New York City, Kabar SDGs – Zohran Mamdani, imigran asal Uganda, menorehkan sejarah baru di Amerika Serikat setelah resmi dilantik sebagai Wali Kota New York City dan tercatat sebagai tokoh muslim pertama yang menduduki jabatan tersebut.
Dilansir dari Al Jazeera, prosesi pelantikan Mamdani berlangsung pada Kamis dini hari waktu setempat, tepat setelah pergantian hari, di sebuah stasiun kereta bawah tanah bersejarah di Manhattan yang sudah lama tidak beroperasi. Dalam prosesi tersebut, Mamdani mengucapkan sumpah jabatan dengan meletakkan tangannya di atas Al-Qur’an, menandai momen bersejarah bagi Kota New York sekaligus Amerika Serikat.
Pembacaan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Jaksa Agung Negara Bagian New York, Letitia James, yang disebut Mamdani sebagai inspirasi politiknya. Pelantikan berlangsung di peron stasiun kereta bawah tanah Balai Kota lama yang berada di bawah Taman Balai Kota, Manhattan. Stasiun ini dikenal sebagai salah satu keajaiban arsitektur dengan langit-langit lengkung berubin, jendela atap kaca berwarna, serta lampu gantung kuningan, meski telah ditutup sejak 1945 dan hanya dibuka untuk tur terbatas.
Lokasi tersebut merupakan bagian dari 28 stasiun kereta bawah tanah pertama New York yang mulai beroperasi pada 1904, sekaligus menjadi simbol awal inovasi dan pertumbuhan kota. Pemilihan tempat ini memberi makna simbolis tersendiri bagi awal kepemimpinan Mamdani.
Mamdani sebelumnya menjabat sebagai anggota dewan negara bagian dari Queens. Namanya menarik perhatian internasional setelah secara mengejutkan memenangkan pemilihan pendahuluan Partai Demokrat pada musim panas lalu. Kampanyenya dikenal kuat mengangkat isu keterjangkauan hidup, yang menjadi perhatian utama warga kota.
Dalam agenda kebijakannya, Mamdani berkomitmen menghadirkan program penitipan anak universal, membekukan tarif sewa bagi sekitar dua juta penyewa dengan sistem sewa stabil, serta menjadikan layanan bus kota cepat dan gratis. Program-program tersebut disebutnya sebagai upaya konkret untuk meringankan beban hidup warga New York.
Usai dilantik, Mamdani menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas amanah yang diemban. “Ini benar-benar suatu kehormatan dan hak istimewa seumur hidup,” kata Mamdani.
Ia juga menyinggung makna lokasi pelantikan yang dipilih. Menurutnya, tempat tersebut merupakan “bukti pentingnya transportasi umum bagi vitalitas, kesehatan, dan warisan kota kita,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Mamdani turut menyampaikan ucapan tahun baru kepada seluruh warga New York City. “Selamat Tahun Baru untuk warga New York, baik yang berada di dalam terowongan ini maupun di atasnya,” ucap Mamdani, dikutip dari Reuters.










Discussion about this post