• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
15 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Gagasan Waterfront City di Tepian Narosa Kian Relevan dan Mendesak

by SDGS Admin
27 Juli 2025
Gagasan Waterfront City di Tepian Narosa Kian Relevan dan Mendesak
22
SHARES
137
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Telukkuantan, Kabar SDGs – Telukkuantan, kota kecil yang dibelah aliran Sungai Kuantan, menyimpan kekuatan budaya dan alam yang jika dikelola dengan visi besar, berpotensi mengubah wajah daerah secara total. Salah satu gagasan yang tengah mengemuka kembali adalah transformasi kawasan Tepian Narosa menjadi sebuah waterfront city, atau kota tepi air. Wacana yang sempat diperbincangkan pada masa pemerintahan sebelumnya, kini kembali diseriusi di bawah kendali Suhardiman Amby dan Mukhlisin.

Tepian Narosa bukan sekadar bantaran sungai biasa. Ia adalah panggung utama kebudayaan Kuantan Singingi, tempat sakral di mana Pacu Jalur digelar saban tahun. Namun, kawasan ini cenderung hidup hanya sesekali, saat helatan besar digelar. Dengan konsep waterfront city, kehidupan kota tak lagi musiman. Kawasan ini dapat menjadi ruang publik yang berdenyut setiap hari, tempat warga dan wisatawan bersilaturahmi dengan keindahan sungai, budaya, dan kenyamanan kota.

BACA JUGA

MTQ Riau di Kuansing Angkat Budaya Pacu Jalur

MTQ Riau di Kuansing Angkat Budaya Pacu Jalur

16 Mei 2026
Pacu Sampan Balai Pungut Hidupkan Desa Wisata Tepian Batang Mandau

Pacu Sampan Balai Pungut Hidupkan Desa Wisata Tepian Batang Mandau

17 November 2025
Melly Mike Bawa Kejutan untuk Bocah Viral Dikha di Festival Pacu Jalur Kuansing

Melly Mike Bawa Kejutan untuk Bocah Viral Dikha di Festival Pacu Jalur Kuansing

26 Agustus 2025

Gambaran masa depan Tepian Narosa sebagai waterfront city bukan utopia. Bayangkan jalur pedestrian teduh di tepi sungai, kafe-kafe lokal yang menyajikan panganan tradisional, panggung seni terbuka yang menyatu dengan panorama alam, hingga jalur sepeda yang menghubungkan destinasi budaya dan kuliner. Tak kalah penting, kawasan ini juga dapat menjadi rumah permanen bagi Pacu Jalur: dari museum mini hingga tempat latihan dan perawatan jalur, lengkap dengan fasilitas edukatif bagi generasi muda.

Revitalisasi Tepian Narosa bukan semata urusan estetika kota, tetapi juga strategi kebudayaan dan ekonomi. Pacu Jalur, warisan budaya Kuansing yang telah dikenal hingga tingkat nasional, akan memiliki panggung yang layak dan berkelas dunia. Festival budaya yang kini tahunan bisa menjadi perhelatan sepanjang tahun. Sekaligus, sektor UMKM akan tumbuh: warung tradisional, penjual kerajinan, penyewaan perahu, hingga pemandu wisata akan menemukan denyut ekonomi baru.

Efek domino dari pembangunan waterfront city ini dapat mendongkrak sektor pariwisata, membuka lapangan kerja, dan memperkuat posisi Telukkuantan dalam peta destinasi unggulan di Sumatera. Dengan syarat: perencanaan matang, pelibatan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan keberpihakan pada nilai lokal yang selama ini menjaga harmoni antara manusia dan sungai.

Tak perlu jauh mencari contoh. Pantai Losari di Makassar pernah mengalami transformasi serupa—dari kawasan yang kumuh menjadi jantung kota yang modern dan inklusif. Palembang pun telah menata ulang kawasan tepian Sungai Musi dengan memperkuat unsur budaya dan wisata sungai. Sementara Banjarmasin yang dikenal sebagai kota air, menjadikan sungai sebagai poros pembangunan: dari pasar terapung hingga wisata susur sungai yang kini menjadi magnet.

Telukkuantan punya kekuatan yang tak bisa ditiru kota lain: Pacu Jalur. Dan Tepian Narosa adalah panggung alami yang tak ternilai. Membangun waterfront city di kawasan ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga pernyataan sikap bahwa Kuantan Singingi percaya pada masa depannya—yang berpijak pada kekayaan lokal, tetapi terbuka untuk dunia.

Kini adalah waktu yang tepat untuk mewujudkan mimpi itu. Dengan keberanian politik, partisipasi warga, dan rancangan yang berkelanjutan, Telukkuantan bisa menulis babak baru dalam sejarahnya: dari kota perlintasan menjadi kota destinasi, dari tepian yang sunyi menjadi tepian yang hidup, sepanjang tahun.

Share9SendTweet6
Previous Post

Pengguna Jasa Wajib Reservasi Tiket ASDP  via Ferizy, Cegah Aktivitas Percaloan

Next Post

Tingkatkan Keselamatan, Kemenhub akan Operasikan Proving Ground Berstandard Global

Next Post
Tingkatkan Keselamatan, Kemenhub akan Operasikan Proving Ground Berstandard Global

Tingkatkan Keselamatan, Kemenhub akan Operasikan Proving Ground Berstandard Global

FORNAS VIII 2025 Jadi Ajang Penguatan Ekosistem Gim Indonesia

FORNAS VIII 2025 Jadi Ajang Penguatan Ekosistem Gim Indonesia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

FPIK UB Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Kelautan

FPIK UB Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Kelautan

15 Juni 2026
D’Youth Fest 6.0 Jadi Wadah Kreativitas Generasi Muda Denpasar

D’Youth Fest 6.0 Jadi Wadah Kreativitas Generasi Muda Denpasar

15 Juni 2026
Road Show Travel Malaysia Perkuat Kerja Sama Pariwisata Lampung

Road Show Travel Malaysia Perkuat Kerja Sama Pariwisata Lampung

15 Juni 2026
Surabaya Temukan Lebih dari Empat Ribu Kasus TBC Hingga Mei 2026

Surabaya Temukan Lebih dari Empat Ribu Kasus TBC Hingga Mei 2026

14 Juni 2026
BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Way Gemol

BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Way Gemol

14 Juni 2026

POPULAR

  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    398 shares
    Share 159 Tweet 100
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    364 shares
    Share 146 Tweet 91

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.