• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
24 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Pemerintah Pacu Ekonomi Kreatif Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Baru

by Riski Yanti
1 Juli 2025
Pemerintah Pacu Ekonomi Kreatif Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Baru
22
SHARES
135
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Semarang, KabarSDGs — Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar berdiskusi langsung secara terbuka dengan pegiat ekraf Kota Semarang di Tekodeko, kawasan Kota Lama, Sabtu, 28 Juni 2025.

Diskusi ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Ekraf untuk mendengar aspirasi, menggali potensi unik daerah, dan membangun ekosistem ekonomi kreatif yang tangguh dari bawah ke atas.

BACA JUGA

Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Pemerintah Deportasi 25 Fotografer Ilegal

Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Pemerintah Deportasi 25 Fotografer Ilegal

12 Juni 2026
Wonderlab Tunjukkan Masa Depan Ekonomi Kreatif Berbasis Pengalaman Imersif

Wonderlab Tunjukkan Masa Depan Ekonomi Kreatif Berbasis Pengalaman Imersif

9 Juni 2026
Kreator Diajak Naik Kelas melalui Penguatan Kekayaan Intelektual

Kreator Diajak Naik Kelas melalui Penguatan Kekayaan Intelektual

7 Juni 2026

“Kota Lama Semarang adalah contoh nyata bagaimana semangat kolaborasi komunitas mampu menghidupkan kembali ruang yang dulu mati. Ini yang kami sebut sebagai sumber daya tak kasatmata: kreativitas, keberanian, dan kekuatan lokal. Dari sinilah seharusnya arah kebijakan nasional dimulai,” ungkap Wamen Ekraf dalam keterangannya.

Lewat dialog terbuka yang langsung menyentuh persoalan di lapangan, Wamen Ekraf menekankan pentingnya menemukan unique selling point (USP) dari setiap daerah.

Wamen Ekraf menyebut bahwa setiap daerah tidak boleh memiliki kemampuan ekonomi kreatif yang seragam.

“Jangan sampai tiap kota di Indonesia tampil dengan wajah yang sama, menjual produk yang seragam, dan kehilangan keunikannya masing-masing. Padahal, justru keberagaman budaya dan identitas lokal itulah yang menjadi kekuatan utama ekonomi kreatif kita,” ujar Wamen Ekraf.

Wamen Ekraf juga mengajak para pegiat ekraf untuk lebih memahami potensi lisensi dan pengembangan kekayaan intelektual (IP) yang strategis. Menurut Wamen Ekraf, karya kreatif tidak hanya bernilai dari sisi artistik, tetapi juga memiliki potensi ekonomi jika dikembangkan dengan model bisnis yang tepat.

“IP itu bukan cuma soal karya, tetapi juga soal strategi. Kita perlu memikirkan keberlanjutan, distribusi, dan pangsa pasarnya sejak awal,” tambah Wamen Ekraf.

Selain berdiskusi tentang strategi dan tantangan, Wamen Ekraf juga memperkenalkan Ekraf Hunt, sebuah inisiatif Kementerian Ekraf yang bertujuan mencari talenta kreatif dan IP dari berbagai daerah untuk dikembangkan secara lebih terarah. Fokusnya adalah subsektor dengan potensi pasar besar, terutama dari sisi distribusi dan pemasaran.

Diskusi ini menegaskan komitmen Kementerian Ekraf dalam membangun ekosistem kreatif yang mendorong penciptaan lapangan kerja berkualitas, mengangkat potensi lokal, serta memberdayakan komunitas sebagai aktor utama dalam transformasi ekonomi berbasis inovasi dan budaya. Bukan sekadar pelengkap, ekonomi kreatif telah menjelma sebagai tulang punggung ekonomi masa depan—the new engine of growth bagi Indonesia.

Pertemuan ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan ekraf di Semarang, termasuk perwakilan komunitas seni, akademisi, pelaku bisnis kreatif, hingga kreator muda dari berbagai subsektor.

Mereka menyampaikan tantangan nyata yang dihadapi di lapangan, mulai dari akses pembiayaan, literasi IP, hingga perluasan jejaring distribusi.

Sementara itu, kreator The Redmiller Blood, Peter Rhian Gunawan, menekankan bahwa keberlanjutan dan perlindungan IP harus menjadi agenda utama jika Indonesia ingin berbicara di pasar global.

“Ekosistem IP di Indonesia sebenarnya sangat potensial. Tapi yang paling dibutuhkan saat ini adalah keberlanjutan—bukan hanya perhatian sesaat, tapi dukungan yang konsisten agar karya lokal bisa tembus ke pasar global tanpa kehilangan identitasnya,” ujarnya.

Share9SendTweet6
Previous Post

Pemerintah Dukung Talenta Desainer dalam Sayembara Logo HUT ke-80 RI

Next Post

Buntut OTT KPK, Menteri PU Nonaktifkan Tiga Pejabat BBPJN Sumut

Next Post
Buntut OTT KPK, Menteri PU Nonaktifkan Tiga Pejabat BBPJN Sumut

Buntut OTT KPK, Menteri PU Nonaktifkan Tiga Pejabat BBPJN Sumut

Atasi Banjir dan Tsunami, Kementerian PU Kebut Perbaikan 3 Sungai di Kota Palu

Atasi Banjir dan Tsunami, Kementerian PU Kebut Perbaikan 3 Sungai di Kota Palu

Discussion about this post

NEWS UPDATE

EastFood Indonesia Expo 2026 Perkuat Peluang Ekspor Industri Mamin

EastFood Indonesia Expo 2026 Perkuat Peluang Ekspor Industri Mamin

24 Juni 2026
Permintaan Sepatu Safety Meningkat Jelang Tahun Ajaran Baru

Permintaan Sepatu Safety Meningkat Jelang Tahun Ajaran Baru

24 Juni 2026
PORSEROSI Purwakarta Perkuat Motivasi Atlet Jelang Porprov Jabar 2026

PORSEROSI Purwakarta Perkuat Motivasi Atlet Jelang Porprov Jabar 2026

24 Juni 2026
SLPI Fase II Diluncurkan untuk Perkuat Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan

SLPI Fase II Diluncurkan untuk Perkuat Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan

24 Juni 2026
Workshop Onang-Onang Dorong Literasi Budaya Generasi Muda

Workshop Onang-Onang Dorong Literasi Budaya Generasi Muda

23 Juni 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    537 shares
    Share 215 Tweet 134
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    507 shares
    Share 203 Tweet 127
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    503 shares
    Share 201 Tweet 126
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    499 shares
    Share 200 Tweet 125

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.