• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
13 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Rindekraf Perkuat Kolaborasi Heksaheliks demi Percepat Pengembangan Ekonomi Kreatif

by Riski Yanti
13 Juli 2026
Rindekraf Perkuat Kolaborasi Heksaheliks demi Percepat Pengembangan Ekonomi Kreatif
15
SHARES
91
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs  – Pemerintah menyusun Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026–2045 secara partisipatif melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan sebagai pedoman pembangunan ekonomi kreatif menuju Indonesia Emas 2045.

Dokumen yang telah ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2026 ini memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual dengan pendekatan yang inklusif, adaptif, dan implementatif.

BACA JUGA

Klasterisasi Baru Perkuat Adaptasi terhadap AI, Ekonomi Hijau, dan Industri Digital

Klasterisasi Baru Perkuat Adaptasi terhadap AI, Ekonomi Hijau, dan Industri Digital

13 Juli 2026
Rindekraf 2026-2045 Disahkan, Menteri Ekraf Jadikan Pedoman Ekonomi Kreatif Daerah

Rindekraf 2026-2045 Disahkan, Menteri Ekraf Jadikan Pedoman Ekonomi Kreatif Daerah

13 Juli 2026
Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

26 Juni 2026

Rindekraf disusun melalui pendekatan heksaheliks yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, lembaga keuangan, komunitas, serta media, baik di tingkat lokal maupun internasional.

Sinergi ini dirancang untuk menciptakan ekosistem yang terpadu guna meningkatkan kapasitas talenta, daya saing usaha, serta mengoptimalkan 21 subsektor ekonomi kreatif di seluruh daerah.

Rindekraf merupakan payung kolaborasi nasional yang menyatukan langkah pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, lembaga keuangan, dan mitra internasional dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, adaptif, dan implementatif.

“Kolaborasi heksaheliks menjadi kunci sehingga setiap kebijakan mampu memberikan dampak nyata bagi para pegiat ekonomi kreatif dari berbagai daerah di Indonesia,” ungkap Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya.

Sebagai langkah awal penguatan sinergi, Kementerian Ekraf telah menandatangani sekitar 63 nota kesepahaman (MoU) dengan berbagai mitra strategis.

Kolaborasi internasional juga terus diperluas bersama mitra internasional, antara lain WIPO, UNESCO, UNCTAD, RMIT University, dan Canva untuk meningkatkan daya saing produk kreatif Indonesia di pasar global.

Menteri Ekraf menjelaskan bahwa penyusunan Rindekraf dilakukan melalui proses partisipatif berbasis bukti sejak Maret 2025.

Proses ini melibatkan harmonisasi lintas sektor dengan 35 kementerian/lembaga untuk memastikan dokumen tersebut merepresentasikan kebutuhan nyata di lapangan.

“Proses kolaboratif ini memastikan Rindekraf menjadi dokumen pembangunan yang merepresentasikan kebutuhan nyata ekosistem ekonomi kreatif Indonesia serta memiliki arah implementasi yang kuat hingga tahun 2045,” jelas Menteri Ekraf.

Setelah melalui seluruh tahapan pembahasan, Presiden Prabowo Subianto menetapkan Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2026 tentang Rindekraf 2026–2045 pada 2 Juli 2026.

Untuk mengawal implementasinya, Presiden membentuk Tim Koordinasi Pelaksanaan Rindekraf yang melibatkan 26 kementerian/lembaga, dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat sebagai Pengarah; Menko Bidang Perekonomian, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, serta Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sebagai Wakil Pengarah; serta Menteri Ekraf sebagai Ketua Harian didampingi Menteri PPN/Kepala Bappenas sebagai Wakil Ketua Harian.

Melalui Rindekraf 2026–2045, pemerintah berkomitmen menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan baru ekonomi nasional yang digerakkan dari daerah.

Sinergi heksaheliks yang kokoh diharapkan mampu melahirkan lebih banyak talenta kreatif unggul dan menjadikan ekonomi kreatif sebagai pilar utama menuju Indonesia Emas 2045.

Share6SendTweet4
Previous Post

Prodia Diagnostic Line Resmi Melantai di Bursa

Next Post

Bendungan Rukoh dan Keureuto Perkuat Ketahanan Pangan Aceh

Next Post
Bendungan Rukoh dan Keureuto Perkuat Ketahanan Pangan Aceh

Bendungan Rukoh dan Keureuto Perkuat Ketahanan Pangan Aceh

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Bendungan Rukoh dan Keureuto Perkuat Ketahanan Pangan Aceh

Bendungan Rukoh dan Keureuto Perkuat Ketahanan Pangan Aceh

13 Juli 2026
Rindekraf Perkuat Kolaborasi Heksaheliks demi Percepat Pengembangan Ekonomi Kreatif

Rindekraf Perkuat Kolaborasi Heksaheliks demi Percepat Pengembangan Ekonomi Kreatif

13 Juli 2026
Prodia Diagnostic Line Resmi Melantai di Bursa

Prodia Diagnostic Line Resmi Melantai di Bursa

13 Juli 2026
Klasterisasi Baru Perkuat Adaptasi terhadap AI, Ekonomi Hijau, dan Industri Digital

Klasterisasi Baru Perkuat Adaptasi terhadap AI, Ekonomi Hijau, dan Industri Digital

13 Juli 2026
Rindekraf 2026-2045 Disahkan, Menteri Ekraf Jadikan Pedoman Ekonomi Kreatif Daerah

Rindekraf 2026-2045 Disahkan, Menteri Ekraf Jadikan Pedoman Ekonomi Kreatif Daerah

13 Juli 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    924 shares
    Share 370 Tweet 231
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    878 shares
    Share 351 Tweet 220
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    881 shares
    Share 352 Tweet 220

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.