• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
25 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Tapanuli Selatan Resmi Bebas dari Filariasis Kusta dan Frambusia

by SDGS Admin
24 Agustus 2025
Tapanuli Selatan Resmi Bebas dari Filariasis Kusta dan Frambusia
21
SHARES
133
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Tapanuli Selatan, Kabar SDGs – Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menorehkan capaian bersejarah di bidang kesehatan. Daerah ini resmi dinyatakan bebas dari tiga penyakit menular tropis, yakni filariasis limfatik, kusta, dan frambusia. Pengakuan tersebut ditandai dengan penyerahan sertifikat eliminasi oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, pada Rabu (20/8/2025).

Bupati Tapsel, H. Gus Irawan Pasaribu, menyebut prestasi ini adalah buah kerja panjang seluruh pihak, bukan sekadar hasil dari program singkat. “Ini bukan hasil kerja singkat, melainkan buah dari perjalanan panjang. Saya mengucapkan terima kasih kepada tenaga kesehatan, aparat desa, tokoh masyarakat, dan warga Tapsel yang dengan penuh kesadaran mengikuti program pencegahan. Sertifikat ini saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Tapanuli Selatan,” ujarnya.

BACA JUGA

Penyakit Kronis Dominasi Kunjungan Pasien RS Adam Malik Sepanjang 2025

Penyakit Kronis Dominasi Kunjungan Pasien RS Adam Malik Sepanjang 2025

22 Januari 2026
Sumatera Barat Catat Kasus Demam Tertinggi Pascabanjir

Sumatera Barat Catat Kasus Demam Tertinggi Pascabanjir

7 Desember 2025
Denpasar Bergerak Bersama Akhiri Polio

Denpasar Bergerak Bersama Akhiri Polio

29 Oktober 2025

Ia menambahkan, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama terhadap filariasis atau penyakit kaki gajah yang disebabkan cacing nematoda dan menyerang sistem limfatik. Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan harus terus dipupuk agar rantai penularan tidak muncul kembali.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Tapsel, dr. Emilda Arasanti, M.K.M, menjelaskan eliminasi filariasis di daerahnya ditempuh melalui proses panjang sejak kasus pertama terdeteksi pada 2008. Pemerintah Tapsel melaksanakan program Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) filariasis selama lima tahun berturut-turut hingga 2012, dilanjutkan pengobatan tambahan pada 2015–2016.

“Program ini didukung surveilans epidemiologi berlapis serta morbidity management and disability prevention (MMDP) bagi kasus yang sudah ada. Hasil uji survei WHO pada 2014, 2018, dan 2022 menunjukkan nihil kasus, artinya rantai penularan berhasil diputus,” kata Emilda.

Dengan capaian tersebut, Tapsel menjadi salah satu dari tujuh daerah di Indonesia yang berhasil keluar dari status endemis filariasis, bersama Kabupaten Karawang, Kabupaten Nias, Kota Sawahlunto, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pasaman Barat, dan Kabupaten Sidenreng Rappang.

Keberhasilan ini menandai langkah maju bagi Indonesia dalam mengeliminasi penyakit menular tropis. Sekaligus, pengalaman Tapanuli Selatan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk memperkuat program pencegahan berbasis masyarakat dan meneguhkan tekad menuju Indonesia sehat.

Share8SendTweet5
Previous Post

Dari Reog hingga Batik Aston Gresik Hidupkan Semangat Kebangsaan

Next Post

Akhirnya, Pertanian Terima Manfaat Keberlanjutan Aliran Irigasi Bendungan Kedungombo

Next Post
Akhirnya, Pertanian Terima Manfaat Keberlanjutan Aliran Irigasi Bendungan Kedungombo

Akhirnya, Pertanian Terima Manfaat Keberlanjutan Aliran Irigasi Bendungan Kedungombo

Waduk Kedungombo Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Waduk Kedungombo Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pelindo Gelar Kampung Siap Kerja untuk Warga Surabaya

Pelindo Gelar Kampung Siap Kerja untuk Warga Surabaya

25 Mei 2026
Dolar, Wakaf, dan Pembangunan Berkelanjutan: Peluang di Tengah Krisis

Dolar, Wakaf, dan Pembangunan Berkelanjutan: Peluang di Tengah Krisis

25 Mei 2026
Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di 23 Daerah

Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di 23 Daerah

25 Mei 2026
Waspada Kemacetan di Tol Jakarta-Tangerang! Ada Pemeliharaan Jalan oleh Jasa Marga

Waspada Kemacetan di Tol Jakarta-Tangerang! Ada Pemeliharaan Jalan oleh Jasa Marga

25 Mei 2026
Rumah Hunian Aceh Tamiang, Dipastikan Nyamanan untuk Masyarakat

Rumah Hunian Aceh Tamiang, Dipastikan Nyamanan untuk Masyarakat

25 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Harga Sawit Kaltim Naik Dipicu Penguatan CPO

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Aceh Buka Bantuan Pendidikan Korban Bencana

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Kemnaker Buka Bantuan TKM Pemula 2026

    33 shares
    Share 13 Tweet 8

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.