• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
3 November 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Dihadiri 36 Negara, Indonesia Maritime Week 2025 Sukses Jadi Magnet Global

by Riski Yanti
5 Juni 2025
Dihadiri 36 Negara, Indonesia Maritime Week 2025 Sukses Jadi Magnet Global
26
SHARES
163
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Indonesia Maritime Week (IMW) 2025 sukses mencetak sejumlah prestasi.

Sebagai gelaran dan pameran industri maritim yang pertama kali berlangsung di Indonesia, acara ini berhasil mendatangkan belasan ribu pengunjung dari 36 negara yang terdata berpartisipasi.

BACA JUGA

Ditjen Hubdat Siapkan Strategi Antisipasi Potensi Kecelakaan saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

Ditjen Hubdat Siapkan Strategi Antisipasi Potensi Kecelakaan saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

3 November 2026
Menhub Dudy Tekankan Pentingnya Keselamatan dalam Penyelenggaraan Angkutan Nataru 2026/2027

Menhub Dudy Tekankan Pentingnya Keselamatan dalam Penyelenggaraan Angkutan Nataru 2026/2027

3 November 2026

Kemenhub Pastikan Batas Maksimal Fuel Surcharge Penerbangan Domestik Tetap 40 Persen

3 November 2026

Mengusung tema Asia’s Maritime Leadership: Connectivity, Sustainability, and Digitalization, IMW yang berlangsung pada 26 – 28 Mei lalu mendapatkan apresiasi dari Sekretaris Jenderal International Maritime Organization (IMO) Arsenio Dominguez.

“Pekan Maritim Indonesia pertama ini menghubungkan tiga topik utama dengan semua agenda dalam organisasi mulai dari konektivitas, keberlanjutan dan dekarbonisasi dan apa yang kami lakukan adalah menghubungkan semuanya karena kami tidak dapat bekerja dengan semuanya secara terpisah,” ujar Arsenio.

Ia berharap penyelenggaraan Indonesia Maritime Week 2025 berbagai persoalan di sektor maritim bisa diatasi.

Mengingat acara ini dapat membentuk kemitraan luas dengan pemangku kepentingan di sektor maritim, sehingga mendorong terciptanya inovasi teknologi yang bisa meningkatkan efisiensi, hingga konektivitas.

Menghadirkan sebanyak 54 pembicara dan moderator dari berbagai negara, dengan 10 panel diskusi besar dan 15 sesi breakout yang membahas topik-topik terkini seputar dunia maritim.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan RI Budi Mantoro , mengapresiasi gelaran IMW 2025 yang turut mendukung perkembangan industri maritim Indonesia melalui penyediaan ruang dialog strategis dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

“IMW 2025 bukan sekadar pertemuan, melainkan wadah kolaborasi, inovasi, dan komitmen. Selama tiga hari, kita menyaksikan pertukaran pengetahuan dan standar kemitraan di sektor maritim, baik domestik maupun internasional,” ujar Budi.

Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Carmelita Hartoto, mengungkapkan apresiasinya atas antusiasme tinggi dari publik terhadap kegiatan IMW 2025.

“Kami bangga bahwa IMW 2025 berhasil menjadi katalis untuk menciptakan kesempatan baru bagi industri maritim kita. Saya tersentuh dengan antusiasme dari kadet pelaut muda yang kedepannya memberikan kita harapan bahwa mereka dapat berkontribusi terhadap masa depan industri maritim nasional,” ujar Carmelita.

Carmelita juga sangat mengapresiasi atas kerja sama seluruh pihak dalam kegiatan IMW. Keterlibatan aktif Kementerian Perhubungan, PT Pertamina International Shipping (PIS) dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) sangat menentukan keberhasilan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan ini.

Kementerian Perhubungan turut mengoordinasikan partisipasi para duta besar asing di Jakarta agar mendorong perusahaan asal negara mereka yang memiliki kantor perwakilan di Indonesia untuk aktif hadir dan terlibat dalam IMW 2025.

Pagelaran IMW 2025 juga menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan di industri maritim nasional dan internasional untuk menyuarakan isu-isu krusial di industri maritim, termasuk percepatan implementasi prinsip keberlanjutan, transformasi digital, penguatan konektivitas regional, serta peningkatan keterlibatan pekerja perempuan.

Dalam 10 sesi panel utama, IMW 2025 membahas berbagai isu strategis dalam industri maritim.

Beberapa topik utama antara lain panel “Advancing Asian Maritime: Connectivity, Digitalization and Sustainability” yang membahas masa depan industri maritim di kawasan Asia, serta panel “Decarbonizing Asia’s Maritime Industry” yang menyoroti rencana strategis dalam menciptakan praktik bisnis dan operasional maritim yang lebih ramah lingkungan.

