Kota Balikpapan, Kabar SDGs – PT Kilang Pertamina Internasional Unit Balikpapan menghadirkan pengalaman berbeda bagi puluhan anak tunawisma binaan Dinas Sosial Kota Balikpapan melalui kegiatan bertajuk Belanja Ceria untuk Energi Bersama. Kegiatan ini mengajak anak-anak berbelanja perlengkapan belajar sekaligus menumbuhkan semangat dan harapan dalam menatap masa depan.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Bakti Sosial General Manager Cup tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Sosial Kota Balikpapan dan Gramedia. Selama kegiatan berlangsung, anak-anak didampingi oleh petugas Dinas Sosial serta relawan PT KPI Unit Balikpapan agar seluruh rangkaian acara berjalan aman dan menyenangkan.
General Manager PT KPI Unit Balikpapan yang diwakili Manager Human Capital, Nugrahani Indra Suwarto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat sosial bagi masyarakat sekitar. “Kami percaya keberadaan kilang harus berjalan seiring dengan kepedulian sosial. Melalui Belanja Ceria ini, kami ingin menciptakan ruang yang positif, memberi rasa bahagia, sekaligus memotivasi anak-anak untuk terus belajar dan memiliki harapan,” kata Indra pada Selasa, 16 Desember 2025.
Sebanyak 33 anak tunawisma mengikuti kegiatan tersebut dan diberikan kesempatan untuk memilih sendiri buku serta perlengkapan belajar sesuai minat dan kebutuhan masing-masing. Kebebasan memilih ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus tanggung jawab anak-anak terhadap proses belajar yang mereka jalani.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kota Balikpapan Edy Gunawan, Kepala Bidang Pelayanan Rehabilitasi Sosial, jajaran manajemen PT KPI Unit Balikpapan, Agent of Change, Komunitas Bergerak RU V, para perwira, serta para pendamping dari Dinas Sosial Kota Balikpapan.
Selain memberikan pengalaman berbelanja, PT KPI Unit Balikpapan juga menyalurkan dana operasional untuk Rumah Perlindungan Sosial serta santunan bagi seluruh anak binaan yang hadir. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung keberlangsungan layanan perlindungan, pemenuhan kebutuhan dasar, serta pembinaan anak-anak secara berkelanjutan.
Edy Gunawan menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung anak-anak rentan. Ia menilai dukungan dari Pertamina memberikan dampak langsung, baik bagi anak-anak maupun lembaga pendamping. “Bantuan operasional sangat membantu kami menjaga kualitas layanan, sementara kegiatan belanja ini memberi kebahagiaan dan meningkatkan kepercayaan diri anak-anak,” sebut Edy.
Kebahagiaan juga dirasakan langsung oleh para peserta. Siti Maryam, salah satu anak binaan, mengaku sangat senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. “Saya senang sekali bisa belanja dan memilih buku sendiri. Biasanya hanya melihat-lihat. Hari ini saya jadi lebih semangat untuk belajar,” ujarnya.












Discussion about this post