• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
13 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Rindekraf Perkuat Kolaborasi Heksaheliks demi Percepat Pengembangan Ekonomi Kreatif

by Riski Yanti
13 Juli 2026
Rindekraf Perkuat Kolaborasi Heksaheliks demi Percepat Pengembangan Ekonomi Kreatif
19
SHARES
120
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs  – Pemerintah menyusun Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026–2045 secara partisipatif melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan sebagai pedoman pembangunan ekonomi kreatif menuju Indonesia Emas 2045.

Dokumen yang telah ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2026 ini memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual dengan pendekatan yang inklusif, adaptif, dan implementatif.

BACA JUGA

Integrasi Digital Travel Pack Bikin Produk Lokal Go Global

Integrasi Digital Travel Pack Bikin Produk Lokal Go Global

29 September 2026
Monoplay ‘Kalau Bukan Aku’ Suarakan Isu Perdagangan Orang Melalui Seni Pertunjukan

Monoplay ‘Kalau Bukan Aku’ Suarakan Isu Perdagangan Orang Melalui Seni Pertunjukan

28 September 2026
Warna-warni Kapal Nelayan Ternate, Potensi Kreatif Maluku Utara

Warna-warni Kapal Nelayan Ternate, Potensi Kreatif Maluku Utara

28 September 2026

Rindekraf disusun melalui pendekatan heksaheliks yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, lembaga keuangan, komunitas, serta media, baik di tingkat lokal maupun internasional.

Sinergi ini dirancang untuk menciptakan ekosistem yang terpadu guna meningkatkan kapasitas talenta, daya saing usaha, serta mengoptimalkan 21 subsektor ekonomi kreatif di seluruh daerah.

Rindekraf merupakan payung kolaborasi nasional yang menyatukan langkah pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, lembaga keuangan, dan mitra internasional dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, adaptif, dan implementatif.

“Kolaborasi heksaheliks menjadi kunci sehingga setiap kebijakan mampu memberikan dampak nyata bagi para pegiat ekonomi kreatif dari berbagai daerah di Indonesia,” ungkap Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya.

Sebagai langkah awal penguatan sinergi, Kementerian Ekraf telah menandatangani sekitar 63 nota kesepahaman (MoU) dengan berbagai mitra strategis.

Kolaborasi internasional juga terus diperluas bersama mitra internasional, antara lain WIPO, UNESCO, UNCTAD, RMIT University, dan Canva untuk meningkatkan daya saing produk kreatif Indonesia di pasar global.

Menteri Ekraf menjelaskan bahwa penyusunan Rindekraf dilakukan melalui proses partisipatif berbasis bukti sejak Maret 2025.

Proses ini melibatkan harmonisasi lintas sektor dengan 35 kementerian/lembaga untuk memastikan dokumen tersebut merepresentasikan kebutuhan nyata di lapangan.

“Proses kolaboratif ini memastikan Rindekraf menjadi dokumen pembangunan yang merepresentasikan kebutuhan nyata ekosistem ekonomi kreatif Indonesia serta memiliki arah implementasi yang kuat hingga tahun 2045,” jelas Menteri Ekraf.

Setelah melalui seluruh tahapan pembahasan, Presiden Prabowo Subianto menetapkan Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2026 tentang Rindekraf 2026–2045 pada 2 Juli 2026.

Untuk mengawal implementasinya, Presiden membentuk Tim Koordinasi Pelaksanaan Rindekraf yang melibatkan 26 kementerian/lembaga, dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat sebagai Pengarah; Menko Bidang Perekonomian, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, serta Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sebagai Wakil Pengarah; serta Menteri Ekraf sebagai Ketua Harian didampingi Menteri PPN/Kepala Bappenas sebagai Wakil Ketua Harian.

Melalui Rindekraf 2026–2045, pemerintah berkomitmen menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan baru ekonomi nasional yang digerakkan dari daerah.

Sinergi heksaheliks yang kokoh diharapkan mampu melahirkan lebih banyak talenta kreatif unggul dan menjadikan ekonomi kreatif sebagai pilar utama menuju Indonesia Emas 2045.

Share8SendTweet5
Previous Post

Prodia Diagnostic Line Resmi Melantai di Bursa

Next Post

Bendungan Rukoh dan Keureuto Perkuat Ketahanan Pangan Aceh

Next Post
Bendungan Rukoh dan Keureuto Perkuat Ketahanan Pangan Aceh

Bendungan Rukoh dan Keureuto Perkuat Ketahanan Pangan Aceh

PGN Raih Penghargaan Tata Kelola Perusahaan

PGN Raih Penghargaan Tata Kelola Perusahaan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

13 Oktober 2026
KemenPU Rampungkan Tanggul Darurat di Padang dan Pulihkan Akses Jalan Tapan- Batas Jambi

KemenPU Rampungkan Tanggul Darurat di Padang dan Pulihkan Akses Jalan Tapan- Batas Jambi

13 Oktober 2026
Pengurus Vihara di Balikpapan Ikuti Pelatihan Bantuan Hidup Dasar

Pengurus Vihara di Balikpapan Ikuti Pelatihan Bantuan Hidup Dasar

13 Oktober 2026
Kementerian PU Kerahkan Alat Berat Percepat Pemulihan 8 Titik Longsor di Ruas Tapan–Jambi

Kementerian PU Kerahkan Alat Berat Percepat Pemulihan 8 Titik Longsor di Ruas Tapan–Jambi

13 Oktober 2026

Kementerian PU Preservasi 2 Jembatan Panjang Sungai Kapuas di Kalteng

13 Oktober 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3739 shares
    Share 1496 Tweet 935
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3731 shares
    Share 1492 Tweet 933
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3677 shares
    Share 1471 Tweet 919
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3703 shares
    Share 1481 Tweet 926
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4026 shares
    Share 1610 Tweet 1007

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.