Seluruh sesi diskusi ini menghadirkan para pelaku industri dari sektor publik, swasta, hingga regulator, dengan tujuan mencari solusi konkret untuk masa depan industri maritim Asia yang lebih berkelanjutan dan kompetitif.

Selain melalui sesi panel, IMW 2025 juga menghadirkan 15 breakout session, yang menghadirkan berbagai narasumber penggiat industri maritim dalam dan luar negeri.

Melalui sesi ini, para pengunjung dapat mendengarkan dan berdiskusi terkait berbagai topik, mulai dari kegiatan konservasi lingkungan dan fauna laut, pendidikan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap laut, upaya pemberdayaan pekerja perempuan, serta kiat-kiat menciptakan lapangan kerja maritim yang aman sesuai pedoman Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

Secara keseluruhan, IMW 2025 menghadirkan 56 pembicara dari industri maritim global.

Salah satu topik yang menjadi sorotan di IMW 2025 adalah tentangan pengembangan pelabuhan di kawasan Indonesia timur.

Keinginan menjadikan pelabuhan di Makassar sebagai hub ekspor utama di Indonesia Timur, yang diharapkan bisa mendorong dampak positif bagi Indonesia mulai dari memberikan perlindungan industri domestik, pemerataan pertumbuhan ekonomi, pengembangan jasa logistik lokal seiring dengan kenaikan volume angkutan dari timur Indonesia, dan penguatan industri pelayaran dan galangan kapal.

Acara ini mengeksplorasi bagaimana penguatan pelabuhan regional bisa menjadi kunci dalam menjadikan Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai pasok maritim Asia.

Guna mendukung pengembangan sumber daya manusia maritim nasional yang unggul.

IMW 2025 juga menghadirkan berbagai kesempatan bagi para kadet pelaut dari berbagai institusi pelayaran di Indonesia, untuk menjajaki karir di bidang maritim.

Lebih lanjut, ajang IMW 2025 mencatatkan 4 penandatangan nota kesepahaman (MoU) yang melibatkan berbagai perusahaan, regulator, dan NGO.

Membuktikan IMW 2025 sebagai wadah yang efektif untuk membangun masa depan industri maritim.

Dengan berakhirnya IMW 2025, para peserta dan penyelenggara berharap hasil dari forum internasional maritim pertama di Indonesia ini dapat menjadi katalisator nyata bagi perkembangan industri maritim, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami berharap IMW bisa menjadi agenda rutin yang menegaskan keterlibatan aktif Indonesia dalam mengikuti perkembangan global maritim secara berkelanjutan,” tutup Carmelita.

Share10SendTweet7
Previous Post

Menteri Dody Terima Kunjungan Perpamsi, Bahas Layanan Air Minum di Indonesia

Next Post

Menpar Dorong Industri Ekstraktif Kedepankan Prinsip Pariwisata Berkelanjutan

Next Post
Menpar Dorong Industri Ekstraktif Kedepankan Prinsip Pariwisata Berkelanjutan

Menpar Dorong Industri Ekstraktif Kedepankan Prinsip Pariwisata Berkelanjutan

China Sumbangkan 5 Perahu Naga Berstandar Internasional untuk Sri Lanka

China Sumbangkan 5 Perahu Naga Berstandar Internasional untuk Sri Lanka

Discussion about this post

NEWS UPDATE

KAI Buka Pemesanan Tiket Kereta untuk Keberangkatan 1 Desember 2026

KAI Buka Pemesanan Tiket Kereta untuk Keberangkatan 1 Desember 2026

3 November 2026
KAI Daop 1 Jakarta Perkuat Pengamanan Listrik Commuter Line Hadapi Musim Hujan

KAI Daop 1 Jakarta Perkuat Pengamanan Listrik Commuter Line Hadapi Musim Hujan

3 November 2026
Program CreaFIN, Kementerian Ekraf Bukakan Akses Modal Usaha 50 Pegiat Ekraf Jogja

Program CreaFIN, Kementerian Ekraf Bukakan Akses Modal Usaha 50 Pegiat Ekraf Jogja

3 November 2026
Pengiriman Peti Kemas Reefer di Merauke Tumbuh 12,33 Persen

Pengiriman Peti Kemas Reefer di Merauke Tumbuh 12,33 Persen

3 November 2026
Ditjen Hubdat Siapkan Strategi Antisipasi Potensi Kecelakaan saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

Ditjen Hubdat Siapkan Strategi Antisipasi Potensi Kecelakaan saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

3 November 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4504 shares
    Share 1802 Tweet 1126
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4178 shares
    Share 1671 Tweet 1045
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4206 shares
    Share 1682 Tweet 1052
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4214 shares
    Share 1686 Tweet 1054
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    4116 shares
    Share 1646 Tweet 1029

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.