Jakarta, Kabar SDGs – Pelari jarak jauh Indonesia Robi Syianturi melelang singlet putih yang ia kenakan saat meraih medali emas marathon SEA Games 2025 sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatera. Aksi tersebut diumumkan langsung melalui akun Instagram pribadinya dan terbuka bagi publik yang ingin berpartisipasi.
Robi mengungkapkan bahwa niat melelang singlet itu sudah ia tanamkan sejak awal mengikuti ajang SEA Games. Ia ingin pencapaiannya tidak hanya berhenti pada prestasi pribadi, tetapi juga memberi manfaat bagi orang lain. “Oh, iya. Ee.. ya saya sudah niat dari awal ya. Saya pengin berbagi, dan pengin masyarakat teman-teman yang ada di Sumatera agar mereka merasakan perjuangan saya berlari sepanjang 42 kilometer,” kata Robi.
Proses lelang dilakukan secara terbuka melalui kolom komentar di akun Instagram miliknya. Dengan cara tersebut, Robi berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk ikut berbagi. Ia juga menyampaikan harapannya agar langkah kecil ini membawa kebaikan di masa depan. “Dan mudah-mudahan dengan niat baik, Allah mempermudah jalan saya untuk lebih baik lagi ke depannya,” ujarnya.
Di tengah kegiatan sosial tersebut, Robi tetap melanjutkan perjuangannya di lintasan. Ia kembali bertanding pada nomor 10.000 meter di Stadion Supachalasai, Bangkok, Selasa, hanya beberapa hari setelah menyelesaikan lomba marathon. Dalam nomor tersebut, Robi finis di posisi kelima dengan catatan waktu 31 menit 03,34 detik.
Robi mengaku bersyukur masih mampu mencatatkan waktu yang kompetitif meski kondisi fisik belum sepenuhnya pulih usai marathon. “Alhamdulillah cukup senang, sih, after marathon masih bisa lari di sub 31:00 (31 menit) ya. Bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta’ala… finis, walau kaki panas… ya bersyukurlah,” kata Robi.
Pada kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan apresiasi kepada rekan setimnya, Rikki Martin Simbolon, yang berhasil mempersembahkan medali perunggu untuk Indonesia pada nomor 10.000 meter. “Dan selamat buat Bang Rikki. Alhamdulillah bisa membawa medali perunggu di nomor 10.000 meter untuk Indonesia. Saya cukup senang dan bangga. Bahagia,” ujar Robi.
Nomor 10.000 meter putra SEA Games 2025 dimenangkan pelari tuan rumah Thailand, Tuntivate Kieran, dengan catatan waktu 29 menit 41,81 detik. Posisi kedua diraih Guermali Yacine dari Filipina dengan waktu 29 menit 43,94 detik, sementara Rikki Martin Simbolon finis ketiga dengan waktu 29 menit 54,64 detik.
Sebelumnya, Robi memastikan medali emas marathon SEA Games 2025 untuk Indonesia. Keberhasilan tersebut ingin ia bagikan kepada masyarakat melalui pelelangan singlet yang ia kenakan saat berlaga. “Saya harap ya semoga bisa bermanfaat buat orang banyak, sih, ya. Dengan keberhasilan saya di SEA Games, agar orang bisa merasakan juga,” kata Robi.












Discussion about this post