahan Warga

Pemutaran Film Tanah Sengketa Tingkatkan Literasi Pertanahan Warga

27 Juni 2026

Namun, di balik keberhasilan tersebut, muncul dampak tak terduga. Salah satu karakter baru dalam film ini, Gary, seekor ular biru beracun yang digambarkan menggemaskan, cerdas, dan berani, justru memicu tren berbahaya di China. Sejak film dirilis, terjadi lonjakan minat terhadap ular biru asli yang berasal dari Indonesia.

Dalam alur cerita, Gary digambarkan berjuang membersihkan nama keluarganya dan mengubah stigma negatif terhadap reptil, dibantu oleh duo polisi Judy Hopps dan Nick Wilde. Karakter ini berhasil mencuri perhatian penonton, terutama generasi muda, yang kemudian mencari sosok nyata yang menyerupai Gary.

Pilihan mereka jatuh pada ular pit viper bambu pulau, spesies ular berbisa berwarna biru yang berasal dari Indonesia. Media pemerintah China, The Paper, melaporkan lonjakan signifikan pencarian ular pit viper Indonesia di berbagai platform e-commerce sejak penayangan Zootopia 2. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari ratusan hingga ribuan yuan.

Fenomena ini sejalan dengan meningkatnya minat kaum muda China terhadap hewan peliharaan eksotis. Kantor berita Xinhua mencatat, hingga akhir 2024 terdapat lebih dari 17 juta pemilik hewan peliharaan eksotis di China, dengan nilai pasar mendekati 10 miliar yuan. Lebih dari 60 persen di antaranya berasal dari Generasi Z. Laporan industri hewan peliharaan China tahun 2025 juga menyebutkan, ular mencakup lebih dari separuh total reptil yang dipelihara di negara tersebut.

Meski hukum China melarang pengiriman hewan hidup dan barang berbahaya seperti racun melalui layanan pos, kepemilikan ular pit viper Indonesia sendiri tidak secara eksplisit dinyatakan ilegal. Kondisi ini membuka celah bagi perdagangan daring, meskipun risikonya tinggi.

Qi Weihao (21), warga Provinsi Jiangxi, menjadi salah satu pembeli. Ia mengaku membeli seekor ular pit viper Indonesia seharga 1.850 yuan atau sekitar Rp4,4 juta, hanya dua hari setelah Zootopia 2 dirilis pada 26 November 2025. Sebagai penggemar reptil, Qi mengaku ketertarikannya semakin kuat setelah melihat citra positif Gary dalam film tersebut.

Namun Qi juga mengingatkan risiko besar di balik tren ini. “Jika Anda tidak memiliki pengalaman yang luas dan peralatan yang aman, jangan terburu-buru memelihara ular berbisa,” ujarnya.

Kekhawatiran serupa disampaikan media pemerintah The Beijing News. Mereka menilai penggambaran ular biru yang ramah dan menggemaskan di film dapat menyesatkan publik. Dalam kenyataannya, ular pit viper bambu pulau bukanlah hewan peliharaan yang aman. “Jika ular berbisa lepas atau menyerang, risikonya bukan hanya bagi pemilik, tetapi juga dapat mengancam keselamatan publik,” tulis media tersebut.

Pengecekan CNN pada Jumat, 12 Desember 2025, menunjukkan ular pit viper biru sudah tidak lagi tersedia di sejumlah platform e-commerce besar seperti Douyin, Xiaohongshu, dan Xianyu. Namun, beberapa penawaran sempat ditemukan di JD, peritel daring terbesar di China. Setelah dikonfirmasi CNN, pihak JD segera menghapus daftar tersebut. Juru bicara JD menegaskan penjualan hewan berbisa dilarang keras di platform mereka.

Di tengah polemik ini, sebagian penggemar Zootopia 2 memilih cara yang lebih aman untuk menyalurkan kecintaan mereka pada karakter Gary, yakni dengan membeli berbagai merchandise bertema ular biru, tanpa harus menghadapi risiko nyata memelihara reptil beracun di dunia nyata.

Share12SendTweet8
Previous Post

Zootopia 2 Pecahkan Rekor Disney sebagai Film Animasi Terlaris Sepanjang Sejarah Studio

Next Post

Bank Mandiri Bangun Lima Jembatan Bailey Pulihkan Akses Wilayah Terdampak Bencana Sumatra

Next Post
Bank Mandiri Bangun Lima Jembatan Bailey Pulihkan Akses Wilayah Terdampak Bencana Sumatra

Bank Mandiri Bangun Lima Jembatan Bailey Pulihkan Akses Wilayah Terdampak Bencana Sumatra

Pembangunan SMA Taruna Nusantara IKN Ditargetkan Rampung Januari 2026

Pembangunan SMA Taruna Nusantara IKN Ditargetkan Rampung Januari 2026

Discussion about this post

NEWS UPDATE

DOOH Bidik Ekosistem AI Indonesia

DOOH Bidik Ekosistem AI Indonesia

12 September 2026
Erupsi Anak Krakatau Menurun Namun Warga Diingatkan Tetap Waspada

Erupsi Anak Krakatau Menurun Namun Warga Diingatkan Tetap Waspada

11 September 2026
PLN NP UP Paiton Raih Dua Penghargaan EBTKE

PLN NP UP Paiton Raih Dua Penghargaan EBTKE

11 September 2026
Sidoarjo Dorong Ekosistem Seni dan Budaya Lewat Darjonesia Dance Festival

Sidoarjo Dorong Ekosistem Seni dan Budaya Lewat Darjonesia Dance Festival

11 September 2026
Menjadi Jembatan Perubahan bagi UMKM

Menjadi Jembatan Perubahan bagi UMKM

11 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2808 shares
    Share 1123 Tweet 702
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2489 shares
    Share 996 Tweet 622
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2483 shares
    Share 993 Tweet 621
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2457 shares
    Share 983 Tweet 614
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.