• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
11 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

Polibatam Kembangkan Teknologi Pakan Ikan Otomatis Berbasis IoT

by SDGS Admin
4 Juni 2026
Polibatam Kembangkan Teknologi Pakan Ikan Otomatis Berbasis IoT
17
SHARES
109
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Batam, Kabar SDGs – Politeknik Negeri Batam atau Politeknik Negeri Batam mengembangkan inovasi teknologi untuk mendukung sektor perikanan budi daya melalui alat pemberi pakan ikan otomatis berbasis Internet of Things (IoT) bernama Segara Automatic Fish Feeder. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan kolam sekaligus mendukung produktivitas usaha budi daya ikan dengan sistem bioflok.

Pengembang Segara yang juga dosen Mekanika dan Elektronika Polibatam, Daniel Sutopo, menjelaskan bahwa alat tersebut tidak hanya berfungsi menyalurkan pakan secara otomatis, tetapi juga dilengkapi kemampuan memantau berbagai parameter penting yang memengaruhi kondisi kolam ikan.

BACA JUGA

Kutai Barat Salurkan Freezer untuk Dukung Usaha Perikanan

Kutai Barat Salurkan Freezer untuk Dukung Usaha Perikanan

27 Juli 2026
ITS Kembangkan Material Komposit Berbasis Sumber Daya Lokal

ITS Kembangkan Material Komposit Berbasis Sumber Daya Lokal

16 Juli 2026
Lebih Dari Separuh Korban Pelecehan di Ruang Digital di Asia Pasifik Menghadapi Konsekuensi Nyata, Namun Sebagian Besar Tidak Pernah Mencari Bantuan

Lebih Dari Separuh Korban Pelecehan di Ruang Digital di Asia Pasifik Menghadapi Konsekuensi Nyata, Namun Sebagian Besar Tidak Pernah Mencari Bantuan

17 Juni 2026

“Melalui alat ini kami tidak hanya memberikan pakan, tetapi juga vitamin yang dibutuhkan ikan secara otomatis. Sistem ini juga dapat memantau kadar oksigen, pH, suhu, dan tingkat kekeruhan air,” kata Daniel di Batam, Selasa.

Ia menjelaskan, seluruh informasi terkait kondisi kolam dapat dipantau secara langsung melalui telepon pintar. Dengan demikian, pembudi daya dapat mengetahui perkembangan kolam kapan saja tanpa harus selalu berada di lokasi.

Menurut Daniel, sistem pemantauan tersebut memungkinkan pengguna mengambil langkah cepat apabila terjadi perubahan kondisi air yang berpotensi memengaruhi kesehatan maupun pertumbuhan ikan.

“Pembudi daya membutuhkan alat monitoring yang praktis. Melalui smartphone mereka bisa mengetahui kondisi kolam kapan saja dan segera melakukan penanganan jika ada perubahan,” ujarnya.

Pengembangan Segara Automatic Fish Feeder telah berlangsung selama empat angkatan mahasiswa dan memperoleh dukungan pendanaan hibah dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. Ke depan, tim pengembang berencana menambahkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) guna mendeteksi tingkat kenyang ikan sehingga proses pemberian pakan dapat dilakukan secara lebih akurat dan efisien.

Selain itu, sistem juga akan dikembangkan agar mampu mengatur kadar oksigen, tingkat keasaman (pH), serta kekeruhan air kolam secara otomatis sehingga pengelolaan budi daya menjadi lebih optimal.

“Saat ini mahasiswa juga sedang mengembangkan sistem pengendalian kadar pH air kolam agar pengelolaan budi daya semakin optimal,” kata Daniel.

Ia menambahkan bahwa teknologi tersebut sangat membantu pembudi daya yang memiliki keterbatasan waktu dalam mengawasi kolam ikan setiap saat.

“Ketika hujan atau pembudi daya sedang bekerja di tempat lain, alat ini tetap berjalan otomatis dan memberikan notifikasi terkait kondisi kolam,” ujarnya.

Polibatam menargetkan inovasi tersebut dapat segera memasuki tahap hilirisasi agar pemanfaatannya dapat diperluas bagi masyarakat dan pelaku usaha perikanan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Admajianto, menyampaikan apresiasinya terhadap pengembangan teknologi yang dilakukan kalangan akademisi untuk mendukung kemajuan sektor perikanan budi daya.

Menurutnya, kebutuhan akan teknologi semakin penting seiring meningkatnya penerapan sistem bioflok oleh kelompok pembudi daya ikan di Batam.

“Dalam tiga tahun terakhir Pemerintah Kota Batam telah membantu sekitar 75 hingga 80 kelompok pembudi daya dengan teknologi bioflok. Karena itu kami sangat mendukung inovasi dari perguruan tinggi yang dapat membantu meningkatkan produktivitas pembudi daya,” kata Yudi.

Ia berharap semakin banyak hasil penelitian perguruan tinggi yang dapat diterapkan secara langsung di lapangan sehingga mampu meningkatkan efisiensi usaha perikanan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Inovasi seperti sistem pemberian pakan otomatis dan monitoring kolam sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi budi daya ikan di Batam,” ujarnya.

Share7SendTweet4
Previous Post

Arus Penumpang Pelabuhan Batam Meningkat Selama Libur Panjang

Next Post

BPR Kanti Luncurkan Logo Baru dan Transformasi Budaya Perusahaan

Next Post
BPR Kanti Luncurkan Logo Baru dan Transformasi Budaya Perusahaan

BPR Kanti Luncurkan Logo Baru dan Transformasi Budaya Perusahaan

Saatnya Reformasi Kelembagaan BGN dan Tata Kelola MBG

Saatnya Reformasi Kelembagaan BGN dan Tata Kelola MBG

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Erupsi Anak Krakatau Menurun Namun Warga Diingatkan Tetap Waspada

Erupsi Anak Krakatau Menurun Namun Warga Diingatkan Tetap Waspada

11 September 2026
PLN NP UP Paiton Raih Dua Penghargaan EBTKE

PLN NP UP Paiton Raih Dua Penghargaan EBTKE

11 September 2026
Sidoarjo Dorong Ekosistem Seni dan Budaya Lewat Darjonesia Dance Festival

Sidoarjo Dorong Ekosistem Seni dan Budaya Lewat Darjonesia Dance Festival

11 September 2026
Menjadi Jembatan Perubahan bagi UMKM

Menjadi Jembatan Perubahan bagi UMKM

11 September 2026
Jakarta Barat Siapkan TPS 3R Percontohan

Jakarta Barat Siapkan TPS 3R Percontohan

10 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2794 shares
    Share 1118 Tweet 699
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2474 shares
    Share 990 Tweet 619
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2469 shares
    Share 988 Tweet 617
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2441 shares
    Share 976 Tweet 610
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2452 shares
    Share 981 Tweet 613

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.