• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
1 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Bali Perkuat Upaya Repatriasi Satwa Liar

by SDGS Admin
29 Oktober 2025
Bali Perkuat Upaya Repatriasi Satwa Liar
21
SHARES
130
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Denpasar, Kabar SDGs – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri kunjungan kerja reses Komisi IV DPR RI Masa Sidang I Tahun 2025–2026 di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, Senin (27/10), yang mengangkat tema “Repatriasi untuk Mendukung Satwa Liar di Provinsi Bali”. Pertemuan ini menjadi ajang pembahasan mendalam tentang pelestarian satwa endemik di Pulau Dewata.

Hadir dalam agenda tersebut jajaran pimpinan Komisi IV DPR RI, antara lain Ketua Komisi IV Titiek Soeharto, Wakil Ketua Alex Indra Lukman, Wakil Ketua Panggah Susanto, Wakil Ketua Ahmad Yohan, serta Wakil Ketua Abdul Kharis Al Masyhari. Turut mendampingi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, yang bersama anggota Komisi IV berdiskusi langsung mengenai kebijakan repatriasi satwa liar.

BACA JUGA

Cianjur Gratiskan Layanan Kesehatan Hewan

Cianjur Gratiskan Layanan Kesehatan Hewan

24 April 2026
Pelepasliaran Curik Bali Perkuat Komitmen Konservasi

Pelepasliaran Curik Bali Perkuat Komitmen Konservasi

12 April 2026
Anak Harimau Sumatera Terekam di Pelalawan, BBKSDA Riau Turunkan Tim Mitigasi

Anak Harimau Sumatera Terekam di Pelalawan, BBKSDA Riau Turunkan Tim Mitigasi

23 Januari 2026

Dari pihak Pemerintah Provinsi Bali, Gubernur Koster didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali Made Rentin, Kepala BKSDA Bali Ratna Hendratmoko, serta sejumlah pejabat terkait. Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan forum tersebut yang menaruh perhatian khusus pada upaya pelestarian satwa liar di Bali.

“Luas wilayah Bali hanya sekitar 5.590 km² dengan jumlah penduduk 4,4 juta jiwa. Pertumbuhan penduduk kita relatif rendah, hanya sekitar 0,66 persen. Namun dengan keterbatasan ruang, kita harus sungguh-sungguh menjaga kelestarian lingkungan, pantai, laut, dan juga satwa endemik yang menjadi kebanggaan Bali,” ujarnya.

Ia menyoroti tantangan serius yang dihadapi Bali, salah satunya penyusutan luas wilayah. “Dalam 5 tahun terakhir luas Provinsi Bali mengalami pengurangan sekitar 40 ribu kilometer persegi. Karena itulah kami sangat berharap dukungan untuk perlindungan pantai. Kalau tidak ditangani dengan baik, ke depan Pulau Bali akan semakin kecil,” imbuhnya.

Meski wilayahnya terbatas, Koster menekankan bahwa Bali memiliki kekayaan alam yang bernilai tinggi, termasuk tanaman endemik dan satwa khas seperti babi, sapi Bali, serta burung atat. Satwa yang sempat dianggap punah itu kini kembali muncul berkat dukungan dari berbagai pihak.

“Dan sekarang baru ditampilkan lagi melalui forum kunjungan Komisi IV DPR ini. Kami sangat berterima kasih karena burung atat atau kedis atat sudah bisa diternakkan lagi, sehingga kelestariannya akan terjaga ke depan,” papar Gubernur Koster.

Sebagai bentuk komitmen, Gubernur Koster juga membuka peluang penerbitan regulasi daerah. “Jika pemerintah pusat memberikan kewenangan, kami siap mengeluarkan Peraturan Gubernur atau Surat Edaran agar perlindungan satwa liar di Bali berjalan lebih efektif,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Bali akan segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk melakukan pendataan satwa endemik. Data tersebut diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih komprehensif untuk menjaga kelestarian ekosistem satwa liar di Bali.

Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan rasa syukur atas capaian konservasi satwa langka yang berhasil dilakukan. “Puji syukur hari ini kita sama-sama diberikan kesempatan untuk melepaliarkan 40 ekor burung perkici berdada merah atau Trichoglossus forsteni mitchlli,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa burung perkici berdada merah merupakan spesies endemik Bali dan Lombok yang dilindungi sejak 2018 dan kini berstatus terancam punah. Burung tersebut sempat berkembang biak di Inggris dan kini dikembalikan ke habitat aslinya di Bali melalui kerja sama lembaga konservasi internasional.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bali Safari dan Bali Bird Park yang berkontribusi terhadap proses pengembalian perkici dada merah ini. Selain itu, terima kasih sebesar-besarnya juga kepada Komisi IV DPR RI yang selalu memberikan dukungan penuh terhadap usaha-usaha konservasi satwa langka di Indonesia,” imbuhnya.

Sebelum diskusi utama dimulai, BKSDA Bali memaparkan proses repatriasi burung perkici berdada merah. Forum tersebut berlangsung sekitar satu setengah jam dan menghasilkan beberapa kesimpulan penting, seperti perlunya penyempurnaan regulasi perlindungan satwa langka, keterlibatan masyarakat dalam penangkaran satwa, serta pemanfaatan teknologi dalam pendataan satwa liar.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan sertifikat dan pemberian nama bagi anakan burung perkici berdada merah oleh Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI, Menteri Kehutanan, dan Gubernur Bali sebagai simbol kolaborasi dalam menjaga kelestarian satwa endemik di Bali.

Share8SendTweet5
Previous Post

Dampak Luapan Banjir antara Stasiun Alastua – Semarang Tawang, KAI Berlakukan Pola Operasi Perjalanan Kereta Api

Next Post

Medan Genjot Penyelesaian Proyek Floodway Sei Sikambing Belawan

Next Post
Medan Genjot Penyelesaian Proyek Floodway Sei Sikambing Belawan

Medan Genjot Penyelesaian Proyek Floodway Sei Sikambing Belawan

Balikpapan Libatkan Ojol dalam Sistem Keamanan Kota

Balikpapan Libatkan Ojol dalam Sistem Keamanan Kota

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Film Pangku Sukses di Bioskop dan Platform Digital

Film Pangku Sukses di Bioskop dan Platform Digital

30 April 2026
OJK Luncurkan Program PINTAR Reksa Dana Dorong Inklusi Investasi

OJK Luncurkan Program PINTAR Reksa Dana Dorong Inklusi Investasi

30 April 2026
Pelatihan Kopi Wanagiri Dorong Daya Saing Petani

Pelatihan Kopi Wanagiri Dorong Daya Saing Petani

30 April 2026
Nias Selatan Peringati Hari Otonomi Daerah ke Tiga Puluh

Nias Selatan Peringati Hari Otonomi Daerah ke Tiga Puluh

30 April 2026
Badung Perkuat Pengelolaan Keuangan Lewat Koordinasi Kemendagri

Badung Perkuat Pengelolaan Keuangan Lewat Koordinasi Kemendagri

29 April 2026

POPULAR

  • Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Korban Meninggal Dunia Bertambah, KAI Batasi Perjalanan KRL Sampai Stasiun Bekasi

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, KAI Lakukan Evakuasi

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Relaksasi Pelaporan SPT Pajak Diberlakukan Hingga Akhir April

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.